Selain penampilan dan jawaban yang kamu berikan saat wawancara kerja, HRD juga akan memperhatikan bahasa tubuh (body language) kamu, loh. Beberapa gerakan dari tubuh yang kamu tunjukkan dapat mengandung arti tertentu bahkan dapat menggambarkan bagaimana karakter kamu.
Berikut merupakan beberapa bahasa tubuh yang harus kamu perhatikan saat wawancara kerja agar peluang untuk diterima tinggi.
1. Berjabat Tangan dengan Tegas
Kepercayaan diri kamu dapat tergambar dengan jelas saat kamu berjabat tangan. Ketika kamu menjabat tangan pewawancara dengan lemah, kamu akan ditandai oleh pewawancara sebagai orang yang kurang percaya diri. Jadi, jabatlah tangan pewawancara dengan tegas, tapi tidak terlalu erat.
2. Duduk dengan Tegak
Saat sedang wawancara kerja, hindari posisi duduk bersandar, membungkuk, atau terlalu rileks. Duduklah dengan tegak dan punggung sedikit condong ke depan. Posisi duduk yang kamu tampilkan ini menunjukkan kesiapan dan ketertarikan terhadap posisi yang kamu lamar.
3. Menjaga Kontak Mata
Bahasa tubuh lain yang perlu diperhatikan saat sedang wawancara kerja adalah menjaga kontak mata dengan pewawancara. Jangan sampai menghindari tatapan pewawancara, seperti menunduk atau membuang pandangan. Tataplah pewawancara dengan percaya diri. Jika kamu terlalu gugup, kamu dapat mengatasinya dengan tidak langsung menatap mata pewawancara, tapi ke hidung atau alis.
4. Jangan Terlalu Sering Menganggukkan Kepala
Gerakan-gerakan kecil seperti menganggukkan kepala diperlukan agar tidak terlalu kaku. Anggukan kepala ini juga menandakan bahwa kamu adalah pendengar yang baik. Namun, jangan menganggukkan kepala terlalu sering. Menganggukkan kepala terlalu sering justru akan mempengaruhi penilaian pewawancara terhadap diri kamu.
5. Kurangi Menggerakkan Tangan
Menggerakkan tangan saat sedang wawancara kerja membuat kamu terlihat lebih ekspresif. Namun, jangan menggerakkan tangan dengan berlebihan dan berulang-ulang karena dapat mengganggu suasana wawancara, seperti mengganggu konsentrasi pewawancara.
Itulah 5 bahasa tubuh yang perlu kamu perhatikan saat sedang wawancara kerja. Kamu bisa melatih bahasa tubuh kamu mulai dari sekarang agar bisa menampilkan diri dengan baik saat ada panggilan wawancara kerja. Kamu bisa mulai berlatih di depan cermin atau dengan merekamnya kemudian lakukan evaluasi bagaimana penampilan kamu.
Video yang mungkin Anda suka
Baca Juga
-
Adu Jurus Purbaya VS Luhut: Polemik Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung
-
Gawai, AI, dan Jerat Adiksi Digital yang Mengancam Generasi Indonesia
-
Married to the Idea: Relevankah Pernikahan untuk Generasi Sekarang?
-
Rangga dan Cinta Bukan Sekuel, Tapi Reinkarnasi Romansa Ikonik AADC
-
Pegawai Melimpah, Kinerja Seret: Potret Ironi Birokrasi Kita
Artikel Terkait
-
Maudy Ayunda Beberkan Dampak Positif Menunda Sesuatu, Ini Ide Cemerlang Menurutnya
-
4 Tips agar Lebih Mencintai Pekerjaan, Jauhi Orang Toxic!
-
4 Manfaat Pentingnya Mencintai Pekerjaan, Jadi Lebih Ringan
-
8 Pekerjaan Paling Menjanjikan untuk Generasi Z, Anak Muda Harus Tahu Ini!
-
Waspada! Ini 4 Bahaya Bekerja Lebih dari 40 Jam Seminggu, Salah Satunya Serangan Jantung
Lifestyle
-
Long Weekend ke Sukabumi? 5 Spot Seru Dekat Stasiun yang Bisa Kamu Kunjungi
-
Valentine Tanpa Pasangan? Ini 5 Cara Seru Menikmatinya
-
5 Destinasi Wisata Religi Buddha di Kepulauan Riau, Sarat Sejarah dan Spiritualitas
-
Mau Dinner Valentine? Ini 5 Ide OOTD Dress ala Seleb yang Bisa Kamu Sontek
-
Hidangan Imlek Penuh Makna: 5 Makanan Khas yang Identik dengan Imlek
Terkini
-
AI sebagai Rekan atau Ancaman? Adaptasi Skill Anak Muda di Era Otomatisasi
-
Nasib Nahas PSIR Rembang dan Wajah Sejati dari Persepakbolaan Dalam Negeri
-
Romansa Enemies to Lovers di Novel Act of Money Karya Dinda Delvira
-
Olahraga sebagai Status Sosial: Lari, Padel, dan Komunitas Urban 2026
-
Takdir dalam Seragam Putih