Terkadang, demi menjalani hidup yang lebih baik kamu terpaksa harus pindah rumah. Entah disebabkan oleh perubahan ekonomi, faktor lingkungan, tuntutan kerja, hingga perkara status.
Di samping itu, mungkin ada di antara kamu yang seumur hidup tidak pernah sekalipun melakukan pindah rumah. Meski perkara sederhana, pindah rumah bukan sekadar memindahkan barang dari satu ke tempat lain, loh! Ada beberapa hal penting yang mesti kamu perhatikan.
1. Urutan dan susunan barang
Seperti sepele, tapi ini adalah skill dasar yang biasanya dimiliki jasa angkut pindahan. Susunan barang di truk mempengaruhi durasi pindahan, tenaga pengangkut, dan meminimalisir tingkat kerusakan pada barang karena ditumpuk-tumpuk.
Kamu pun penting menentukan prioritas, kira-kira mana barang yang perlu kamu dahulukan untuk dibawa. Mungkin berupa peralatan kebersihan, rice cooker, kasur, atau lemari. Jadi, selagi orang-orang mengangkut barang, kamu bisa mengisi waktu dengan membersihkan rumah baru sambil menata barang.
2. Jangan membawa barang yang tidak perlu
Karena merombak seisi rumah, terkadang kita menemukan barang-barang yang lama tak terpakai. Kamu perlu memisahkan barang mana saja yang sekiranya tak perlu dibawa. Jangan sampai kamu lelah memindahkan barang yang justru hanya membuang ruang di mobil angkutan.
Barang yang sudah tidak diperlukan bisa kamu jual di rongsokan atau diberikan ke kerabat dekat. Selain menghemat tempat, barang yang kamu pilih untuk dibawa pun jauh lebih produktif.
3. Anggaran dan biaya tak terduga
Memastikan biaya anggaran tentu perlu dilakukan. Namun, mempersiapkan biaya tak terduga juga keharusan. Biaya tak terduga bisa kamu gunakan untuk mengantisipasi jika bensin kendaraan kurang, jasa angkut barang yang melebihi rencana awal, hingga perbekalan perjalanan.
4. Cuaca dan akses jalan
Tak ada salahnya mengecek prakiraan cuaca sebelum memutuskan mengangkut barang pindahan. Jangan sampai kamu membawa barang elektronik ketika cuaca mulai mendung. Namun, ini bisa diantisipasi dengan mobil box.
Di sisi lain, usahakan kamu sempat menyurvei akses jalan sebelum memindahkan barang. Hal ini mengantisipasi jika saja ada sesuatu yang menghambat perjalananmu seperti kecelakaan, perbaikan jalan, hingga penutupan karena acara tertentu.
5. Perbekalan
Perbekalan bisa mencakup makanan, asupan air, hingga obat-obatan. Tak bisa dipungkiri, pindah rumah adalah aktivitas yang sangat menguras stamina. Jangan terlalu fokus mengangkut barang sampai lupa menjaga kesehatan.
Meski melelahkan, pindah rumah memang menjadi momen yang memiliki kesannya tersendiri. Pastikan tubuhmu cukup sehat dan memeriksa 5 hal di atas, ya. Semoga membantu!
Baca Juga
-
'Dharma' dari Fanny Soegi, Lagu dengan Bahasa Sansekerta yang Maknanya Dalam
-
Tips Pilih Mukena Tarawih, Tampilan Cantik Tak Menjamin Kenyamanan
-
Terlalu Identik dengan Uang, Amal Jariyah Jadi Disepelekan
-
Nyoblos Jadi Mikir Lagi, Hak Suara Rakyat Miskin Dihargai Rp30.000 Demi Menang
-
Ramadhan Tahun Ini Mau Lebih Baik? Please, Jangan Wacana Doang!
Artikel Terkait
-
Wakil Ketua Partai Berinisial RR Diduga Telantarkan Anak dan Istri: Berujung Sang Istri Jadi Pasien Rumah Sakit Jiwa
-
Profil NCT Dojaejung, Grup Idol yang Bertamu ke Rumah Raffi Ahmad
-
Curhat Lelah, Arya Saloka Disentil soal Putri Anne: Berasa Bujang Sampai Lupa Anak Istri
-
Tak Hanya Hemat, Ini 4 Keuntungan Memiliki Rumah Berukuran Kecil
Lifestyle
-
4 Cara Simpan Opor dan Rendang Tanpa Takut Basi, Sisa Lebaran Tetap Aman
-
5 Trik Jitu Jaga Kue Kering Lebaran Tetap Awet Renyah!
-
Mau Laptop Baru Saat Lebaran? Ini 5 Laptop Rp8 Jutaan Paling Worth It
-
Panduan Lengkap: Dari Keringkan Sampai Jadi Bubuk, Cara Mengolah Bunga Telang di Rumah
-
Bibir Kering dan Pecah-Pecah? Ini 4 Lip Serum Vitamin E yang Layak Dicoba
Terkini
-
Menggugat Salam Tempel Saat Lebaran: Kenapa Anak Kecil yang Sering Dapat?
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Novel Man Tiger, Misteri Pembunuhan Anwar Sadat dan Labirin Pengkhianatan
-
Tommy Shelby Kembali! Film Peaky Blinders: The Immortal Man Sajikan Fan Service yang Tajam
-
Bukan Tips Diet: Membedah Stigma dan Kebebasan dalam Novel Amalia Yunus