Anjing merupakan salah satu hewan yang cukup lazim dipelihara oleh manusia sejak ratusan atau bahkan ribuan tahun lalu. Anjing dipelihara untuk berbagai macam keperluan, mulai dari penjaga rumah atau lahan, anjing pemburu, hewan perlombaan dan juga sebagai teman manusia.
Salah satu jenis anjing yang cukup lazim dipelihara oleh manusia adalah ras anjing Doberman. Anjing yang memiliki perawakan tinggi, kekar namun ramping ini sudah cukup lama dipelihara sebagai manusia guna keperluan penjagaan atau berburu. Selain itu, anjing yang cukup identik dengan negara Jerman ini juga memiliki beberapa fakta unik yang menarik untuk disimak. Berikut 3 fakta unik dari anjing Doberman.
1. Merupakan Anjing Ras Campuran
Pembiakan anjing Doberman sejatinya masih belum diketahui secara pasti asal usulnya. Menurut artikel yang diterbitkan oleh “The American Kennel Club”, anjing Doberman merupakan jenis anjing dari ras campuran.
Anjing yang memiliki berat badan antara 40-50 kg ini diyakini merupakan hasil kawin silang dari beberapa jenis anjing lainnya seperti Pinscher, Weimaraner, Beauceron dan beberapa ras anjing yang umum ditemui di Eropa pada tahun 1800-an. Bahkan, anjing jenis Doberman juga diyakini memiliki campuran ras dari anjing Greyhound dan Great Dane karena perawakannya yang cukup kekar.
2. Nama Doberman Diambil Dari Pembiaknya Pertama Kali
Nama Doberman sendiri sejatinya merupakan nama seorang ahli keuangan dan pemungut pajak bernama Louis Doberman. Melansir dari laman “American Kennel Club (AKC)”, Louis Doberman yang merupakan warga negara Jerman mengawinkan silang beberapa jenis anjing guna kepentingan penjagaan di tahun 1890-an.
Hal ini dikarenakan tingkat kriminalitas saat itu juga cenderung tinggi sehingga memiliki anjing penjaga merupakan hal yang cukup lazim dimiliki oleh orang-orang kala itu.
Menurut beberapa sumber, Louis Doberman menginginkan anjing yang kuat, mengintimidasi namun juga elegan. Maka dari itu, dia menyilangkan beberapa jenis anjing hingga menghasilkan anjing Doberman yang terlihat seperti sekarang ini.
3. Pernah Digunakan saat Perang Dunia II
Ketangguhan anjing Doberman ternyata tidak sebatas untuk anjing penjaga saja. melansir dari situs halodoc.com, anjing Doberman pernah diturunkan dalam perang dunia ke-2 baik oleh pihak sekutu maupun pihak sentral.
Anjing ini digunakan sebagai anjing pelacak, pembawa amunisi dan juga sebagai anjing penjaga markas atau barak tentara. Bahkan, beberapa sumber juga menyatakan anjing ini juga dapat dilatih sebagai anjing penyerang lawan.
Nah, itulah beberapa fakta menarik dari anjing Doberman. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Dirumorkan ke Liga Indonesia, Karier Ragnar Oratmangoen Diprediksi Menurun?
-
Timnas U-17 Lakoni Uji Coba Lawan Cina, Siapa Pantas Jadi Pelatih?
-
Eksodus Pemain Diaspora ke Liga Indonesia, Pengamat Ini Beri Kritik Tajam!
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Gabung Persija Jakarta, Mauro Zijlstra Berpeluang Main di AFF Cup 2026!
Artikel Terkait
-
5 Gaya Hidup yang Bisa Bikin Mr P Loyo, Jangan-Jangan Sering Kamu Lakukan!
-
Bertubuh Mungil dan Kekar, 5 Fakta Anjing Peking yang Harus Kamu Tahu
-
Bintangi A Good Day to Be a Dog, Cha Eun Woo Ungkap Pengalaman Cium Anjing
-
Tidak Hanya Sebatas Hobi, Ini 3 Manfaat Kesehatan dari Olahraga Berkuda
-
Kasus Anjing Bogel Tak Rabies, LBH PSI: Jika Ada Keraguan, Terdakwa Harus Dibebaskan
Lifestyle
-
Harga Terjun Bebas! 5 Flagship Ini Makin Masuk Akal Dibeli
-
4 Serum Anti-Aging Tanpa Pewangi dan Alkohol yang Gentle untuk Kulit Sensitif
-
4 Daily Mask Korea Panthenol, Rahasia Skin Barrier Sehat Setiap Hari
-
Tetap Sehat dan Stylish, 5 Pilihan Smartband Under Rp500 Ribu Cocok untuk Anak Muda Gaul!
-
On Point! 4 Inspirasi Street Style ala Juhoon CORTIS buat Daily OOTD-mu
Terkini
-
Mengenal Legenda Putri Mandalika di Balik Tradisi Bau Nyale 2026 di Lombok Tengah
-
Membaca Lebih Putih Dariku: Perjuangan Identitas di Tengah Rasisme
-
Bikin Tensi Naik! Ini 5 Biang Kerok Anime Hobinya Nge-Prank Teman Sendiri
-
Boneka Bernyawa di Jendela Kamar 147
-
Novel Di Tanah Lada: Ketika Kepolosan Anak Bertemu Dunia yang Kejam