Kepribadian seseorang bisa dicerminkan dari beberapa hal yang ada pada dirinya. Misalnya saja perkataan, pakaian, dan juga perbuatan. Sehingga perkataan termasuk salah satu hal yang menjadi cermin mengenai bagaimana kepribadian yang dimiliki oleh seseorang.
Bagi diri sendiri, memang sebuah kewajiban untuk menjaga perkataan. Sayangnya, memang tidak semudah itu dalam menjalankannya. Seringkali, kita terkendala oleh beberapa faktor. Tapi kita tetap bisa berusaha untuk menjaga perkataan agar selalu mengucapkan hal-hal yang baik.
Berikut ini merupakan beberapa cara yang bisa kita terapkan.
1. Kuasai emosi
Perkataan yang buruk seringkali keluar dari mulut karena terpancing dengan emosi yang meletup-letup. Oleh karenanya, agar terhindar dari kata-kata yang buruk, kita harus berusaha untuk mengendalikan emosi dengan baik.
Diharapkan, dengan pengendalian emosi yang baik, kita lebih bisa lebih baik dalam mencegah berkata-kata yang buruk. Mengelola emosi adalah kunci agar kita bisa bijaksana dalam mengendalikan kata-kata.
2. Pahami sebab kamu ingin berkata kasar
Pahami apa penyebab yang membuat kamu ingin berkata kasar. Misalnya apakah karena marah dengan orang lain, gagal dalam melakukan sesuatu, lingkungan yang mendukung, atau yang lainnya. Dengan memahami penyebab, maka akan lebih mudah dalam mencegahnya.
Saat kamu sudah paham mengenai apa yang menjadi penyebab kamu ingin berkata kasar, maka kamu harus menyelesaikan dan mengatasi hal tersebut dengan tuntas, agar kamu tidak lagi ingin berkata kasar. Ingat, berkata kasar bukanlah solusi dari segala hal yang sedang kamu alami dan rasakan.
3. Pilih lingkungan yang baik
Lingkungan sangat berpengaruh terhadap bagaimana kamu membawa dirimu. Termasuk salah satunya adalah kebiasaan yang kamu miliki. Ketika kamu bergaul dengan orang-orang yang terbiasa berkata kasar, maka secara tidak langsung kamu juga akan terbawa.
Begitu juga ketika kamu bergaul dengan orang-orang yang menjaga perkataannya dengan baik, maka kamu akan lebih mudah dalam menjaga perkataanmu. Oleh karena itu, kamu harus memilih lingkungan bergaul yang baik.
4. Membiasakan untuk berpikir sebelum berbicara
Kebanyakan orang akan berbicara tanpa memikirkannya. Bahkan seringkali ada yang memikirkannya setelah membicarakannya. Untuk menghindari kebiasaan berkata kasar, maka kamu harus membiasakan dulu untuk berpikir sebelum berbicara.
Kalau kamu berpikir sebelum berbicara, maka akan lebih mudah bagimu untuk menyaring beberapa kata yang pantas ataupun tidak pantas untuk kamu sampaikan kepada orang lain.
Jadi, itu dia beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan kebiasaan berkata kasar.
Baca Juga
-
Fenomena Mager di Pertengahan Ramadan, Ini 4 Penyebabnya!
-
5 Langkah Jitu agar Keuangan UMKM Tetap Sehat di Bulan Ramadan
-
5 Tips Ramadan Produktif ala Gen Z : Tetap Aktif Ibadah Maksimal!
-
Mau Tajir Mendadak? Ini 5 Bisnis Ramadan yang Selalu Laris Manis!
-
5 Strategi Keuangan di Bulan Ramadan yang Harus Kamu Kuasai
Artikel Terkait
-
Ulasan Film Split: Memahami Gangguan Kepribadian Ganda (DID)
-
Koreksi Diri, 3 Hal Ini Membuat Kita Terjebak dalam Pilihan Salah
-
Deolipa Yumara Skakmat Razman soal Kewenangan Saksi: Siapapun Boleh Jadi Saksi!
-
Drama di Pengadilan: Saksi Hotman Paris Beri Jawaban Identik, Razman Arif Nasution Curiga!
-
Razman Nasution Klaim Bikin Saksi Hotman Paris "Babak Belur" di Persidangan!
Lifestyle
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
-
4 Inspirasi Gaya Harian dari Yeri RED VELVET, Kece untuk Outfit Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda