Xiaomi kembali membuat gebrakan di industri otomotif listrik melalui Xiaomi SU7 Ultra. Mobil ini berhasil mencetak rekor luar biasa di sirkuit legendaris Nürburgring Nordschleife dengan waktu 6 menit 46,874 detik, memecahkan rekor yang telah bertahan selama tujuh tahun.
Pencapaian ini menjadi bukti keseriusan Xiaomi dalam mengembangkan kendaraan listrik berperforma tinggi, sekaligus menunjukkan kemampuan teknologi yang mereka miliki di luar bisnis smartphone.
Selama ini, Xiaomi dikenal sebagai raksasa teknologi di dunia smartphone dan perangkat pintar. Namun, melalui SU7 Ultra, perusahaan ini menunjukkan bahwa ambisinya jauh melampaui itu.
Mobil ini bukan sekadar kendaraan listrik biasa. Ia adalah simbol transformasi Xiaomi menuju industri otomotif masa depan, dengan fokus pada performa, inovasi, dan teknologi tinggi.
Lintasan Nürburgring Nordschleife di Jerman dikenal sebagai salah satu trek paling menantang di dunia. Banyak produsen mobil menggunakan sirkuit ini untuk menguji performa terbaik mereka.
Di sinilah Xiaomi SU7 Ultra mencetak sejarah. Dengan waktu 6:46.874, mobil ini berhasil mengungguli rekor sebelumnya yang telah bertahan selama bertahun-tahun.
Pencapaian ini menempatkan Xiaomi langsung di peta persaingan mobil listrik performa tinggi, bersaing dengan nama-nama besar di industri otomotif global.
Kecepatan bukanlah kebetulan. Mobil listrik Xiaomi SU7 Ultra dirancang dengan fokus pada aerodinamika ekstrem untuk stabilitas di kecepatan tinggi, tenaga listrik besar yang menghasilkan akselerasi brutal, dan teknologi canggih untuk kontrol dan efisiensi di lintasan.
Semua ini menjadikannya bukan hanya cepat di atas kertas, tetapi juga terbukti di dunia nyata.
Meski masih berstatus prototype, SU7 Ultra menunjukkan arah masa depan kendaraan Xiaomi. Ini bukan sekadar eksperimen, melainkan fondasi dari lini mobil listrik premium yang akan mereka kembangkan.
Xiaomi ingin membangun ekosistem yang menghubungkan mobil dengan perangkat pintar lainnya, mulai dari smartphone hingga smart home.
Untuk Xiaomi SU7 secara umum, harga awal di China berada di kisaran RMB 219.900. Jika dikonversikan ke rupiah (± Rp2.200 per RMB), maka harganya sekitar Rp483 jutaan.
Namun, untuk versi Ultra Prototype, kemungkinan besar akan jauh lebih mahal jika diproduksi massal, karena membawa teknologi performa tinggi dan eksklusif.
Xiaomi SU7 Ultra bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang pernyataan besar, bahwa Xiaomi siap bersaing di industri otomotif global.
Dengan rekor yang mengesankan dan teknologi mutakhir, mobil ini membuka babak baru bagi Xiaomi: dari produsen gadget menjadi pemain serius di dunia kendaraan listrik.
Baca Juga
-
Saat Kebenaran Dikalahkan Artikulasi: Luka Nalar dalam LCC 4 Pilar MPR RI
-
6 Alasan Mengapa Kamu Suka Menggoyangkan Kaki Saat Duduk, Ada Hubungannya dengan Kepribadian?
-
Buku Untukmu yang Mudah Rapuh: Kerapuhan Adalah Pintu Menuju Pemulihan
-
Tecno Camon Slim 5G Segera Rilis: HP Super Tipis Pakai Baterai Jumbo, Inovasi Baru di Kelas Menengah
-
Liburan Seru di Roxy Square Jember: dari Rumah ke Kidz Creative Playground
Artikel Terkait
-
Daftar Harga Mobil Listrik Termurah di Pasaran: Ini Merek yang Paling Gacor
-
Daftar Harga Mobil Listrik Vinfast, City Car Rp150 Jutaan hingga SUV Mewah Miliaran
-
Huawei dan Chery Rilis Mobil Listrik Mewah Luxeed Edisi 2026, Jarak Tempuh 1.250 Km
-
Harga Bensin Tembus Rp 31 Ribu Per Liter Warga Eropa Ramai Berburu Mobil Listrik Bekas
-
5 Mobil Listrik dengan Pajak Termurah: Jadi Investasi Jangka Panjang
Lifestyle
-
Admin Brand Gathering 2026: Kolaborasi UMKM di Dufan Jadi Energi Baru Industri Kreatif
-
4 Eye Patch Peptide, Solusi Praktis untuk Mata Awet Muda Bebas Bengkak!
-
Modis Kapan Saja dengan Intip 4 Ide Daily OOTD ala Yujin IVE yang Cozy Ini!
-
5 Rekomendasi Smartwatch 2 Jutaan, Cocok untuk Segala Aktivitas
-
Bye PIH! 4 Tinted Sunscreen Rp30 Ribuan untuk Wajah Flawless Anti Dempul
Terkini
-
Film Sebagai Kritik Sosial: Membaca Patriarki di Perempuan Berkalung Sorban
-
Layak Tonton atau Hanya Eksploitasi Mitos? Kupas Tuntas Film Horor Tumbal Proyek
-
Sinopsis The Author I Admired Was Not Human, Drama Terbaru Hiyori Sakurada
-
Intens dan Adiktif! Intip Highlight Medley Full Album Taeyong NCT 'WYLD'
-
Bukan Sekadar Kisah Sedih: Mengapa Novel Lee Kkoch-nim Ini Justru Terasa Sangat Menghangatkan?