Media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram sangatlah digandrungi oleh banyak orang. Ketiga media sosial itu menjadi platform yang sering digunakan untuk bersosialisasi dengan orang lain, menambah relasi bahkan melakukan hal-hal negatif sebagai salah satu dampak buruk dari media sosial itu sendiri.
Di platform Facebook, Instagram dan Twitter menjadi media sosial yang paling sering dihiasi konten-konten ujaran kebencian, hoaks dan provokatif oleh oknum penggunanya sehingga kita harus cerdas dalam bermedia sosial.
Bukan itu saja, media sosial pun menjadi tempat bagi netizen untuk berperang komentar dan hal tersebut pasti sering kita saksikan. Perang komentar itu terjadi biasanya di akun-akun para artis, selebgram, youtuber dan lain sebagainya. Kita pun harus mengetahui penyebab perang komentar di media sosial tersebut. Berikut empat hal yang membuat perang komentar di media sosial.
1. Sebuah isu yang beredar di masyarakat
Hal pertama yang sering membuat netizen perang komentar di media sosial adalah karena sebuah isu yang beredar di masyarakat. Biasanya, isu-isu itu seputar kehidupan pribadi seseorang, sensasi berupa perseteruan antar para artis, kehidupan rumah tangga dan lain sebagainya. Kadangkala netizen itu ribut-ribut untuk mengomentari situasi para artis bahkan saling menghujat satu dengan lainnya.
2. Komentar orang lain
Hal kedua yang membuat perang komentar di media sosial adalah karena komentar orang lain. Sering terjadi karena komentar orang lain dibalas kembali orang lainnya sehingga timbullah perdebatan di media sosial. Perang komentar tersebut terjadi diakibatkan adanya perbedaan pendapat yang tidak bisa disatukan.
3. Artis favoritnya dihujat
Hal ketiga yang sering membuat perang komentar di media sosial adalah karena artis favoritnya dihujat. Harus kita sadari bahwa sebagai fans seorang artis tertentu akan membuat seseorang tidak suka bila artis favoritnya dihujat di media sosial.
Cara untuk melawannya adalah dengan saling balas komentar atau perang komentar di akun seorang artis dengan tanggapan yang berbeda-beda.
4. Adanya kekeliruan yang ditimbulkan
Biasanya perang di media sosial tersebut dipicu karena adanya kekeliruan yang ditimbulkan dari sebuah komentar. Kita harus tahu bahwa seseorang akan membalas bila ada kekeliruan yang terjadi untuk diklarifikasi atau diluruskan sehingga menimbulkan saling komentar di media sosial.
Itulah empat hal yang membuat perang komentar di media sosial. Dengan demikian, kita bisa mengetahui apa sebenarnya pemicu dari perang komentar di media sosial. Semoga saja hal ini dapat membantu kamu menjadi lebih baik.
Baca Juga
-
Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?
-
Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan
-
Bahaya Laten Diskon Ongkir: Jangan Korbankan Nasib Perusahaan demi Sekadar Persaingan
-
Berhenti Tanya Kapan Nikah! Menikah Bukan Perlombaan, tapi Soal Kesiapan Mindset dan Jodoh
-
Dari Sampah Jadi Cuan: Mengintip Potensi UMKM Berbasis Ekonomi Hijau di Indonesia
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Rekomendasi Shampoo Affordable untuk Rambut Kering dan Sulit Diatur
-
Keranjang Penuh Tapi Nggak Dicheckout? Kamu Nggak Sendirian, Ini Kata Riset!
-
4 Low pH Cleanser Tea Tree Buat Kulit Berminyak Auto Bersih Bebas Jerawat
-
Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat
-
5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih
Terkini
-
Review The Intern: Drama Komedi Manis tentang Kehidupan Dunia Kerja Modern!
-
Meterai Rp10 Ribu: Saat Transaksi Warga Sekalipun Tak Luput dari Pajak
-
Mari Jaga Hutan Papua, Swasembada Energi atau Kedok Ekspansi Korporasi?
-
Misi Alexis Menyelamatkan Ingatan Kakeknya di Novel Mist-Bound
-
Toshiyuki Morikawa, Pengisi Suara Hokage ke-4 Jadi Doctor Doom Versi Jepang