Huawei kini menghadirkan dua perangkat menarik sekaligus, yaitu Huawei MatePad 11.5 (2025) dan MatePad SE 11 untuk memperkuat lini tablet. Keduanya menyasar segmen pengguna yang berbeda, namun sama-sama menawarkan pengalaman penggunaan yang nyaman, desain modern, serta fitur yang mendukung aktivitas belajar, bekerja, hingga hiburan.
Huawei MatePad 11.5 (2025) hadir dengan desain ramping dan layar luas berukuran 11,5 inci yang mengusung resolusi 2.5K (2456 × 1600). Layar ini didukung refresh rate hingga 120 Hz, sehingga memberikan tampilan yang halus dan responsif, baik saat scrolling, menonton video, maupun menggambar.
Perangkat ini didukung dengan teknologi PaperMatte Display, yang mampu mengurangi pantulan cahaya sehingga terasa seperti membaca di atas kertas. Hal ini menjadikan tablet ini sangat nyaman digunakan dalam waktu lama, terutama untuk pelajar dan pekerja kreatif.
Di sisi lain, Huawei MatePad SE 11 hadir dengan layar 11 inci beresolusi Full HD+ (1920 × 1200) dan rasio layar ke bodi sekitar 85%. Meski lebih sederhana, layar ini tetap mampu memberikan visual yang jernih dan nyaman di mata, bahkan telah dilengkapi fitur perlindungan mata seperti low blue light.
MatePad 11.5 (2025) dirancang untuk produktivitas yang lebih serius. Tablet ini mendukung stylus dan keyboard tambahan, sehingga dapat berfungsi layaknya laptop ringan. Sistem konektivitasnya juga sudah modern dengan dukungan Wi-Fi dual-band dan Bluetooth 5.2.
Selain itu, perangkat ini menjalankan HarmonyOS yang menawarkan fitur multitasking canggih, memudahkan pengguna membuka beberapa aplikasi sekaligus dalam satu layar.
Sementara itu, MatePad SE 11 lebih ditujukan untuk penggunaan sehari-hari seperti belajar online, browsing, dan hiburan keluarga. Tablet ini tersedia dalam berbagai konfigurasi RAM (4 GB hingga 8 GB) dan penyimpanan hingga 128 GB, cukup untuk kebutuhan dasar pengguna.
Dalam hal daya tahan, kedua tablet ini cukup menjanjikan. MatePad SE 11 dibekali baterai besar 7700 mAh yang mampu mendukung aktivitas harian tanpa sering mengisi ulang.
MatePad 11.5 (2025) juga menawarkan daya tahan yang solid, bahkan didukung pengisian cepat hingga 40W pada beberapa varian, sehingga lebih efisien untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.
Untuk pengalaman multimedia, Huawei menyematkan sistem speaker ganda hingga quad speaker yang menghasilkan suara jernih dan imersif, cocok untuk menonton film maupun mendengarkan musik.
Dari segi harga, kedua tablet ini menempati segmen yang berbeda. Huawei MatePad 11.5 (2025) diperkirakan dibanderol mulai sekitar Rp5-6 jutaan, tergantung varian dan aksesori tambahan.
Sementara itu, Huawei MatePad SE 11 hadir sebagai opsi lebih terjangkau dengan kisaran harga sekitar Rp2-3 jutaan, menjadikannya pilihan menarik untuk pelajar atau penggunaan keluarga.
Huawei MatePad 11.5 (2025) dan MatePad SE 11 menawarkan dua pendekatan berbeda dalam satu ekosistem tablet.
MatePad 11.5 cocok bagi pengguna yang membutuhkan perangkat produktif dengan layar premium dan fitur lengkap, sementara MatePad SE 11 lebih ideal sebagai tablet ekonomis untuk kebutuhan dasar.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Hadir: HP Mid-Range Rasa Flagship dengan Fitur AI
-
Cewek Paling Badung di Sekolah: Anak Bandel yang Menjadi Pribadi Tangguh
-
Minyak Mahal, Pendidikan Terancam? Membaca Masa Depan Indonesia di Tengah Gejolak Energi Global
-
Bukan Sekadar Mobil Listrik: Xiaomi SU7 Ultra Jadi Monster Sirkuit dengan Rekor Gila
-
Indonesia Menuju Era Kendaraan Listrik: Antara Visi Besar dan Tantangan Nyata
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Mandi Makin Nyaman: 5 Rekomendasi Body Wash Aman untuk Bumil
-
Bukan Sekadar Menunggu Tua: Trik Menyiapkan Aging with Grace Sejak Hari Ini
-
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Hadir: HP Mid-Range Rasa Flagship dengan Fitur AI
-
Bukan Sekadar Mobil Listrik: Xiaomi SU7 Ultra Jadi Monster Sirkuit dengan Rekor Gila
-
Redmi A7 Pro: Smartphone Rp 1 Jutaan dengan Layar 120Hz dan Baterai Jumbo, Layak Jadi Andalan
Terkini
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
-
Tayang Juli 2026, 7 Anime Baru dari Berbagai Genre Ini Patut Kamu Nantikan!
-
AI Bukan Baby Sitter! Tutorial Jaga Kewarasan Anak dari Serangan Algoritma
-
Krisis Bahan Bakar sebagai Dampak Perang, Energi Terbarukan Menjadi Solusi?
-
Nasihat Bahlil Soal Matikan Kompor: Ketika Urusan Dapur Naik Kelas Jadi Isu Energi Nasional