Perubahan kondisi dan suasana hati atau yang lebih populer dengan nama Mood Swing memang cukup populer terdengar dalam beberapa waktu ke belakang. Melansir dari situs Alodokter, kondisi yang dinamakan mood swing ini merupakan hal yang cukup normal apabila sesekali terjadi kepada seseorang.
Namun, apabila hal ini terjadi dengan jangka waktu yang cukup sering hingga dapat menganggu kehidupan orang tersebut, kemungkinan ada gangguan mental yang sedang diderita oleh orang tersebut.
Seseorang mengalami mood swing umumnya dapat dipicu oleh beberapa faktor yang bisa dari faktor eksternal maupun faktor internal. Kali ini kita akan membahas beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami mood swing.
1. Pola Tidur yang Kacau
Kualitas tidur seseorang ternyata juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab seseorang mengalami perubahan suasana hati atau mood swing. Umumnya otak memerlukan waktu tidur setidaknya 6-8 jam sehari untuk mengistirahatkan kerja otak.
Seseorang yang seringkali begadang sewaktu malam dapat meningkatkan kondisi mood swing dikarenakan terlalu memaksa kinerja otak di luar batas kemampuannya. Alhasil, orang tersebut lebih mudah mengalami kondisi perubahan suasana hati. Disarankan bagi kamu untuk menjaga pola tidur, khususnya di waktu malam hari.
2. Asupan Nutrisi dan Pola Makan
Mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan gula berlebih juga dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya mood swing pada seseorang. Melansir dari situs Halodoc, seseorang yang cenderung mengkonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan gula dapat menyebabkan perubahan suasana hati.
Hal tersebut disebabkan kandungan senyawa kimia dari makanan tersebut yang membuat produksi hormon dalam diri menjadi berubah-ubah.
BACA JUGA: 3 Tahap Penting dalam Beropini Cerdas, Tingkatkan Skill Komunikasimu!
3. Kurang Bergerak
Kondisi tubuh yang kurang bergerak atau dalam istilah kekiniannya ‘mager’ dapat menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami mood swing. Seseorang yang jarang bergerak dapat dimungkinkan mengurangi jumlah hormon endorphin yang dilepaskan. Hal ini dapat menggaggu tubuh karena rentan mengalami stress. Sebisa mungkin kamu sering-sering bergerak, lebih baik lagi jika kamu juga rutin berolahraga agar pelepasan hormon endorphin menjadi lebih stabil.
Nah, itulah beberapa hal yang dapat menjadi penyebab seseorang mengalami kondisi mood swing. Semoga bermanfaat.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Playful ke Elegan Look, Ini 4 Ide Outfit Feminin Kekinian ala Yuna ITZY
-
5 Cargo Pants Pria Kekinian yang Cocok untuk OOTD Casual hingga Streetwear
-
Shower Puff Sarang Bakteri? Intip Cara Memilih dan Rekomendasinya!
-
5 Toner AHA BHA untuk Atasi Jerawat dan Bruntusan, Kulit Jadi Lebih Mulus!
-
Turun Stasiun, Langsung Jalan-Jalan! 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Praktis di Purwakarta
Terkini
-
Mengatur Kembali Arah Hidup dari Buku Tiada Ojek di Paris
-
10 Film Dokumenter yang Tayang di Netflix Mei 2026, Didominasi Kisah Sepak Bola dan Olahraga
-
Membenahi Percaya Diri di Buku Mind Platter: Kenapa Kita Takut Bersinar?
-
Kindergarten For Divine Beasts: Manhwa Siluman Versi Bocil-bocil Kematian
-
Ironi Pelemahan Rupiah: Mengapa Masyarakat Desa Menanggung Beban Terberat?