Sobat pembaca yang budiman, apakah pernah rasain luka batin yang masih membekas? Atau pernah ada masa lalu yang buruk dan sampai hari ini masih terus menghantui? Iya hal itu bisa melanda kepada banyak orang, karena dirinya sulit move on dari masa lalu. Tetapi sebenarnya itu sah-sah saja, karena move on dari sakit hati itu, bukanlah hal mudah. Butuh memang yang namanya proses dan kesabaran.
Luka batin ini mungkin bisa dibilang dalam bahasa gaulnya trauma. Kondisinya ketika kamu pernah ngalamin masa lalu yang menyakitkan dan efeknya masih terbawa sampai sekarang.
Mengutip dari akun Instagram @mudahbergaul, berikut setidaknya ada empat bahwa seseorang punya luka batin yang belum selesai.
1. Sering overthinking atau was-was
Biasanya kalau orang yang punya trauma cenderung jadi sering overthinking atau terlalu hati-hati sama situasi yang mungkin mirip dengan masa lalu kamu. Contohnya seseorang kepikiran atau takut kalau kejadian menyakitkan di masa lalu bakal terulang kembali. Kondisi ini jelas tidak baik karena sulit untuk beradaptasi dan melakukan hal baru atau mencoba sesuatu dari yang pernah gagal.
2. Suka nyakitin orang lain
Karena gak suka disakitin orang lain. Eh, tau-taunya malah kebalik. Dimana malah gampang dan tanpa sadar lebih suka nyakitin orang lain lebih duluan. Bahkan ngelakuin hal yang sama ketika kamu disakiti orang lain waktu itu. Mungkin ini bisa dibilang balas dendam atau melampiaskan rasa sakit kepada yang pernah menyakiti.
3. Mati rasa secara emosional
Misalnya kamu merasa datar terus, jadi bikin kamu juga bingung apa sebenarnya yang membuat bahagia. Pada kondisi ini merasa bahwa batin dan hati tidak memiliki gairah hidup, sulit merasakan kebahagiaan atas pengaruh orang lain, dan gak mampu melihat potensi-potensi kesuksesan yang mungkin bisa didapatkan.
4. Sensitif sama beberapa hal spesifik
Misalnya kalau kamu jadi sering gampang marah. Sedih atau takut kalau ada orang yang ngomongin topik A, atau topik yang membuat kamu sensitif lainnya. Atau jadi sensitif kalau ketemu pada situasi tertentu yang ada kaitannya pada masa lalu kamu. Lagi-lagi kondisi ini bisa menjadi virus kalau tidak bisa diretas dalam hidup.
Nah, itulah empat tanda kalau seseorang masih punya luka batin yang belum selesai. Tips yang mungkin bisa dilakukan untuk mengobati masal lalu kamu, yaitu belajar menerima masa lalu yang sudah terjadi, belajar memaafkan, dan bisa konsultasi ke profesional kalau keluhannya masih berlanjut.
Baca Juga
-
Berdamai dengan Keresahan, Cara Menerima Diri Tanpa Perlu Jadi Motivator Karbitan
-
Mens Rea Pandji Pragiwaksono dan KUHP Baru: Ketika Tawa Lebih Jujur dari Hukum
-
Beli Bahagia di Toko Buku: Kenapa Novel Romantis Jadi Senjata Hadapi Kiamat
-
Dilema Fatherless di Indonesia: Ayah Selalu Sibuk, Negara Selalu Kaget
-
Perselingkuhan Artis dan Standar Ganda: Mengapa Kita Gemar Melempar Batu Lewat Jempol?
Artikel Terkait
-
3 Tanda Seseorang Punya Rasa Cemas yang Berlebihan, Kamu Termasuk?
-
3 Perilaku Diri Sendiri yang Bisa Bikin Trauma, Kamu Termasuk?
-
Selebritis Dunia Paris Hilton, Ungkap Alami Pelecehan Seksual Ketika Belia: Dipaksa Diam dan Berhenti Melawan
-
Polresta Malang Kota Lakukan Trauma Healing kepada Korban Tragedi Kanjuruhan
-
Ulasan Film Luckiest Girl Alive: Kisah Seorang Wanita yang Hadapi Trauma Masa Lalu
Lifestyle
-
Rilis di Tiongkok, Vivo Y500i Ditenagai Baterai 7200 mAh dan Isi Cepat 44W
-
Kulit Kering? 5 Rekomendasi Body Butter Shea Butter Terbaik Mulai Rp 20 Ribuan
-
4 Sunscreen Stick Vegan Andalan, Praktis untuk Reapply Tanpa Ribet
-
5 Hybrid Sunscreen SPF 50 dengan Finish Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak!
-
4 Pelembab Korea PDRN, Regenerasi Sel Kulit Kering untuk Skin Barrier Sehat
Terkini
-
Bukan Sekadar Hiburan, Pop Culture Juga Mekanisme Bertahan Hidup Manusia Modern di Era Digital
-
Prof. Zainal Arifin Mochtar: Menjaga Akal Sehat di Tengah Kemunduran Demokrasi
-
Novel Jangan Bercerai, Bunda: Sebuah Cermin Retak Rumah Tangga
-
Comeback BTS Cetak Sejarah! Pre-Order Album ARIRANG Tembus 4 Juta Kopi dalam Seminggu
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?