Bau badan karena keringat sering kali membuat kita merasa tidak percaya diri. Salah satu solusi untuk mengatasi keringat dan bau badan berlebih adalah dengan memakai deodoran. Saat ini sudah banyak sekali jenis dan merek deodoran yang dijual di pasaran.
Menggunakan deodoran tidak sekadar dioleskan di ketiak. Meskipun terlihat sepele, pemakaian deodoran juga memerlukan trik dan cara khusus agar hasilnya maksimal sehingga kamu bisa terbebas dari bau badan. Dilansir dari Hello Sehat, berikut adalah 4 cara memakai deodoran yang benar.
1. Gunakan di malam hari
Umumnya, seseorang menggunakan deodoran pada pagi hari setelah mandi atau sebelum beraktivitas. Faktanya, cara ini kurang tepat. Deodoran justru lebih dianjurkan dipakai pada malam hari. Mengapa demikian?
Produksi keringat yang cenderung lebih banyak pada siang hari diyakini membuat khasiat deodoran menjadi tidak efektif.
Sebaliknya, pada malam hari, seseorang tidak banyak melakukan aktivitas fisik sehingga saluran keringat lebih bersih dan deodoran dapat terserap masuk ke dalam kelenjar keringat secara maksimal.
2. Gunakan saat kulit kering
Berbeda dengan lotion, deodoran lebih dianjurkan saat kulit ketiak dalam keadaan benar-benar kering. Namun, selama ini beberapa orang menggunakan deodoran setelah mandi, di mana kulit masih dalam keadaan lembap.
Deodoran yang tercampur dengan air akan membentuk suatu substansi yang bisa menyebabkan iritasi pada kulit ketiak. Oleh karena itu, supaya deodoran bisa bekerja secara maksimal, tunggu saat kulit benar-benar kering.
3. Cek komposisi
Saat ini, banyak sekali jenis dan merek deodoran yang bisa ditemui. Mulai dari yang wangi hingga memutihkan, masing-masing varian memiliki keunggulannya masing-masing. Namun, kamu harus jeli karena ada beberapa bahan kimia dalam deodoran yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
Jika salah pilih deodoran, dikhawatirkan kulit ketiak akan mengalami gatal, kemerahan, hingga menghitam. Jika kamu memiliki kulit yang sensitif, hal ini tidak boleh dianggap sepele.
Beberapa bahan kimia yang dapat memicu alergi atau iritasi pada kulit yang sensitif antara lain lanolin, paraben, propylene glycol, atau pewangi yang berasal dari minyak esensial.
4. Hindari aroma wangi menyengat pada deodoran
Seseorang cenderung lebih menyukai deodoran dengan aroma harum karena diyakini bisa ampuh mengusir bau badan. Padahal, parfum atau wewangian yang ada pada deodoran juga dapat menimbulkan iritasi pada kulit ketiak, khususnya bagi kamu yang memiliki kulit sensitif.
Apabila seseorang dengan kulit sensitif menggunakan produk dengan parfum atau wewangian yang terlalu kuat, kulit akan berisiko mengalami iritasi atau alergi tertentu. Oleh karena itu, sebaiknya pilih deodoran tanpa parfum yang terlalu menyengat.
Itulah 4 cara menggunakan dan memilih deodoran yang tepat. Sebagai salah satu hal yang wajib digunakan setiap hari, tidak ada salahnya untuk lebih berhati-hati dalam memilih dan menggunakan produk deodoran.
Baca Juga
-
Generasi Tanpa Ruang Tumbuh: Tekanan Sistem yang Memaksa Anak Muda Berlari
-
Ulasan To the Moon: Mimpi Naik Kelas di Tengah Kerasnya Dunia Kerja
-
Dilema Memilih Jurusan Kuliah: Saat Minat Kalah oleh Prospek Kerja
-
Politik Simbol di Balik Klaim DNA India Prabowo, Narasi Baru Diplomasi?
-
Fenomena 'Asbun Gen Alpha': Membaca Ulang Batas Keluguan dan Etika Bertutur
Artikel Terkait
-
Tips Bagi Penderita Autoimun dalam Mengatasi Masalah Kulit dari Lapisan Terdalam
-
7 Manfaat Glycolic Acid untuk Kecantikan, Bisa Memutihkan Kulit hingga Bikin Awet Muda
-
5 Kesalahan Mencuci Muka yang Bikin Kulit Gagal Glowing, Pernah Lakukan?
-
Bukan Panu, Inilah 6 Penyebab Munculnya Bercak Coklat pada Kulit
-
5 Fakta di Balik Mitos Tentang Pemutih Kulit, Mahal Belum Tentu Bagus!
Lifestyle
-
Cuaca Makin Terik! Lakukan 5 Langkah Ini Agar Kulit Tak Cepat Kusam dan Menua
-
Mudah Dipakai Pemula! 5 Liquid Eyeliner untuk Hasil Garis Tajam dan Presisi
-
Anti Kusam dan Keriput: 5 Facial Wash Melembapkan untuk Usia 40-an
-
5 Rekomendasi HP OPPO 5G 2026, Spek Gahar Harga Masih Masuk Akal
-
5 Parfum Lokal untuk Remaja yang Harganya Ramah di Kantong
Terkini
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa
-
Wonderwall, Oasis, dan Mimpi Inggris Menjuarai Piala Dunia 2026
-
Urban Eco Journey: Cara Seru Trash Ranger Rayakan Ulang Tahun Sambil Menyelamatkan Bumi
-
Kereta Api Bukan Dapur Berjalan! Alasan Logis Mengapa Stopkontak KAI Haram untuk Rice Cooker
-
Stop Monetizing Your Hobby: Mengapa Hidup Tidak Selalu Tentang Produktivitas