Hari Senin 2 Juni 2014 kemarin, gelaran sepak bola untuk kegiatan amal diadakan oleh Park Ji Sung Foundation di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Acara bertajuk Asian Dream Cup ini tentu saja mendatangkan ikon pesepak bola terkenal asal Korea Selatan, Park Ji Sung.
Bintang yang digaet untuk menarik animo masyarakat tak hanya Park Ji Sung, anggota Variety Show Running Man juga sudah beberapa kali ikut berpartisipasi di acara Asian Dream Cup ini.
Datang ke Indonesia pertama kali tentu saja fans-fans dari Ji Suk Jin, Yoo Jae Suk, Kim Jong Kook, Gary, Haha, Song Ji Hyo dan Lee Kwang Soo tak melewatkan kesempatan melihat secara langsung para member Running Man ini.
Karena saya juga fans dari Running Man, saya dan beberapa teman memutuskan menonton langsung di GBK. Gerbang loket belum dibuka, antrean panjang sudah mengekor panjang puluhan meter. Tampak muda-mudi berartibut ala Running Man sudah bersiap-siap akan menyaksikan idola mereka bermain bola.
Setelah mengantre dari jam 15.00 WIB, akhirnya saya bisa masuk dan mendapatkan tempat duduk dengan spot yang pas.
Pertandingan babak pertama dimulai, tim Ji Sung and Friends melawan Indonesia All Star. Pada line-up pertama ini, Lee Kwang Soo sang “Prince of Asia” dipasang pelatih. Tentu saja sorak sorai fans Kwang Soo langsung menggemuruh di GBK.
Bagi saya ini lucu sekali, karena memang Kwang Soo adalah member paling konyol di Running Man. Sempat mendapat bola, Kwang Soo yang dipasang sebagai penyerang ini gagal membuahkan gol dan malah terjatuh, hihihi.
Menit demi menit berlalu, Kwang Soo akhirnya digantikan Ji Suk Jin, member paling tua di Running Man. Ini juga lucu, mungkin karena usia, Suk Jin jarang berlari, malah dia berada di depan penjaga gawang tim Indonesia terus. Akhirnya babak pertama usai dengan skor 2-2.
Babak kedua dimulai, pertandingan semakin seru, fans galau antara mendukung Indonesia atau mendukung tim Ji Sung. Seperti orang yang duduk disebelah saya, kadang-kadang berteriak "Ayo Indonesia” sesaat kemudian malah berteriak “Yoo Jae Suk!”.
Saya pun juga begitu, mungkin karena rasa nasionalisme kita ya, bukti kalau muda-mudi kita walaupun bertemu Idola masih tetap cinta Indonesia, hehehe...
Akhirnya Yoo Jae Suk yang ditunggu-tunggu masuk ke lapangan bola, cukup sering mendapat bola Jae Suk juga malah terjatuh saat mengejar bola yang akan keluar lapangan. Para Fans tertawa, mungkin karena raut muka Jae Suk yang konyol ya hehehe.
Pertandingan pun berakhir dengan skor 3-2 untuk Indonesia All Star. Di akhir acara kita dihibur oleh penampilan Girl Band “Crayon Pop”. Lucu sekali ‘dance’ mereka, bikin penonton ikutan menari-nari dan bernyanyi bersama. Sambil memakai helm dikepala mereka menyanyikan dua buah lagu andalan mereka.
Penampilan “Crayon Pop” sekaligus menjadi penutup acara Asian Dream Cup 2014 yang seru abis ini. Jangan lupa mampir ke Indonesia lagi ya Running Man!
Dikirim oleh Okta Wulan, Jakarta, Twitter @oktawulan888
Anda memiliki cerita atau foto menarik? Silakan kirim ke email: yoursay@suara.com
Tag
Baca Juga
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!
-
Stalactite & Stalagmite: Kisah Dua Batu Menyaksikan Kepunahan Dinosaurus, Berakhir Mengharukan
-
The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II
Artikel Terkait
News
-
Di Balik Gerakan Tanpa Kata, Bagaimana Pantomim Jadi Ruang Memulihkan Diri?
-
Di Balik Jendela TransJakarta: Ada Cerita Perjuangan yang Sering Kita Lewatkan
-
Paradoks Transportasi Jakarta: Penumpang Naik Pesat, Kenapa Macet Makin Parah?
-
In This Economy: Gengsi Nggak Bisa Bayarin Bensin, Naik Transum Is The New Flex!
-
90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda
Terkini
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!
-
Stalactite & Stalagmite: Kisah Dua Batu Menyaksikan Kepunahan Dinosaurus, Berakhir Mengharukan
-
The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II