Beberapa waktu yang lalu sempat viral berita mengenai pasangan yang melangsungkan pernikahan di KUA dan berfoto dengan latar belakang pohon pisang.
Mereka menginginkan prosesi yang simpel dan tidak menguras biaya, namun tidak menghilangkan esensi pernikahan itu sendiri. Mereka bahkan bisa membuktikan bahwa kehidupan mereka tetap bisa bahagia walau tidak ada pesta meriah.
Banyak pasangan yang terkadang menginginkan perayaan yang meriah untuk pesta pernikahan mereka tanpa memikirkan biaya yang dikeluarkan.
BACA JUGA: Tidak Hanya Resepsi, Ini 4 Biaya Lain Untuk Menikah
Padahal kehidupan setelah menikah membutuhkan biaya yang tidak sedikit sehingga sepatutnya bisa mengurangi pengeluaran pesta agar biayanya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya.
Berikut ini ada 5 keuntungan pernikahan tanpa resepsi yang bisa kamu simak.
1. Meminimalisir pengeluaran
Biaya adalah salah satu yang paling menjadi bahan pertimbangan dalam mengadakan pesta resepsi, jika pasangan memutuskan melangsungkan pernikahan tanpa adanya resepsi, maka tentunya lebih menguntungkan karena bisa meminimalisir pengeluaran yang tentunya tidak sesdikit.
2. Mengalihkan anggaran pesta untuk keperluan lain
Budget yang seharusnya dipersiapkan untuk merayakan pesta, bisa dialihkan menjadi anggaran untuk keperluan lain seperti mencicil rumah maupun kendaraan yang tentunya bisa menjadi manfaat yang bisa digunakan untuk jangka panjang dibanding untuk sebuah perayaan pesta semata.
3. Menyimpan biaya untuk dana darurat
Jika memutuskan untuk tidak menyelenggarakan resepsi, uang yang sudah ada juga bisa dialokasikan untuk simpanan dana darurat yang mungkin dibutuhkan sewaktu-waktu. Seperti biaya rumah sakit, persalinan, ataupun pendidikan anak
4. Bebas dari utang
Menyelenggarakan pesta pernikahan mungkin membutuhkan uang yang tidak sedikit, oleh karena itu jika resepsi diurungkan, tentunya bisa menghindari utang dari kerabat karena menutupi kurangnya biaya resepsi.
BACA JUGA: 5 Biaya Hidup Usai Menikah Ini Perlu Kamu Siapkan
5. Lebih khidmat
Tanpa resepsi, pernikahan hanya dihadiri oleh orang-orang terdekat saja, tentunya hal tersebut bisa membuat suasana akad nikah menjadi lebih khidmat tanpa hingar-bingar tamu undangan yang terlalu banyak. Selain itu, kedua mempelai tidak terlalu lelah untuk menghadapi para tamu undangan yang jumlahnya bisa sangat banyak.
Itulah keuntungan pernikahan tanpa resepsi yang bisa menjadi pertimbangan untuk pasangan yang akan segera melangsungkan pernikahan.
Sesungguhnya yang terpenting adalah kehidupan setelah pernikahan, bukan pesta yang meriah agar semata-mata mengharapkan atensi dari tamu undangan.
Yuk lebih bijak lagi dalam mengatur keuangan agar bisa menghadapi masa depan yang lebih baik!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Iko Uwais Terpilih Jadi Juri Jackie Chan International Action Film Week
-
From Zero to Hero, Kisah Kang Edai Bawa Budaya Osing Mendunia
-
Kecewa dengan 'The Last House'? Ini 6 Film Thriller Survival yang Jauh Lebih Mencekam!
-
4 Kuliner Hidden Gem Sekitaran Depok, Murah, Enak, dan Bikin Ketagihan
-
Dont Say Good Luck: Kisah Remaja Dihadapkan Antara Mimpi atau Keluarga
Artikel Terkait
-
Belum Habis Iddah Janda Dilamar, Tips Menolong Janda dalam Islam
-
Cara Cewek Biar Nga Jadi Janda, Simak Ulasan Ayumi
-
Biaya Haji Jadi Rp 49 Juta, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani: Terima Kasih Pak Jokowi
-
Kemenag Sosialisasikan Biaya Haji Rp 90 Juta ke Masyarakat Kebumen
-
5 Tips Membuat Pernikahan Sederhana Tetap Elegan, Estetik Walau Low Budget
Lifestyle
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel
-
Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!
-
4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget
-
4 Tone Up Sunscreen Korea Vitamin C, Rahasia Punya Wajah Cerah Seharian!
-
Bye-Bye Wajah Pucat! Ini 5 Pilihan Ombre Blush untuk Rona Pipi Menawan
Terkini
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Potensi Jadi Aksi: Cerita Kang Edai Dari Desa Sejahtera Astra Kemiren