Sudah menjadi hal lumrah bila dalam rumah terkadang terjadi pertengkaran antar saudara. Orangtua mungkin sering dibuat lelah dengan tingkah laku anak-anaknya itu. Walau begitu, banyak orangtua menganggap hal ini wajar dilakukan anak yang sedang nakal.
Namun sebaiknya Anda jangan lengah begitu saja. Pada awalnya mungkin pertengkaran anak kecil terasa sangat sepele. Akan tetapi bila Anda tidak lebih memerhatikan anak lebih jauh, mungkin di masa depan saat mereka tumbuh dewasa, kebencian mereka akan kian menumpuk karena luka hati yang terpendam.
Jika terjadi perselisihan antar saudara yang sudah dewasa. Maka akan lebih sulit lagi membuat mereka rukun kembali. Oleh karena itu orangtua perlu mengetahui apa penyebab dari terjadinya pertengkaran tersebut. Nah, berikut telah dipaparkan 4 alasan saudara saling membenci.
1. Anak Merasa Orangtua Mereka Pilih Kasih
Kebencian pada anak tumbuh bisa terjadi karena rasa cemburu mereka pada saudara. Hal itu bisa terjadi jika anak merasa jumlah perhatian orangtua yang diberikan pada mereka berbeda dari saudaranya.
Jadi orangtua harus memastikan memperlakukan tiap anak secara adil. Serta jangan lupakan untuk membangun komunikasi dengan anak, untuk memberi perngertian kepada mereka.
Orangtua juga bisa meminta maaf jika membuat anak merasa tersisih dari saudaranya yang lain. Dengan begitu anak tidak akan menyimpan luka batin di hati mereka.
2. Anak Sering Dibanding-bandingkan dengan Saudaranya
Tidak ada orang yang suka jika dirinya dibanding-bandingkan karena kekurangan mereka. Begitu juga dengan seorang anak.
Membanding-bandingkan anak akan melukai harga diri mereka. Apalagi bila dibandingkan dengan saudara sendiri. Mereka akan merasa malu dan memusuhi saudaranya.
3. Anak Mencontoh Orangtua Mereka
Orangtua merupakan role model bagi setiap anak. Apabila mereka sering menyaksikan kedua orangtuanya sering bertengkar, anak secara otomatis akan menjadikannya panutan. Dengan begitu tiap terjadi masalah antar saudara mereka akan mulai bertengkar dan membenci.
4. Orangtua Tidak Menghargai Anak
Seringkali peran anak dalam keluarga disepelekan, karena usia mereka yang masih muda. Padahal tiap anggota keluarga memiliki hak untuk dihargai.
Sikap tidak menghargai ini ditunjukkan antara lain dengan, tidak menghargai pendapat anak, mempermalukan anak di depan anggota keluarga lain, bersikap kasar pada anak, menyepelekan masalah anak, dan lain sebagainya. Dengan adanya sikap tersebut dalam keluarga, saudara lain yang menyaksikan akan merasa tidak masalah melakukan hal yang sama.
Anak mungkin bisa diam saja saat orangtuanya mengkritik maupun menyepelekan mereka. Namun bisa jadi mereka tidak akan diam saja saat saudaranya yang melakukannya. Semua itu juga bisa menjadi pemicu pertengkaran antar saudara.
Nah, itulah tadi ke empat alasan yang bisa menjadi penyebab saudara saling membenci. Diharapkan orangtua lebih peka lagi dengan hubungan anak di rumah, agar tidak timbul benih-benih kebencian.
Baca Juga
-
7 Drama Korea Moonbin ASTRO yang Baru Meninggal Dunia, Rest In Peace!
-
Idol Kpop Generasi 4 yang Paling Fasih Berbahasa Inggris, Sudah Tahu Belum?
-
9 Cara Memperbaiki Pola Asuh yang Salah pada Anak, Orang Tua Harus Paham!
-
Jangan Lakukan 4 Hal Ini setelah Bertengkar dengan Pasangan!
-
5 Makanan Ini Dapat Dimafaatkan Sebagai Kontrasepsi, Apa Saja?
Artikel Terkait
-
Menyusuri Labirin Waktu Lewat Novel Anak Cerita dari Asrama Tentara
-
Setan Mana yang Merasuki Pikiranmu!!! Guru PNS Cabuli 5 Muridnya
-
5 Alasan Induk Kucing Memakan Anaknya, Bikin Hati Terenyuh
-
Jaga Anak saat Mereka Mengakses Internet Supaya Tidak Konsumsi Konten Negatif
-
Wirda Mansur Dijodoh-jodohin Sama Rizky Billar, Begini Respon Tegas Ustaz Yusuf Mansur
Lifestyle
-
4 Parfum Sandalwood Lokal Pas Buat Ngantor, Wanginya Sopan di Ruang Ber-AC
-
4 Padu Padan OOTD Rok ala Lim Ji Yeon, Stylish untuk Semua Momen!
-
5 Serum Lokal Andalan untuk Mengatasi Pori-Pori Besar dan Kulit Berminyak
-
Wajib Tahu! 5 Langkah Basic Skincare Pagi untuk Usia 25 Tahun ke Atas
-
Jangan Mubazir! 5 Kebiasaan Ini Bikin Daging Kurban Cepat Membusuk
Terkini
-
Budaya Self-Reward: Bentuk Menghargai Diri atau Topeng Kebiasaan Konsumtif?
-
Tayang Juli 2026, Park Eun Bin Jadi Konglomerat Indigo di Spooky in Love
-
When We Were Young: Surat Cinta untuk Masa Remaja Tahun 90-an
-
Membaca Kilah: Saat Pelarian dari Realita Justru Menghancurkan Segalanya
-
Jalan Bandungan: Kritik Sosial Sastra Feminis Nh. Dini atas Orde Baru