Mayoritas dari masyarakat masih berpikiran bahwa bermain gim atau permainan video merupakan sebuah aktivitas yang membuang waktu dan sia-sia.
Khususnya orang tua dan generasi sebelumnya, mereka masih melihat gim tidak bermanfaat dan melarang anak-anaknya untuk menghabiskan waktu luang dengan bermain gim. Sehingga, menjadi seorang gamer mendapatkan stigma yang buruk dari masyarakat.
Terlepas dari persepsi masyarakat tersebut, memiliki hobi bermain gim ternyata memiliki ragam keuntungan. Terutama di era teknologi yang maju seperti sekarang, gim menjadi sebuah industri yang besar dan para gamer merupakan demografi masyarakat yang diisi oleh orang-orang hebat.
Berikut 5 keuntungan menjadi seorang gamer:
1. Melatih kemampuan otak dan ketangkasan motorik
Bermain gim dalam frekuensi yang wajar dapat meningkatkan kemampuan otak. Individu yang bermain gim memiliki kemampuan kognitif yang baik.
Studi Assessment Center Maine Medical Center Geriatric melaporkan bahwa bermain gim merangsang otak dan mendukung peremajaan otak, sehingga kemampuan motorik mereka bagus dan terhindar dari penyakit alzheimer.
Anak-anak yang bermain gim sejak dini dihadapkan dengan tantangan-tantangan di dalam gim untuk menyelesaikan sebuah tujuan.
Tidak jarang, tantangan-tantangan tersebut memerlukan ketangkasan untuk berhasil melewatinya. Tentu, ayah dan bunda juga harus hadir mengawasi jam bermain dan jenis permainan yang dimainkan oleh buah hati.
2. Memiliki wadah pelepas stres dan penat
Bermain gim adalah salah satu wadah pelepas stres dan penat yang positif. Seorang gamer dapat terhindar dari stres dan tekanan karena memiliki wadah untuk melepas penat dan menghibur diri.
Dengan demikian, seorang gamer dapat memiliki emosi yang positif karena mampu menyalurkan tekanan dengan bermain gim.
3. Memiliki kawan dari komunitas sesama gamer
Dewasa ini, banyak sekali komunitas-komunitas yang beranggotakan para gamer. Tentu, komunitas tersebut dapat menjadi wadah untuk memperluas koneksi dan membangun persahabatan baru.
Tidak jarang komunitas-komunitas tersebut diisi oleh berbagai orang dengan berbagai latar belakang, sehingga dapat saling bertukar pikiran dan menjalin koneksi yang luas bagi para gamer.
4. Menjadi seorang yang bijak karena dapat mengambil pelajaran dari gim yang dimainkan
Beberapa gim memiliki jalan cerita yang kompleks dan memuat pilihan moral yang sulit. Para gamer dapat terjun langsung untuk mengambil keputusan dan dapat melatih empati ketika dihadapkan dengan dilema moral dalam sebuah cerita.
Gim-gim seperti RPG atau role playing games umumnya menampilkan jalan cerita yang penuh drama dan menempatkan seorang pemain untuk mengambil keputusan-keputusan yang sulit.
Cerita di dalam gim-gim tersebut juga mengandung banyak pesan dan nilai moral yang dapat diambil, sehingga tidak jarang ketika seorang gamer yang hobi memainkan gim jenis RPG memiliki kesadaran dan kebijaksanaan moral yang kuat.
5. Memiliki peluang karier dan sumber penghasilan
Gim telah menjadi industri raksasa, terutama di era teknologi seperti sekarang. Seorang yang tertarik dalam dunia gim dapat terjun ke dalam industri gim sebagai pilihan karier. Tentu, mereka dapat mengisi berbagai bidang sesuai kemampuan dan keahlian mereka.
Tidak hanya itu, sekarang bermain gim adalah sebuah kegiatan yang dapat menjadi sumber penghasilan. Seorang gamer dapat terjun ke dunia profesional dengan menjadi atlet eSports dan berlaga dalam turnamen yang mengadu kemampuan bermain gim. Mereka juga dapat memilih menayangkan diri sendiri saat bermain gim melalui streaming dan disaksikan oleh banyak orang. Tentu, hal tersebut dapat memperoleh adsense penonton yang dapat diuangkan.
Nah, itulah beberapa keuntungan yang kamu dapatkan ketika menjadi seorang gamer. Untuk kamu yang memiliki hobi bermain gim, jangan minder dan tunduk pada stigma negatif. Semoga tulisan ini dapat menginspirasi para gamer untuk menjalani hobi dan tetap berkarya!
Baca Juga
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau
-
Modal Rp7 Juta Bisa Dapat Motor Gahar Apa? Ini 5 Rekomendasi Paling Gagah
-
Tips Ngabuburit dari Buya Yahya: Menunggu Berbuka tanpa Kehilangan Pahala Puasa
-
Mengenal Orang Tua Alyssa Daguise: Calon Besan Ahmad Dhani Ternyata Bukan Sosok Sembarangan
-
Profil Hestia Faruk: Tante Thariq yang Dahulu Sempat Dikenalkan ke Fuji
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
5 Moisturizer untuk Base Makeup, Bikin Riasan Lebih Nempel dan Flawless
-
Definisi Wangi Tanpa Ribet: 5 Parfum Balm Ringkas yang Antibocor
-
4 Pilihan Cushion Mini, Solusi Praktis Touch-Up di Mana Saja
-
Cuaca Panas? 5 Face Mist untuk Cegah Kulit Kering dan Breakout
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu
-
Ulasan Law and The City: Drama Hukum dengan Nuansa Healing yang Hangat