Manusia diciptakan dengan kemampuan untuk merasakan emosi. Dalam menjalani fase kehidupan, kamu merasakan bahagia, sedih, marah dan berbagai emosi lainnya silih berganti. Emosi-emosi itu pula yang turut mewarnai hari-hari yang kamu jalani, sehingga kamu tidak merasa hidup ini hampa dan membosankan.
Berbeda dengan rasa bahagia, kemarahan atau kesedihan biasanya lebih sulit untuk diungkapkan. Jika kamu merasa bingung untuk meluapkan emosi saat kamu marah atau sedih, kamu bisa mencoba beberapa cara berikut ini agar emosimu tersalurkan dengan cara yang positif.
1. Berdoa
Curahkanlah semua emosimu pada Yang Kuasa, hanya Dia yang setia menemani dan tak akan pernah lelah menghadapi semua emosimu. Kamu bisa menangis dan menumpahkan semua yang kamu rasakan.
Berdoalah agar kamu diberikan ketenangan karena hanya Dia yang bisa memberimu ketenangan yang tidak akan pernah kamu dapatkan dari manusia mana pun.
2. Bercerita kepada seseorang
Temui ibu atau sahabatmu, atau siapa pun di sekitarmu yang bisa kamu percaya dan bisa menenangkanmu. Katakan kepada mereka semua isi hatimu, bahwa kamu sedang marah atau sedang merasa sedih.
Berbicara dengan seseorang dapat meredakan emosimu. Terlebih lagi, orang yang menyayangimu pasti akan membantumu untuk mengatasinya.
3. Menulis
Kamu bisa menuliskan semua kesedihan dan amarahmu pada secarik kertas. Tulis apa saja sekehendak hatimu, tulis apa pun yang kamu rasakan, kamu juga bisa membuat coretan-coretan acak pada kertasmu. Setelah itu, kamu bisa membakarnya, seolah dengan begitu, kamu juga membakar habis semua rasa sedih dan kemarahanmu.
4. Menyalurkan energi
Ketika kamu sedang marah, misalnya, coba tengok kamar, dapur atau kamar mandimu. Jika kamarmu berantakan, bereskanlah hingga rapi. Jika kamar mandimu kotor, gosoklah lantainya sampai bersih.
Dengan begini, kamu meluapkan kemarahanmu dengan menyalurkan energi, sehingga ketika semuanya beres, kemarahanmu sudah mereda.
Ditambah lagi, kamu akan merasa lelah dan tak lagi punya tenaga untuk marah-marah. Sebagai gantinya, rumahmu pun bersih.
Apa pun emosi yang kamu rasakan, semua itu adalah hal yang manusiawi. Hal yang terpenting adalah bagaimana caramu mengelola dan mengungkapkan emosi tersebut dengan bijak, sehingga kamu dapat menghindari dampak buruk emosi tersebut bagi dirimu dan orang-orang di sekitarmu.
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 3 Alasan Pentingnya Riset bagi Penulis
-
Selamat! Go Ayano dan Yui Sakuma Umumkan Pernikahan Mereka
-
Selamat! Keita Machida Resmi Menikah dengan Aktris Korea-Jepang Hyunri
-
4 Manfaat Membuat Kerangka Karangan dalam Kegiatan Menulis
-
NiziU Nyanyikan Lagu Tema Film Animasi 'Doraemon: Nobita's Sky Utopia'
Artikel Terkait
Lifestyle
-
ASUS V600 All-in-One, Solusi PC Ringkas dengan Performa Tak Main-Main
-
3 Toner Berbahan Black Rice yang Bikin Kulit Plumpy dan Auto Glowing
-
Cari HP Buat Eyang? Ini 7 Pilihan HP dengan Speaker Nyaring Biar Gak Perlu Teriak-Teriak
-
5 Pilihan Hair Vitamin Spray Keratin: Rambut Halus Bak Perawatan Salon!
-
4 Cleansing Balm Size 100-550 Gram, Bersihkan Makeup Waterproof tanpa Iritasi
Terkini
-
Mencintai yang Berbeda: Mengapa Novel 'Kisah Seekor Camar dan Kucing' Wajib Anda Baca
-
Liturgi dari Rahim Silikon
-
Ilusi Gaji UMR: Terlihat Besar di Atas Kertas, Hilang Begitu Saja Sebelum Akhir Bulan
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala