Ketika sejumlah destinasi wisata memilih menutup kegiatan sementara karena adanya pandemi Corona, Taman Pintar Yogyakarta justru memilih bersikap beda. Destinasi wisata edukasi ini tetap buka seperti biasa dan memberikan layanan kepada pengunjung secara hati-hati.
Kabid Pengelola Taman Pintar Yogyakarta, Afi Rosdiana mengungkapkan, dalam menghadapi epidemi Covid-19, Taman Pintar menerapkan Strategi ITS yang merupakan singkatan dari Ikhtiar, Tawakal dan Sabar.
Melalui Strategi ini, diharapkan pihaknya tetap mampu memberikan kayanan yang maksimal, ditengah publik yang berminat berkunjung ke Taman Pintar.
"Dalam hal ikhtiar, kami melakukan koordinasi secara internal kepada seluruh karyawan Taman Pintar agar bersikap tenang dan melaksanakan prosedut sebagaimana direkomedasikan WHO dan pemerintah. Sedangkan untuk pengunjung kami sediakan fasilitas antiseptic di beberapa lokasi strategis," ujar Afi kepada wartawan Sabtu (14/3/2020).
Ditambahkan Afi, saat ini Taman Pintar telah menyediakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) yang tersebar di 25 titik lokasi Taman Pintar.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pembersihan secara berkala pad area-area yang sering dipegang pengunjung seperti gerbang, meja informasi, alat peraga dan lain-lain.
Sementara itu, mengantisipasi menumpuknya pengunjung, Taman Pintar Yogyakarta mengatur alur kunjungan dengan jeda 5 menit untuk antar rombongan yang berdatangan. Sedangkan untuk fasilitas ibadah seperti masjid, untuk sementara alas karpet dilepas dan lantainya dilakukan pembersihan dengan cairan disinfektan sebelum waktu ibadah.
"Selain langkah di atas kita juga mengimbau agar pengunjung tetap tenang dan tidak panik. Ini sikap tawakal kita, setelah beberapa ikhtiar kita lakukan," tandas Afi.
Afi juga menegaskan, karena situasi beberapa hari terakhir berbeda dari biasanya, pihaknya berharap agar semua pihak mampu bersikap sabar, agar tidak menimbulkan berbagai reaksi antar sesama karyawan atau pengunjung. Dengan sikap sabar dan bijak, diharapkan situasi epidemi virus Covid-19 ini dapat segera berakhir dan situasi dapat kembali kondusif.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Merasakan Gejala Corona Covid-19? Begini Tahapan Isolasi Mandiri di Rumah
-
Dorong Karantina Wilayah, DPR Minta Pemerintah Siapkan Kemungkinan Lockdown
-
Spanyol Lockdown COVID-19, The Marquez Boys Terapkan Social Distancing
-
Wapres Ma'ruf Amin Negatif Virus Corona
-
Pekerja di Bandara Ahmad Yani Semarang Diisolasi, Ada Gejala Virus Corona
News
-
Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!
-
Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026
-
Sebut Mirip Orba, Pakar UGM Kritik Pemasangan Kawat Berduri di Jogja
-
Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?
-
Dari Masjid Ke Masjid, Menyusuri Jejak Sejarah di Sudut Jakarta
Terkini
-
Alami Krisis Parah, Industri Drakor Minta Bantuan Pemerintah Korea
-
Jangan Asal Ikut-ikutan! Begini Cara Cerdas Jadikan FOMO sebagai Peluang Bisnis
-
Menyelamatkan Nyali Birokrasi: ASN Inovatif Diancam Bui?
-
Penyelamat Tanggal Tua! Ini Alasan Bayam Jadi Sayuran Wajib Buat 'Survive in This Economy'
-
4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan