Sekar Anindyah Lamase | Leonardus Aji Wibowo
Penggunaan Apple Vision Pro M5 dalam kehidupan sehari-hari (hypebeast.com)
Leonardus Aji Wibowo

Apple kembali menghadirkan perangkat mixed reality terbarunya lewat Vision Pro generasi kedua yang kini dibekali chip M5. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena dibanderol di kisaran Rp60 jutaan dan menawarkan pengalaman komputasi masa depan.

Apple Vision Pro merupakan perangkat yang menggabungkan dunia nyata dan digital dalam satu tampilan. Melalui perangkat ini, pengguna tetap bisa melihat lingkungan sekitar, namun dengan tambahan elemen virtual yang muncul secara langsung di depan mata.

Dalam penggunaannya, Vision Pro bisa dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas. Mulai dari menonton film dengan layar virtual berukuran sangat besar hingga bekerja dengan banyak jendela aplikasi yang bisa diposisikan bebas di ruang sekitar.

Perangkat ini juga menghadirkan pengalaman hiburan yang lebih imersif. Pengguna dapat menikmati konten dalam bentuk spatial video, menonton film seperti di bioskop pribadi, hingga menikmati konten 3D dengan kedalaman yang lebih terasa.

Selain itu, Vision Pro bisa digunakan untuk video call dengan tampilan tiga dimensi yang membuat interaksi terasa lebih nyata. Aktivitas seperti browsing, membuka dokumen, hingga multitasking bisa dilakukan tanpa layar fisik seperti laptop atau smartphone.

Pengguna juga dapat mengubah ruangan menjadi workspace digital. Aplikasi dapat ditempatkan di berbagai posisi sesuai kebutuhan, sehingga memberikan fleksibilitas dalam bekerja maupun belajar.

Seluruh interaksi dilakukan menggunakan mata, tangan, dan suara. Pengguna cukup melihat, mengetuk di udara, atau menggunakan perintah suara untuk menjalankan berbagai fungsi.

Vision Pro juga mendukung penggunaan untuk produktivitas ringan hingga hiburan, seperti menonton, bekerja, hingga eksplorasi konten digital. Namun, ukurannya yang masih cukup besar membuat perangkat ini lebih nyaman digunakan di dalam ruangan.

Dari sisi desain, Vision Pro M5 masih mempertahankan bentuk yang sama seperti generasi sebelumnya. Perangkat ini menggunakan frame aluminium, bagian depan berbahan kaca, serta kontrol berupa tombol dan digital crown.

Di bagian dalam, Vision Pro menggunakan layar micro-OLED beresolusi sangat tinggi dengan total sekitar 23 juta piksel. Layar ini mampu menghadirkan visual tajam dengan field of view luas untuk pengalaman imersif.

Perangkat ini juga dilengkapi total 12 kamera, sensor, serta LiDAR scanner yang berfungsi membaca lingkungan sekitar secara real-time. Teknologi ini memungkinkan pelacakan mata, tangan, dan posisi pengguna dengan akurat.

Dari sisi performa, Vision Pro M5 kini menggunakan chip Apple M5 yang menggantikan M2. Chip ini menawarkan peningkatan performa dalam membuka aplikasi, menjalankan multitasking, serta memproses grafis lebih cepat dan efisien.

Selain itu, terdapat juga chip R1 yang berfungsi memproses data dari 12 kamera dan sensor dengan latensi sangat rendah. Hal ini membuat tampilan virtual dapat menyesuaikan gerakan pengguna secara real-time tanpa jeda yang terasa.

Vision Pro M5 juga mendukung refresh rate hingga 120Hz, memberikan tampilan yang lebih halus saat digunakan. Meski peningkatannya tidak terlalu drastis, tetap memberikan kenyamanan visual yang lebih baik.

Dari sisi audio, perangkat ini dilengkapi speaker spatial audio yang mampu menghadirkan suara seolah berasal dari lingkungan sekitar. Hal ini semakin memperkuat pengalaman imersif saat menonton atau berinteraksi.

Untuk daya tahan, Vision Pro menggunakan baterai eksternal yang terhubung melalui kabel. Baterai ini mampu bertahan sekitar 2 jam penggunaan aktif, dengan efisiensi yang diklaim meningkat hingga sekitar 20 persen dibanding sebelumnya.

Apple juga meningkatkan kenyamanan melalui strap baru dengan desain dual knit band. Desain ini membantu mendistribusikan berat perangkat secara lebih merata di kepala.

Material tambahan seperti logam di bagian belakang strap berfungsi sebagai penyeimbang. Hal ini membuat tekanan di bagian wajah berkurang dan penggunaan menjadi lebih nyaman dalam durasi lama.

Untuk harga, Vision Pro M5 dibanderol mulai dari 3.499 dolar AS atau setara sekitar Rp55 juta hingga Rp60 jutaan. Di Indonesia, harga perangkat ini bisa mencapai Rp60 juta hingga Rp70 jutaan tergantung distribusi.

Dengan harga tersebut, Vision Pro M5 masuk ke kategori perangkat premium. Perangkat ini belum ditujukan untuk semua kalangan, namun menjadi gambaran arah masa depan teknologi komputasi berbasis ruang.

Secara keseluruhan, Vision Pro M5 bukan menghadirkan perubahan besar, melainkan peningkatan bertahap. Fokus utamanya ada pada performa yang lebih cepat, efisiensi baterai, serta kenyamanan penggunaan yang lebih baik.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS