Mahasiswa adalah salah satu generasi muda yang memiliki tingkat kecerdasan yang luar biasa dan sedang masa peralihan menuju dunia kerja. Sebagai mahasiswa yang baik, mereka harus bisa menunjukkan perilaku dan kebiasaan yang produktif untuk mendukung tujuan mereka yang bervariasi dalam menjalani perkuliahan. Tapi masih ada kebiasaan buruk mahasiswa yang harusnya di era digital seperti sekarang yang mana tuntutan kerja dan persaingan kerja lebih ketat, mereka sudah harus meninggalkan itu.
Ini 3 kebiasaan buruk mahasiswa yang harusnya sekarang sudah harus ditinggalkan. Mari simak pembahasannya.
Suka copy paste
Copy dan paste dalam mengerjakan tugas kuliah dalam bentuk apa pun seperti makalah, quiz, esai dan lain sebagainya merupakan perbuatan tercela. Selain itu, perbuatan ini merupakan plagiasi karena mengambil karya tulisan milik orang lain. Sebenarnya aman-aman saja selama menyalin kalimat yang cukup krusial atau penting dari tokoh tertentu dan itu merupakan landasan teori. Tapi ada mahasiswa yang tidak menyertakan tanda kutipan untuk membuktikan itu milik karya orang lain.
Apalagi sekarang sudah ada bantuan dari AI yang serba bisa menjawab ketidaktahuan mahasiswa. Banyak mahasiswa yang malas untuk parafrase menggunakan bahasa mereka sendiri berdasarkan informasi dari AI atau dari artikel dan jurnal milik orang lain. Jika kamu adalah mahasiswa juga, lebih baik kebiasaan seperti ini jangan dipelihara karena itu bisa membuatmu tidak kreatif dan sulit berpikir kritis.
Mengerjakan tugas dengan sistem kebut semalam
SKS atau yang biasa dikenal dengan "sistem kebut semalam" adalah cara mahasiswa mengerjakan tugas kuliah di ujung deadline. Biasanya mereka dijuluki deadliners yang memang suka menggunakan cara seperti ini. Alasannya bisa bermacam-macam seperti karena waktunya panjang, jadi kelupaan. Ada juga karena fokus pada aktivitas di organisasi sehingga baru sempat mengerjakan di ujung tenggat waktu. Kebiasaan ini menunjukkan bahwa manajemen waktu yang buruk dalam mengelola aktivitas dalam sehari-hari. Jadi, sebaiknya tugas yang tenggat waktunya sudah jelas, itu buat timeline sehingga kita bisa mengerjakan secara berurut dan tidak buru-buru di ujung waktu.
Saat kuliah online, melakukan kamuflase
Maksud dari kamuflase di sini adalah saat kuliah menggunakan Zoom atau Google Meeting, mahasiswa ada yang suka menggunakan fitur virtual background yang memanfaatkan rekaman video selama ga lebih 10 detik untuk memperlihatkan seolah-olah memperhatikan dosen berbicara. Biasanya ini dilakukan oleh mahasiswa yang ingin rebahan karena tidak tertarik dengan mata kuliah tersebut atau sedang fokus pada aktivitas lain. Ini yang paling licik dan tidak layak untuk ditiru bagi mahasiswa baru terutamanya. Karena itu sama saja membohongi dosen yang sedang mengajar. Dampak negatif lainnya bagi mahasiswa itu sendiri adalah tidak memahami materinya sehingga kesulitan saat berhadapan dengan ujian nantinya.
Jadi, lebih baik fokus memperhatikan meski itu bukan mata kuliah yang disukai karena mahasiswa harus menghargai dan menghormati dosen. 3 kebiasaan ini adalah perbuatan tercela dan membuat kuliah tidak berkah. Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi teman-teman yang membaca.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
2 Tahun Prabowo-Gibran: Antara Janji Sejahtera dan Realitas Harga di Pasar
-
Dilema Kebijakan Pangan: Mengapa Diversifikasi Pangan Belum Jadi Kebiasaan?
-
Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!
-
Toxic Positivity di Tempat Kerja: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
Artikel Terkait
-
Mahasiswa SV IPB Sampaikan Pentingnya Konservasi Melalui Games Edukatif
-
6 Aktivitas yang Merusak Produktivitas di Pagi Hari
-
3 Alasan Freelance Writer Bisa Jadi Pekerjaan yang Cocok untuk Mahasiswa
-
6 Tips Menampilkan Slide Presentasi yang Disukai oleh Dosen, Mahasiswa Harus Coba!
-
7 Tips Mengubah Demotivasi Menjadi Motivasi pada Karyawan
Lifestyle
-
Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat
-
Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier
-
5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP
-
Anti-Kusam! Ini 5 Rekomendasi Skin Tint Lokal yang Bebas Oksidasi
-
Kurang Bersyukur Tidak Menjadi Jawaban atas Persoalan Kesehatan Mental
Terkini
-
Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam
-
Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi
-
Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini
-
Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari
-
Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru