Masa lalu memang tidak selalu indah, bahkan terkadang akan ada kenangan menyakitkan yang menyesakkan dada dan membuat hidup terasa tidak nyaman. Tidak heran jika pengalaman buruk di masa lalu tersebut bisa berdampak pada mental dan meninggalkan trauma mendalam.
Segera ambil tindakan untuk mengatasi luka batin agar bisa cepat move on tentu akan jadi langkah bijak. Meski prosesnya tidak selalu mudah, tapi bukan berarti tidak ada cara untuk menyembuhkan trauma masa lalu.
BACA JUGA: 4 Jenis Luka Batin yang Sulit untuk Dilupakan, Pernah Mengalaminya?
Kamu bisa terapkan tiga cara ampuh berikut ini demi melupakan masa lalu yang menyakitkan. Jangan jadikan move on hanya sebatas wacana.
1. Tetap mencoba berpikiran positif
Ketika ingin melupakan pengalaman yang buruk atau hal menyakitkan yang terjadi di masa lalu, ada baiknya untuk tetap mencoba berpikiran positif. Biasanya kenangan masa lalu akan menimbulkan pikiran negatif. Lawanlah setiap pikiran negatif yang selama ini menguasai dirimu dengan hal-hal positif.
Cara ini mampu menekan dampak negatif yang menyerang stabilitas mental akibat kenangan buruk di masa lalu. Bahkan dengan membiasakan diri berpikir positif, kamu akan menjadi pribadi yang bisa memandang setiap situasi dengan cara yang lebih baik.
2. Fokus terhadap diri sendiri dan lakukan aktivitas positif
Sumber kenangan buruk seringkali datang dari perilaku orang lain yang menyakitkan. Saat masih kesulitan move on, tandanya pikiranmu masih dikuasai sikap orang lain di masa lalu, entah akibat sakit hati, takut, terluka, atau malah menyimpan dendam.
Cobalah untuk fokus pada diri sendiri dan jalanmu di masa depan. Kenangan buruk memang tidak bisa dihilangkan seketika, tapi saat momen itu terlintas kamu bisa arahkan fokus pikiran pada hal lain yang mendatangkan manfaat untukmu. Misalnya, kembali belajar atau bekerja dengan giat agar memperoleh pencapaian terbaik dalam hidup.
Bahkan kamu bisa mencoba aktivitas baru demi menambah pengalaman hidup. Datangi juga komunitas yang mampu mendorong hal baik dari dirimu. Atau kamu bisa menikmati waktu bersama sahabat dan keluarga yang tidak pernah bosan mendukung langkah hidupmu.
BACA JUGA: 4 Cara Efektif Menjaga Fokus dalam Mencapai Tujuan, Tanpa Perlu Motivasi
3. Terima masa lalumu dengan ikhlas
Tidak ada langkah ampuh untuk segera move on dan mengatasi luka masa lalu selain penerimaan. Terima bahwa semua itu harus terjadi meski terasa sangat menyakitkan. Siapa pun yang bersalah, maafkan dan terima bahwa kamu memang harus kebagian "jatah" merasakan luka serta kesedihan.
Bukankah kamu tidak bisa memaksa orang agar mau bertanggung jawab dan minta maaf? Jadi, lapangkan saja hatimu demi menapaki masa depan dengan langkah yang lebih ringan. Jangan bebani hidupmu dengan emosi negatif yang malah berpotensi menjatuhkan mental. Semua akan berlalu dan langkah penerimaan yang kamu ambil tidak akan sia-sia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Merdeka dari Ekspektasi Orang Lain: Perjalanan Temukan Versi Diri Sendiri
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Gen Z dan Era AI: Merdeka Berkreasi atau Makin Bergantung pada Teknologi?
-
Generasi Muda dan Kemerdekaan Ekonomi: Ketika Lapangan Kerja Jadi Tantangan
Artikel Terkait
-
Punya Masa Lalu Buruk, Gisella Anastasia Sebut Alasannya Kurang Sosok Ayah, Netizen: Kok Disalahkan?
-
Video Jadul Ivan Gunawan Beredar, Wajahnya Dipuji Ganteng Banget
-
Viral! Digugat Cerai Sang Istri, Masa Lalu Putra Siregar Terkuak
-
Viral, Borok Putra Siregar Dibeberkan di Medsos : Sosok Istri Pertama Bikin Prihatin
-
5 Luka Batin Ini Berpotensi Terbawa hingga Dewasa, Jangan Remehkan!
Lifestyle
-
5 Rekomendasi Day Cream Lokal dengan SPF untuk Melindungi Kulit Wajah
-
Tak Banyak yang Tahu! Kenapa 17 Agustus Selalu Identik dengan Lomba?
-
Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh
-
ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis
-
Perjuangan Kang Edai di Kemiren, Merajut Asa Bersama Desa Sejahtera Astra
Terkini
-
Kesadaran Jaminan Hari Tua: Jangan Jadikan Anak sebagai Dana Pensiun
-
Membedah Tragisme Dosa Victor dalam Novel Frankenstein karya Mary Shelley
-
Pergeseran Tragedi dalam Novel Mary Shelley dan Film Frankenstein (2025)
-
Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah
-
Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan