Punya hobi menonton film di bioskop, saya tidak melewatkan kesempatan untuk mencoba layar 4DX yang disediakan bioskop Blitz di Grand Indonesia, Jakarta.
Kebetulan waktu itu saya ingin menonton film ‘The Amazing Spiderman 2’, jadi sudah pasti makin seru melihat si jagoan laba-laba beraksi di layar yang keren pula.
Jika ingin membeli tiket bioskop 4DX Blitz, anda perlu merogoh kocek Rp120.00/weekdays atau Rp150.000/weekend, ingat harga tadi belum termasuk pajak, jadi sedia uang agak lebih ya, hehehe
Tapi, sepertinya pihak Blitz memberikan keuntungan bagi pemegang kartu kredit tertentu sehingga anda bisa buy 1 get 1 ticket.
Dibandingkan dengan layar 3D, layar 4DX ini memang terlihat lebih nyata, seakan-akan tidak ada jarak antara layar dengan penonton. Suara sound juga heboh dan menggelegar, mantap abis. Ketika saya duduk efek getaran kursi, angin berhembus dan cipratan air semakin memberi kesan wow pada bioskop ini.
Mirip-mirip wahana di Dufan yang bisa kita nikmati cuma sekitr 10-15 menit saja itu lho. Cuma bedanya kali ini kita menonton film full hingga kurang lebih dua jam. Puas bukan?
Namun, sayangnya kacamata 4DX yang disediakan pihak bioskop kurang nyaman dipakai sehingga kadang agak jatuh dan kurang pas di telinga, apalagi seperti saya yang memakai kacamata jadi makin kurang nyaman.
Nah sedikit tips dari saya saat akan menonton 4DX, pastikan ke toilet dulu agar saat di tengah-tengah asyiknya nonton film anda terpaksa melewatkan beberapa menit ke toilet. Satu lagi kalau mau beli snack usahakan yang tempatnya praktis karena kursi bergetar bisa-bisa membuat makanan-minuman yang anda pegang tumpah hehee
Selamat mencoba ya guys!
Dikirim oleh Okta Wulan, Jakarta, Twitter @oktawulan888
Anda memiliki cerita atau foto menarik? Silakan kirim ke email: yoursay@suara.com
Tag
Baca Juga
-
Sinopsis Sheep in the Box, Film Fiksi Ilmiah Jepang Dibintangi Haruka Ayase
-
K-Pop Mulai Tergeser? Musik Lokal Jadi Raja Baru di Asia Tenggara
-
Rupiah Tembus Rp17.391, Sinyal Bahaya atau Puncak Krisis bagi UMKM?
-
Overthinking di Era Informasi Digital: Semua Mendesak, Gamang Prioritas?
-
Long Lost: Ketika Masa Lalu Menolak untuk Selesai
Artikel Terkait
News
-
Siap-Siap! Perunggu hingga Kelompok Penerbang Roket Bakal Guncang Depok di The Popstival Vol. 2
-
Klub Main Bareng: Tempat Nongkrong Anti-Kaku bagi Para Pencinta Kreativitas di Bangka
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
-
Di Tengah Ramainya Malioboro, Komunitas Andong Ini Terhubung Lewat Selapan
-
Hari Buruh Sedunia: Perjuangan Pekerja Melawan Jam Kerja yang Mencekik
Terkini
-
Sinopsis Sheep in the Box, Film Fiksi Ilmiah Jepang Dibintangi Haruka Ayase
-
K-Pop Mulai Tergeser? Musik Lokal Jadi Raja Baru di Asia Tenggara
-
Rupiah Tembus Rp17.391, Sinyal Bahaya atau Puncak Krisis bagi UMKM?
-
Overthinking di Era Informasi Digital: Semua Mendesak, Gamang Prioritas?
-
Long Lost: Ketika Masa Lalu Menolak untuk Selesai