Lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dalam kehidupan makhluk hidup di bumi. Lingkungan merupakan bagian dari kita yang harus dijaga dan dilestarikan demi kelangsungan hidup ke depannya. Karena itu, lingkungan harus dijaga dan dirawat karena bagian dari rumah kita bersama.
Namun demikian, perusakan lingkungan masih terus terjadi. Penebangan hutan secara liar, hingga perburuan satwa dilindungi dan pembakaran hutan masih saja terjadi. Karena itu, lingkungan menjadi rusak dan tak terawat. Dengan kondisi itu, alangkah baiknya kita melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan lingkungan dimulai dari sekarang.
Terutama untuk anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa harus diajari pada usia dini untuk mencintai lingkungan, berikut tipsnya:
1. Tindakan orangtua menanam pohon atau tanaman
Hal pertama yang begitu penting dilakukan agar anak mencintai lingkungan adalah masifnya peran orangtua dalam mempraktikkan menanam pohon atau tanaman. Hal itu bisa dilakukan di halaman rumah maupun ladang. Anak harus diberitahu dan ditunjukkan bagaimana cara menanam pohon atau tanaman yang baik serta benar, cara merawat, hingga melestarikannya.
Orangtua harus terlebih dahulu memulai, selanjutnya anak-anak akan mengikutinya sehingga jadi kebiasaan yang terus menerus sampai dewasa nanti.
2. Memberikan buku tentang lingkungan
Dalam proses edukasi tentang lingkungan, perlu anak diberi asupan buku-buku tentang lingkungan sebagai bahan referensinya. Boleh juga buku bergambar agar anak semakin menyukai membaca buku tersebut. Cara ini ampuh juga untuk proses edukasi anak tentang nama-nama tumbuhan, jenis-jenis satwa dan cara merawatnya.
3. Berwisata ke hutan
Penting sekali untuk kita mengutamakan berwisata ke hutan atau sering disebut camping. Berwisata ke hutan akan mengajari kita dan anak-anak mengetahui lingkungan sekitarnya, mengenal tanaman, merasakan kesejukan lingkungan dan berusaha untuk merawatnya.
Lihatlah bagaimana mahasiswa ataupun masyarakat pencinta alam selalu berwisata ke hutan dan bergerak untuk melestarikan hutan, merawat dan menjaganya agar tetap lestari. Masyarakat pencinta alam tidak pernah merusak hutan, malah akan mengawasi hutan dari pelaku-pelaku perusak hutan. Itulah contoh yang wajib ditiru oleh anak-anak kita.
Nah, untuk saat ini, marilah para orangtua untuk sejak dini mengajari dan mengedukasi anak mencintai lingkungan. Generasi sekarang inilah harapan kita agar lingkungan tetap lestari, asri dan bermanfaat untuk kehidupan ke depannya.
Baca Juga
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
Bukan Sekadar Menunggu: Pentingnya Doa dan Usaha Nyata dalam Menjemput Jodoh
-
Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan
-
Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri
-
Spanyol Dominan, Portugal Mengandalkan Ronaldo: Siapa yang Bakal Menang?
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Perjuangan Kang Edai di Kemiren, Merajut Asa Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Vivo X500 Pro Max Siap Bikin Fotografi Ponsel Makin Gila, Bawa Kamera 200MP
-
Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!
-
4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik
-
Bukan Hanya di Lapangan, Ini Cara Komunitas Digital Rayakan 17-an
Terkini
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les