Salah satu cara untuk menghargai diri sendiri adalah dengan melakukan self healing. Ada istilah yang cukup relevan atau berhubungan dengan upaya mencintai diri sendiri, yaitu katarsis. Katarsis dapat diartikan sebagai upaya untuk menyalurkan perasaan serta emosi yang ada pada diri kita.
Melakukan katarsis merupakan salah satu bentuk self love terhadap diri sendiri. Biasanya, emosi yang terlalu menumpuk dapat membahayakan diri kita sendiri, baik dari segi fisik maupun mental. Sudah seharusnya kita menyalurkan berbagai perasaan yang kita rasakan dengan tepat.
Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menyalurkan perasaanmu atau melakukan katarsis dengan cara yang tepat tanpa merugikan dirimu sendiri maupun orang lain.
1. Memberi waktu untuk diri sendiri
Menyalurkan emosi tidak sama dengan membiarkan emosi lepas tanpa kendali. Ketika sedang diliputi amarah yang meledak-ledak, berikan waktu kepada diri sendiri untuk tenang terlebih dahulu, jangan biarkan emosi yang menguasai dirimu. Begitu pula ketika sedang sedih atau berduka, tidak usah berusaha menunjukkan bahwa kamu baik-baik saja.
2. Bercerita pada orang terdekat
Cara lainnya yang bisa digunakan untuk mengungkapkan emosi adalah dengan bercerita kepada orang terdekat seperti teman, sahabat, atau keluarga. Biasanya setelah selesai bercerita, kita akan merasa tenang dan tidak sendirian. Perasaan ditemani dan berbagi beban inilah yang dapat menenangkan kita.
3. Menangis
Terkadang air mata memang cara terbaik untuk mengungkapkan perasaan yang sedang kita rasakan. Ketika sedih, kecewa, atau bahkan marah, sama sekali tidak masalah jika kita ingin menangis. Perasaan lega biasanya kita rasakan setelah berhenti menangis. Jangan tahan air matamu, biarkan ia mengalir.
4. Jalan-jalan
Cara lainnya yang bisa dilakukan untuk mengungkapkan emosi adalah dengan jalan-jalan. Pemandangan dan tempat baru perlahan bisa meredakan emosi negatif yang kita rasakan. Kita tidak lagi terfokus pada hal-hal negatif. Jalan-jalan sendiri atau bersama teman bisa dijadikan pilihan untuk melakukan katarsis.
5. Menyaluarkan melalui hobi
Mungkin kebanyakan orang akan memilih menyalurkan perasaan dan emosi mereka melalui hobi. Ketika sedang stres, orang yang suka memancing akan pergi memancing.
Begitu pula dengan orang yang gemar melukis, olahraga, menulis, dan lain sebagainya. Menyalurkan emosi melalui hobi memang merupakan salah satu cara yang tepat. Selain merasa lega, kita juga bisa produktif.
Itulah lima cara yang bisa kamu lakukan untuk menyalurkan emosi yang sedang kamu rasakan. Setiap orang memiliki cara katarsisnya masing-masing. Hal yang perlu diingat dalam katarsis adalah tidak mengungkapkannya terlau berlebihan serta ungkapkanlah dengan cara yang baik.
Baca Juga
-
Perjalanan Nyonya Beniko Berlanjut, Toko Zenitendo Kembali Kedatangan Tamu
-
The Maidens: Novel Psychology Thriller yang Melibatkan Dosen dan Mahasiswi
-
Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!
-
The Red Palace: Fiksi Sejarah Joseon Abad ke-18 yang Penuh Intrik Kerajaan
-
Naoko: Luka Kehilangan Orang Tersayang Dibalut Misteri Tak Masuk Akal
Artikel Terkait
-
4 Alasan Pentingnya Katarsis untuk Mengelola Emosi, Yuk Terapkan!
-
Nathalie Holscher Menangis Akui Takut dan Trauma Menikah
-
5 Kekuatan Emosi dalam Kehidupan, Kelola dengan Baik!
-
5 Skill yang Harus Diajarkan kepada Anak, Orang Tua Wajib Tahu!
-
Emosi Dewi Perssik Meledak, Angga Wijaya Diminta Berhenti Pencitraan: Gue Kasih Duit 1 M Nggak Tahu di Mana
Lifestyle
-
5 HP Murah Baterai 6.000 mAh Awet Dipakai Seharian, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
4 Cleanser Zinc PCA, Bersihkan Kotoran Kulit Berminyak Tanpa Bikin Ketarik
-
Cegah Kusam! Ini 5 Night Cream Vitamin C untuk Kulit Tampak Cerah Merata
-
Elegan! Ini 7 Rekomendasi Merk Handuk yang Cocok Jadi Souvenir dan Hampers
-
4 Gaya OOTD Y2K Chic ala Juun Hearts2Hearts, Manis tapi Tetap Edgy!
Terkini
-
Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan
-
Review Serial A Shop for Killers Season 2: Drama Pertarungan Paling Cadas!
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata