Orang tua memang merupakan sosok yang telah banyak berkontribusi dalam kehidupan kita, apalagi pasangan. Namun ketika telah menikah dan membentuk keluarga sendiri ada baiknya untuk menjaga jarak dengan orang tua sendiri atau mertua. Hal ini untuk membentuk batas serta menghindari konflik rumah tangga yang dipicu oleh orang tua dari pihak suami maupun istri.
Melansir dari Parentalk.id, Rabu (6/9/2023) bahwa terdapat 3 alasan yang membuat menantu harus menjaga jarak dengan orang tua. Hal ini bukan berarti menjauhi atau berprasangka buruk dengan orang tua sendiri atau mertua ya. Yuk, simak 3 alasan mengapa harus menjaga jarak dengan mertua.
1. Mempertahankan Hak untuk Mengatur Keluarga
Hal ini untuk menghindari anggapan bahwa aturan di keluarga kita akan sama dengan aturan yang diberlakukan mertua. Padahal ketika memutuskan untuk menikah maka suami dan istri memiliki hak untuk mengatur keluarga.
Bagaimana nilai-nilai keluarga akan disepakati setelah belajar dari pengalaman keluarga msaing-masing. Jika mertua terlalu masuk dalam kehidupan keluarga kalian hingga melakukan intervensi tentu saja akan memicu konflik bukan?
2. Menghindari Kesalahpahaman
Salah paham bisa terjadi kapan saja. Bahkan untuk masalah sepele hingga masalah besar. Padahal setiap orang memiliki cara untu hidup masing masing. Hal ini seperti tiap orang yang punya kebiasaan membersihkan rumah atau memasak yang berbeda. Tentu saja setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk menjalankan rumah tangganya bukan?
BACA JUGA: 5 Benda Seks yang Tingkatkan Kepuasan Seksual saat Bercinta
3. Bebas Mengasuh Anak
Urusan anak merupakan hal yang sensitif. Pada umumnya kakek dan nenek akan sangat menyayangi cucunya. Cara pengasuhan yang tidak sesuai dengan kehendak atau pandangan mertua akan membuat kita dianggap tidak mampu mengurus anak. Sehingga keterlibatan mertua dalam pengasuhan sebaiknya tidak terlalu dalam. Bahkan jika diperlukan hal ini perlu dibicarakan dengan pasangan dan mertua.
Memang menerapkan batasan dengan mertua bukan berarti membuat jarak agar jauh atau memusuhi mertua. Tentu saja kita harus tetap sopan, beradab, dan menyayangi mertua seperti halnya orang tua kita sendiri. Mertua kita juga adalah orang yang berjasa telah mendidik pasangan kita hingga tumbuh menjadi sosok yang baik. Namun, kita harus tetap menghindari konflik dengan mencegah mertua mengintervensi rumah tangga kita bukan? Agar diri sendiri dan pasangan dapat berkembang dan belajar bersama.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rilis Teaser Perdana, Drama Korea 'Crushology 101' Siap Tayang April 2025
-
Jadi Comeback Seo Kang Joon, Drama Undercover High School Raih Popularitas
-
Rating Merosost, Gong Hyo Jin Ungkap Pemikiran Ending When the Stars Gossip
-
Tayang April, Kim Hye Ja dapat Hadiah dari Surga di Drama Korea 'Heavenly Ever After'
-
Sidang Usai, Yoo Ah In Comeback Lewat Film 'The Match' dengan Lee Byung Hun
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Rajanya HP Murah? HP Oppo Rp1,6 Juta Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz
-
Bye Keriput! 5 Body Wash Kolagen untuk Kulit Lebih Kencang
-
4 Inspirasi Sporty Look ala Park Min Young, Tetap Chic saat Berkeringat!
-
Nggak Perlu Insecure Lagi, 5 Foot Spray Ini Ampuh Usir Bau Kaki Membandel
-
4 Pelembab Anti-Aging Berukuran Besar 100 ML, Solusi Hemat Wajah Awet Muda!
Terkini
-
Kuota Hangus: Kita Beli, tapi Nggak Pernah Punya
-
Impian Banyak Pria, Harley-Davidson Pamerkan CVO Road Glide RR Paling Mahal
-
Novel Ikhlas Penuh Luka: Kisah Dua Hati yang Sama-Sama Saling Menyembuhkan
-
Dunia Sindhunata dalam Mata Air Bulan: Sebuah Perjumpaan Iman dan Budaya
-
Mr. & Mrs. Egois: Saling Mencintai, Tapi Kenapa Harus Saling Menyakiti?