Membangun brand image sangatlah penting, tidak hanya untuk sebuah merek akan tetapi organisasi pun butuh membangun brand image, tak terkecuali yayasan panti asuhan agar tercipta persepsi baik di kalangan masyarakat.
Melihat hal tersebut, mahasiswa Universitas Mercu Buana pun tertarik untuk menggali potensi-potensi dari anak-anak Panti Asuhan Yayasan Islam Media Kasih untuk membangun brand image melalui media sosial melalui sebuah workshop kuliah peduli negeri bertema “Pengelolaan Media Sosial untuk Branding Panti Asuhan Islam Media Kasih”.
Mahasiswa jurusan Marketing Communication Universitas Mercu Buana yang beranggotakan 5 orang ini terdiri dari Kezia Gloria, Hastuti Widya, Resty Bella, Prihatinne Hasibuan dan Cintya Margaretha. Mereka menjelaskan materi yang berkaitan dengan membangun branding yang dilanjutkan dengan praktik pembuatan template yang berguna untuk membuat konten di media sosial menjadi rapih dan menarik.
Tidak hanya workshop namun dalam acara ini juga mengajak para anak-anak panti mengikuti kuis dan juga games dan bernyanyi bersama yang membuat acara semakin menarik.
“Acaranya seru dan memberikan edukasi bagi kami sebagai pengurus dan anak panti untuk bisa membranding panti kami melalui social media menjadi lebih baik lagi,” ujar Taufik, pengurus Panti Asuhan Islam Media Kasih.
Melalui workshop ini, diharapkan anak panti dapat terus membuat konten yang menarik untuk media sosial Yayasan Panti Asuhan Islam Media Kasih.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Naikkan Berat Badan Hingga 10 Kg, Selebgram Ini Ubah Standar Kecantikan
-
Kominfo: Media Sosial Penyebar Pornografi Langsung Didenda Rp 100 Juta
-
Viral Jalan Turunan Curam Berliku, Pertolongan Warga Jadi Sorotan
-
Mahasiswa Mercu Buana Sosialisasikan Pengurangan Pemakaian Plastik
-
Media Sosial Jadi Wadah Seni di Era Serba Teknologi
News
-
Lupakan Quiet Luxury, Loud Budgeting Jadi Simbol Status Sosial Baru di Tahun 2026
-
Ubah Hobi Jadi Cuan: Tips Mendapatkan Penghasilan Tambahan dari Rumah
-
Kembalinya Pablo Neruda ke Tubuh Seekor Cicak
-
Aku Demam di Bumi yang Sakit
-
Menakar Keadilan bagi Rakyat Kecil: Mengapa Permintaan Maaf Aparat Saja Tidak Cukup?
Terkini
-
Review Film The Plague: Metafor Kecemasan Sosial yang Menyeramkan!
-
150 Sentimeter yang Mengubah Jalan Hidupku
-
Perankan Karakter Kembar, Park Jin Hee Siap Menguras Emosi di Drakor Pearl in Red
-
Live Action Sakamoto Days Unjuk Gigi: Anggota Order Resmi Terungkap!
-
Membedah Makna Damai di Buku Seneca Filsafat Hidup Bahagia