Sebagai pemula, menjadi host live butuh penyesuaian dalam memperkenalkan brandnya. Selain mempelajari produk, kamu juga perlu mempelajari platform yang digunakan untuk melakukan live selling.
Hal yang paling rawan terjadi ketika baru memulai adalah melakukan pelanggaran. Tak jarang, pelanggaran yang dilakukan ini membuat traffic penjualan olshopmu merosot. Jadi, simak 5 hal yang memicunya di bawah ini, ya.
1. Tidak ada interaksi
Wajar jika kamu yang baru memulai mungkin merasa canggung dan bingung harus mengatakan apa. Ada sebagian juga yang pada akhirnya stuck bahkan berkeringat dingin sakin merasa gugup. Karenanya, tak jarang kamu pun meninggalkan layar siaran live yang masih berlangsung.
Perlu diketahui, mendiamkan sesi live tanpa interaksi apa pun dapat memicu pelanggaran di beberapa marketplace, terutama Shopee. Platform satu ini memiliki rentan waktu tertentu sampai muncul pop up yang mengatakan bahwa kamu melakukan pelanggaran.
2. Menyebut marketplace lain
Tentu saja, kini terdapat banyak marketplace yang menjadi tempat bertransaksi secara online. Demi meningkatkan peluang yang lebih luas, olshopmu sendiri mungkin membuka toko juga di beberapa e-commerce sekaligus.
Hal ini bagus, tetapi kamu perlu berhati-hati ketika tengah melakukan live selling. Usahakan jangan menyebutkan sebuah nama e-commerce bahkan yang sedang kamu gunakan live sekalipun. Ini mencegah kalau-kalau tanpa sadar kamu menyebut e-commerce yang sama ketika melakukan live di marketplace lain.
3. Menyebut media sosial
Wajar jika kamu ingin mempromosikan juga akun sosmed olshopmu ke para pengguna di marketplace. Sayangnya, hal itu memicu pelanggaran hampir di seluruh e-commerce.
Hati-hati, ya, ketika melakukan pelanggaran, biasanya tokomu di-blacklist sementara dari marketplace. Hal buruk dapat berupa pengunjung yang tiba-tiba berkurang, penonton live yang sedikit, hingga penangguhan akun sementara.
4. Suara bising
Tiktok Seller Center, misalnya, di platform ini sangat rawan terjadi pelanggaran ketika suasana live kurang kondusif. Suara bising di luar ucapan host dianggap mengganggu keberlangsungan live. Suara-suara bising tersebut contohnya seperti suasana rumah yang ramai, anak kecil yang menangis, hingga knalpot kendaraan.
Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa menggunakan microphone saat melakukan live selling. Usahakan cari microphone dengan kualitas terbaik agar suaramu terdengar mendominasi.
5. Mengajak transaksi di luar marketplace
Demi kenyamanan bertransaksi, terkadang kamu perlu melakukan diskusi lebih dengan calon pembeli diluar marketplace. Hal ini bisa disebabkan oleh permintaan konsumen sendiri, atau penawaran kerjasama yang datang.
Pelanggaran yang satu ini bisa terdeteksi ketika kamu menyebut kata-kata tertentu seperti 'chat', aplikasi 'WhatsApp', bahkan singkatan 'WA' sekalipun. Siaran langsung biasanya akan berakhir dengan sendirinya karena ditutup oleh pihak e-commerce.
Dari kelima sebab pelanggaran di atas, mana yang menurutmu terasa tidak adil? Setiap e-commerce tentu memiliki aturan dan alasannya sendiri dalam menetapkan syarat ketentuan. Tinggal kita cerdas menyesuaikan dan bijak menjalankan olshop. Semangat!
Baca Juga
-
'Dharma' dari Fanny Soegi, Lagu dengan Bahasa Sansekerta yang Maknanya Dalam
-
Tips Pilih Mukena Tarawih, Tampilan Cantik Tak Menjamin Kenyamanan
-
Terlalu Identik dengan Uang, Amal Jariyah Jadi Disepelekan
-
Nyoblos Jadi Mikir Lagi, Hak Suara Rakyat Miskin Dihargai Rp30.000 Demi Menang
-
Ramadhan Tahun Ini Mau Lebih Baik? Please, Jangan Wacana Doang!
Artikel Terkait
-
Perjalanan 10 Tahun Sociolla: Dari Ruko Kecil Hingga Menjadi Beauty Ecosystem Terkemuka di Indonesia
-
Prabowo Diminta Turun Tangan! Kapolri Terancam Dievaluasi Imbas Maraknya Pelanggaran Hukum Polisi
-
Jurus UMKM Tembus Pasar Internasional lewat Platform E-commerce
-
Putri Duterte Rodrigo Murka Usai Penangkapan Ayahnya oleh ICC
-
PBB: Israel Gunakan Kelaparan Sebagai Senjata di Gaza, Ini Pelanggaran Hukum!
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?