Kutu beras termasuk salah satu jenis hama dari golongan serangga. Seperti namanya, jenis kutu yang satu ini seringkali hidup dan berkembang biak pada beras yang tidak disimpan dengan baik. Meski tidak bersifat toksik, kutu tersebut akan menurunkan kualitas dari beras yang biasa Anda konsumsi, terutama dari segi rasa, kandungan zat gizi, serta bentuk dan teksturnya.
Lantas, bagaimana cara menghilangkan kutu beras ini? Berikut tujuh diantaranya.
1. Menjemur Beras
Suhu panas dari sinar matahari dapat membantu mengusir kutu dari beras. Untuk melakukannya, Anda perlu menempatkan beras pada wadah yang lebar, lalu jemur di bawah sinar matahari selama beberapa jam. Jika kutu telah hilang sepenuhnya, Anda bisa kembali menyimpannya pada wadah bersih dan tertutup rapat.
BACA JUGA: Bed Down di Hotel Bisa Kena Denda, Apa Itu dan Bagaimana Menghindarinya?
2. Menggunakan Daun Salam
Daun salam memiliki aroma yang khas dan mencolok. Jika Anda menambahkan beberapa helai daun salam di dalam beras, maka kutu tidak akan berani mendekatinya.
3. Menaburkan Cengkeh
Sama halnya dengan daun salam, aroma khas dan menyengat dari rempah yang satu ini, akan mengusir kutu dari beras. Caranya, ambil satu sendok makan cengkeh utuh, lalu taburkan di sekitar tempat penyimpanan beras.
4. Menggunakan Bawang Putih dan Jahe
Kedua jenis rempah yang satu ini juga terbukti efektif untuk mengusir hama kutu yang merusak beras. Namun, bawang putih dan jahe berpotensi mengubah rasa pada beras yang akan dikonsumsi. Oleh karena itu Anda hanya perlu menggunakan secukupnya saja.
5. Menambahkan Daun Jeruk
Satu lagi jenis daun yang bisa mengusir hama kutu dari beras Anda, yakni daun jeruk. Pasalnya, Aroma wangi yang menyengat pada daun jeruk sangat tidak disukai oleh kutu.
BACA JUGA:Ingin Jualan Lewat Tiktok? Simak 5 Tips ini Biar Cuan
6. Simpan Beras di Kulkas
Daerah yang lembap menjadi habitat alami dari serangga kutu. Sebaliknya, area yang kering dan dingin menjadi tempat yang paling dijauhi oleh kutu. Maka, Anda dapat menggunakan kulkas sebagai tempat penyimpanan beras. Sebelum itu pastikan Anda menempatkan beras pada wadah lain terlebih dahulu agar beras tidak berserakan di dalam kulkas.
7. Bilas dengan Air Panas
Ketika Anda ingin memasak beras yang sudah terlanjur berkutu, cobalah untuk membilasnya dengan air panas terlebih dahulu. Nantinya kutu-kutu tersebut akan mati dan mengapung ke permukaan air. Buang kutu yang telah mati tersebut, dan beras siap di masak.
Itulah tadi pembahasan tentang tujuh cara mudah menghilangkan kutu pada beras. Untuk mencegah paparan kutu pada beras, Anda perlu menempatkannya pada wadah yang tertutup rapat. Selain itu, pastikan pula kebersihan wadah yang akan digunakan dan jauhi beras dari bahan makanan lain yang berpotensi menularkan kutu. Sebagian isi artikel ini melansir dari laman sfa.gov.sg dan Hellosehat.com, semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
6 Penyebab Mata Kaki Bengkak, Mulai dari Cedera hingga Penyakit Ginjal
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
Artikel Terkait
-
Surat Ayat Kursi dan Terjemahannya, Lengkap dengan Cara Mengamalkan Doa
-
Doa Mandi Junub Laki-laki Sebelum Sholat Jumat Lengkap dengan Tata Cara Sesuai Sunnah
-
Dunia Terancam Kelaparan, Produsen Beras Nomor 1 India Stop Ekspor
-
Niat Sholat Jumat Imam dan Makmum Lengkap dengan Tata Caranya
-
300 Ribu Ton Beras Impor Banjiri Pasar RI, Jutaan Ton Menunggu Dikirim
Lifestyle
-
4 Rekomendasi Sheet Mask Witch Hazel untuk Atasi Pori-Pori Besar dan Jerawat
-
4 Low pH Cleanser Panthenol Rp30 Ribuan, Perkuat Skin Barrier Kulit Kering
-
4 Clay Mask Centella untuk Pori Bersih Tanpa Bikin Kulit Kering
-
5 Cushion Lokal dengan Niacinamide: Cerah dan Flawless Seharian
-
MacBook Air M4 13 Inci: Laptop Tipis dengan Tenaga yang Tak Terduga
Terkini
-
Ulasan Novel Beauty Case, Membedah Obsesi Standar Kecantikan bagi Perempuan
-
Di Balik Centang Biru: Kecemasan Baru dalam Komunikasi
-
Review Film Monster: Refleksi Diri tentang Prasangka Kita pada Orang Lain
-
Tragedi Hutan Gambut dan Ilusi Pemulihan yang Kita Percaya
-
Potret Hidup yang Perih dan Berisik dalam Novel Jakarta Selintas Aram