Mungkin kamu pernah berpikir, kok aku tidurnya ngiler ya? Nah, apakah kamu tahu penyebab tidur ngiler? Umumnya, kondisi tidur yang kurang tepat sering dikaitkan dengan tidur ngiler.
Ingin tahu lebih lanjut? Beriku penjelasannya yang telah dirangkum dari laman alodokter.com.
Air liur merupakan air yang diproduksi oleh kelenjar ludah dan umumnya ditelaah dan diserap kembali ke dalam darah. Ngiler sendiri terjadi dapat terjadi saat air liur tidak ditelan atau terkumpul di dalam mulut.
Sebagian orang mungkin akan mengalami ngiler saat tidur karena refleks gerakan menelan tidak bekerja saat tidur. Artinya, air liur akan menumpuk di mulut karena tidak ditelan dan akhirnya keluar melalui sisi mulut.
Beragam penyebab ngiler saat tidur:
1. Tidur dalam posisi miring atau tengkurap
Umumnya, ngiler saat tidur terjadi karena posisi tidur yang miring atau tengkurap.
Disaat kamu tidur dalam posisi miring atau tengkurap, air liur akan bergerak mengikuti gravitasi, yakni ke arah bantal. Nah, posisi tidur seperti ini lah yang menyebabkan ngiler.
2. Penyakit asam lambung (GERD)
Pengidap asam lambung sering kali mengalami disfagia atau kesulitan menelan karena lapisan kerongkongan mengalami iritasi. Sehingga, terjadi peningkatan produksi air liur pada kelenjar ludah yang menyebabkan ngiler, terutama saat tidur.
Jika kamu ngiler karena penyakit asam lambung, kamu bisa mencegah asam lambung agar tidak naik dengan tidak langsung tidur setelah makan atau juga meninggikan posisi kepala dan dada saat tidur.
3. Apnea tidur obstruktif
Merupakan gangguan tidur yang dapat menyebabkan pernafasan kamu berhenti sementara selama beberapa kali saat tidur. Ini membuat kamu sering bernapas melalui mulut, sehingga memicu ngiler saat tidur.
Selain itu, ada gejala apnea tidur lain seperti mendengkur (ngorok), tersedak saat tidur, terbangun di malam hari, dan lain sebagainya.
4. Infeksi dan alergi
Bernapas melalui mulut juga bisa terjadi karena kamu mengalami pilek, radang tenggorokan, sinusitis, atau juga alergi akibat peradangan pada sinus dan tersumbatnya jalan nafas.
5. Efek samping obat
Ada beberapa jenis obat yang diketahui dapat menyebabkan produksi air liur berlebih. Obat tersebut diantaranya, obat antipsikotik, obat untuk mengobati penyakit Alzheimer, dan beberapa jenis antibiotik.
6. Bruxism
Merupakan kebiasaan menggertakan gigi saat tidur. Hal ini bisa terjadi bersamaan dengan ngiler saat tidur.
Kebiasaan ini bisa menjadi gejala gangguan kesehatan seperti dehidrasi, stres, atau penyakit asam lambung.
Nah, itulah tadi sejumlah penyebab ngiler saat tidur. Semoga bermanfaat:)
Baca Juga
-
Real Madrid Tertarik Datangkan Kai Havertz dari Chelsea! Akankah Terjadi?
-
6 Manfaat Buah Delima bagi Kesehatan, Salah Satunya Kesehatan Otak!
-
6 Manfaat Oatmeal, Menu Sarapan yang Lagi Tren!
-
4 Manfaat Kopi Luwak untuk Kesehatan, Lebih Sehat dari Kopi Biasa?
-
4 Ciri-Ciri Orang Jujur yang Mudah Dikenali!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya