Di pasar kelas menengah, kini Samsung meluncurkan Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G. Kedua perangkat ini hadir bukan sekadar pembaruan generasi, tetapi membawa pendekatan baru dengan menghadirkan fitur ala flagship namun dengan harga yang lebih terjangkau.
Langkah ini menunjukkan strategi Samsung untuk memperluas akses teknologi premium, terutama kecerdasan buatan (AI), ke lebih banyak pengguna.
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G sama-sama dibekali layar 6,7 inci dengan panel Super AMOLED dan refresh rate hingga 120Hz. Kombinasi ini menghadirkan tampilan yang tajam, responsif, dan nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari scrolling media sosial hingga bermain game.
Keduanya juga dilengkapi fitur Vision Booster yang membantu visibilitas layar tetap optimal di bawah sinar matahari. Dari segi desain, Galaxy A57 tampil lebih premium dengan bodi lebih ramping dan material yang lebih solid, sementara A37 tetap mempertahankan desain sederhana namun fungsional.
Selain itu, kedua perangkat ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP68, yang berarti tahan terhadap air dan debu, fitur yang sebelumnya jarang ditemukan di kelas menengah.
Performa menjadi salah satu peningkatan utama. Galaxy A57 5G ditenagai chipset Exynos 1680, sementara Galaxy A37 5G menggunakan Exynos 1480 yang juga sudah terbukti andal.
Namun, yang paling menonjol adalah kehadiran fitur AI. Samsung menghadirkan berbagai kemampuan cerdas seperti pengeditan foto otomatis (Object Eraser), transkripsi suara, hingga fitur pencarian visual seperti Circle to Search.
Teknologi ini sebelumnya hanya tersedia di perangkat flagship, tetapi kini mulai dibawa ke lini Galaxy A. Hal ini membuat pengalaman pengguna menjadi lebih praktis dan efisien dalam aktivitas sehari-hari.
Di sektor kamera, kedua perangkat sama-sama mengusung kamera utama 50MP yang sudah dilengkapi OIS untuk hasil foto lebih stabil.
Galaxy A57 menawarkan keunggulan lebih pada kamera ultrawide yang lebih tinggi resolusinya, sehingga memberikan hasil foto lanskap yang lebih detail. Sementara itu, Galaxy A37 tetap kompetitif dengan konfigurasi kamera lengkap untuk kebutuhan harian, termasuk makro dan kamera depan 12MP.
Fitur Nightography dan pemrosesan berbasis AI juga meningkatkan kualitas foto di kondisi minim cahaya.
Baik Galaxy A57 5G maupun Galaxy A37 5G sama-sama dibekali baterai 5.000 mAh dengan dukungan fast charging 45W, cukup untuk penggunaan seharian penuh.
Yang membuatnya semakin menarik adalah dukungan software. Samsung menjanjikan hingga 6 tahun pembaruan sistem operasi dan keamanan, sebuah komitmen yang bahkan jarang ditemukan di banyak smartphone kelas menengah.
Dengan sistem operasi terbaru berbasis Android 16 dan One UI 8.5, pengguna juga mendapatkan pengalaman yang lebih modern dan aman.
Dari sisi harga, Galaxy A57 5G diperkirakan berada di kisaran Rp7,5 juta hingga Rp8,9 jutaan, sementara Galaxy A37 5G akan lebih terjangkau, mulai dari sekitar Rp5 jutaan hingga Rp6 jutaan.
Dengan rentang harga tersebut, Samsung jelas menargetkan pengguna yang menginginkan performa tinggi dan fitur canggih tanpa harus membeli smartphone flagship.
Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G menjadi bukti bahwa batas antara smartphone kelas menengah dan flagship semakin tipis. Dengan kombinasi layar berkualitas tinggi, fitur AI canggih, kamera mumpuni, serta dukungan software panjang, keduanya menawarkan nilai yang sangat kompetitif.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pupuk Kompos Desa Les dan Peran Nyoman Nadiana dalam Menjaga Lingkungan
-
OPPO Reno16 Pro 5G Hadir dengan Dimensity 8550 SUPER, Seberapa Menarik?
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati
-
Jutaan Buku Dihancurkan, AI Bertambah Pintar: Haruskah Kita Merayakannya?
-
Merdeka Bukan Sekadar Bebas: Menyelami Makna Kemerdekaan Lewat Novel Karya Putu Wijaya
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Etika Pakai Smart Glasses di Ruang Publik, Ini Kata Komdigi
-
Bocoran HP Agustus 2026: Ada yang Punya Kamera Robot
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Bye Kulit Kering! 4 Hydrogel Mask Korea Panthenol Kunci Skin Barrier Kuat
-
Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'
Terkini
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
Hearts2Hearts Debut Jepang Lewat Iconic Heart: Semangat Tuk Ikuti Kata Hati
-
Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir
-
Mengulas Sisi Manusiawi dari Jasa Sewa Peran Keluarga di Film Rental Family
-
Ha Young Minta Maaf Tertulis Usai Buat Kegaduhan Soal Keluaga Pro-Jepang