Di dalam sebuah pernikahan, selain bermodalkan cinta, keduanya juga butuh pemahaman yang baik satu sama lain. Karena kurangnya pemahaman ini bisa menyebabkan kamu dan pasangan mengabaikan hal-hal penting yang nyatanya penting untuk kelanggengan pernikahan.
Nah berikut ini 6 hal yang sering diabaikan dalam pernikahan yang wajib kamu hindari.
1. Tidak memiliki visi misi yang sama
Menikah itu butuh visi misi yang sama yang akan menyatukan kedua pasangan. Dilansir dari Marriagemissions, membuat visi misi pernikahan akan membantu kita agar fokus pada tujuan utama dari pernikahan itu sendiri. Sebelum mengucapkan ijab-qabul, ada baiknya kamu dan pasangan saling menyamakan visi-misi terlebih dahulu.
Apa sih yang menjadi prioritas utama dan tujuan dalam pernikahanmu nanti? Ibarat sebuah bahtera, kalian akan mengarungi lautan kehidupan bersama. Tentu saja ada tempat yang ingin kamu tuju bersama pasangan. Jangan sampai tidak punya destinasi atau malah punya tujuan yang berbeda, ya.
BACA JUGA: 3 Digital Skill yang Buat Kamu Kerja Remote, Hasilkan Cuan dari Mana Saja!
2. Melupakan hak dan kewajiban
Di dalam pernikahan, baik istri maupun suami memiliki hak dan kewajibannya masing-masing. Kadangkala ada pihak yang lalai dan melupakan hak dan kewajiban pada pasangannya. Padahal rumah tangga adalah kerja sama tim yang menuntut adanya sumbangsih dari keduanya berupa hak dan kewajiban tadi.
Misalnya hak istri barupa nafkah lahir batin adalah bentuk kewajiban yang harus ditunaikan oleh suami. Begitupun suami yang memiliki hak mendapatkan pelayanan yang baik merupakan kewajiban dari istri. Maka penting untuk mendiskusikan ranah masing-masing agar bisa saling melengkapi sebagai pasangan suami-istri.
3. Menuntut hak tapi tidak melaksanakan kewajibannya
Meskipun masing-masing mengetahui hak dan kewajiban, tapi ada kalanya seseorang menuntut haknya terlebih dahulu namun belum menunaikan kewajiban. Betapa banyak pertengkaran yang terjadi karena suami dan istri saling menuntut.
Si istri merasa tidak dipenuhi haknya, padahal ia lupa barangkali ia belum menunaikan kewajibannya sehingga suaminya berbuat demikian. Begitupun sebaliknya. Hal seperti ini perlu dibicarakan baik-baik agar konflik bisa terhindarkan.
4. Tidak mengenali psikologi pasangan
Hal ini juga kadang diabaikan oleh pasangan suami-istri. Selalu ingin dipahami namun enggan untuk memahami pasangannya. Misalnya istri ingin suaminya terbuka dan mencurahkan perasaan padanya, sebagaimana ia suka curhat dan didengarkan oleh pasangan. Tapi ternyata, suami adalah tipikal laki-laki yang cenderung diam dengan masalahnya hingga ia menemukan solusi.
Seringkali laki-laki dan perempuan memiliki sifat yang cenderung bertolak belakang. Maka penting adanya kamu memperlakukan pasangan sebagaimana ia ingin diperlakukan ya.
BACA JUGA: 4 Tips Mencegah Anak Kecanduan Game, Tetapkan Batasan Waktu!
5. Mengutamakan ego
Menikah adalah menyatukan dua kepribadian yang memiliki latar belakang yang berbeda. Hal itu tak jarang akan membuat kamu dan pasangan akan memiliki pandangan yang berbeda pula. Tak jarang, masing-masing saling mengutamakan egonya sendiri sehingga pertengkaran tak terelakkan.
Maka ketika hal itu terjadi, jangan ragu untuk saling menurunkan ego agar menemukan titik tengah dalam menghadapi suatu masalah.
6. Ekspektasi terlalu tinggi
Di dalam pernikahan, terkadang banyak orang yang menaruh ekspektasi terlalu tinggi pada pasangannya. Lalu seiring berjalannya waktu,ada banyak kekurangan yang kamu temukan dalam diri pasangan. Agar tidak kecewa, mari turunkan ekspektasi terlebih dahulu. Sebagaimana kamu yang merupakan manusia biasa yang tidak luput dari banyaknya kekurangan, begitu pun pasanganmu.
Itulah 6 hal penting yang sering diabaikan dalam pernikahan. Yuk hindari agar konflik dalam rumah tangga bisa berkurang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Buku Ya Tuhan, Desain Grafis, Deadline, Doa: Curhat Absurd Pekerja Kreatif
-
Refleksi Idul Adha dalam Pendidikan Anak di Buku Kiat Menjadi Guru Keluarga
-
Dear You: Antara Cinta, Patah hati, dan Kisah yang Tak Pernah Usai
-
Keyakinan yang Mengubah Realitas dalam Buku Spontaneus Healing of Belief
-
Productivity Hack: 80 Inspirasi untuk Mendongkrak Produktivitas Pribadi
Artikel Terkait
-
KPU akan Kasih Tambahan Waktu kepada Capres-cawapres untuk Revisi Visi dan Misi
-
Royal Wedding Brunei Darussalam, Ini 5 Fakta Tentang Pernikahan Prince Mateen dan Kekasihnya Anisha Rosnah
-
Ketua KPU Ingatkan Para Caleg Harus Punya Visi-Misi Sesuai RPJPN dan RPJMN
-
5 Fakta dan Mitos Seputar Kesuburan yang Perlu Anda Ketahui
-
5 Hal yang Terjadi Pada Tubuh saat Keracunan Sianida, Ada pada Wayan Mirna?
Lifestyle
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
5 Moisturizer untuk Base Makeup, Bikin Riasan Lebih Nempel dan Flawless
-
Definisi Wangi Tanpa Ribet: 5 Parfum Balm Ringkas yang Antibocor
-
4 Pilihan Cushion Mini, Solusi Praktis Touch-Up di Mana Saja
-
Cuaca Panas? 5 Face Mist untuk Cegah Kulit Kering dan Breakout
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu
-
Ulasan Law and The City: Drama Hukum dengan Nuansa Healing yang Hangat