Tahukah kamu bahwa bekerja terlalu keras, ternyata berpotensi membahayakan diri kita sendiri, loh. Alih-alih tujuan kita dapat kita capai lebih cepat bekerja terlalu keras justru dapat membuat kita overworked.
Kalau dibiarkan terlalu lama, overworked dapat membuat kita lebih rentan merasakan stres, burnout, hingga kondisi fisik dan mental pun akan terganggu. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk dapat memahami kapasitas diri kita dalam bekerja.
Berikut merupakan beberapa hal yang bisa menjadi alarm saat kita sedang overworked, sehingga lebih mudah bagi kita untuk mengatasinya.
1. Kelelahan tiap bekerja
Kelelahan saat bekerja ini bisa terjadi karena ritme kerja kita yang tidak seimbang. Contohnya pada minggu sebelumnya kita bekerja sangat keras dan selalu lembur untuk menyelesaikan suatu proyek. Hal itu menyebabkan pola istirahat menjadi terganggu. Ketidakseimbangan antara porsi kerja dan istirahat ini justru akan membuat kita lebih mudah kelelahan saat bekerja pada hari-hari berikutnya.
2. Badan terasa sakit
Badan terasa sakit, terutama pada bagian punggung dan leher bisa menjadi tanda bahwa kita sedang overworked. Hal ini bisa terjadi saat kita berada dalam posisi tubuh yang sama dalam waktu yang lama. Saat kita sedang fokus mengerjakan pekerjaan, kita seringkali tidak sadar dengan posisi tubuh kita. Jika sudah muncul tanda-tanda tubuh mulai pegal, segeralah melakukan peregangan dan lakukan aktivitas fisik ringan.
3. Pekerjaan tidak selesai-selesai
Hal lain yang bisa menjadi tanda bahwa kita sedang overworked adalah merasa pekerjaan yang sedang kita kerjakan tidak selesai-selesai dan tidak ada habisnya. Jika merasakan hal tersebut, istirahatkanlah badan dan pikiran sejenak agar tidak sampai menyebabkan burnout.
4. Kelelahan secara emosional
Saat tiba-tiba merasa sedih, marah, dan kesal tanpa sebab ketika bekerja bisa jadi kita sedang kelelahan secara emosional akibat dari overworked. Menyingkirlah sebentar dari pekerjaan dan orang-orang yang membuat kita kelelahan secara emosional. Tenangkan pikiran dan tubuh kita dengan hal-hal yang bisa membuat energi kita kembali.
Itulah beberapa tanda yang mungkin muncul saat kita sedang overworked. Jika tanda-tanda itu tidak membaik hanya dengan beristirahat, mintalah cuti kemudian gunakan waktu untuk merawat diri kita sendiri sedikit lebih lama.
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
-
Adu Jurus Purbaya VS Luhut: Polemik Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung
-
Gawai, AI, dan Jerat Adiksi Digital yang Mengancam Generasi Indonesia
-
Married to the Idea: Relevankah Pernikahan untuk Generasi Sekarang?
-
Rangga dan Cinta Bukan Sekuel, Tapi Reinkarnasi Romansa Ikonik AADC
-
Pegawai Melimpah, Kinerja Seret: Potret Ironi Birokrasi Kita
Artikel Terkait
-
Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil
-
Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?
-
Kurang Bersyukur Tidak Menjadi Jawaban atas Persoalan Kesehatan Mental
-
Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?
-
Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha
Lifestyle
-
Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru
-
Bukan Cuma Melindungi, 4 Dark Spot Sunscreen yang Bikin Warna Kulit Merata
-
Bebas Kering! 5 Rekomendasi Body Lotion Shea Butter yang Nyaman di Kulit
-
Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan
-
Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan
Terkini
-
Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan
-
Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS
-
Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?
-
Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil
-
Webtoon Ayah, Aku Tidak Mau Menikah: Ketika Salah Paham Jadi Komedi Terbaik