Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Banjarnegara menggelar Bazar Sayuran di Pendapa Dipayudha Adigraha, Rabu (09/09). Dalam Bazar ini TP PKK Kabupaten Banjarnegara akan menjual 1.000 paket sayuran yang berisi kobis, labu siam (waluh), cabai, wortel, tomat, muncang dan seledri.
Ny. Marwi Budhi Sarwono, Ketua TP PKK Kabupaten Banjarnegara merasa perihatin dengan anjloknya harga komoditi sayuran di Banjarnegara. Untuk itu pihaknya memborong sayuran langsung ke petani dan menjualnya kembali kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.
Sayuran yang dijual dalam bazar kali ini juga ditawarkan dengan harga yang lebih hemat dibandingkan dengan harga di pasaran, dengan tujuan agar tidak membebani para ASN yang membeli, justru menguntungkan para ASN, karena harganya lebih murah.
"Satu paket sayuran kita jual dengan harga Rp 15.000,-, Kalau di pasar diperkirakan harganya sekitar Rp 20.750,-" katanya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Drs. Indarto, M.Si mengapresiasi langkah yang diambil TP PKK Kabupaten Banjarnegara, diharapkan dengan kegiatan ini dapat membantu petani dalam menjual hasil tanamannya, sehingga dapat mendongkrak harga komoditi sayuran di Banjarnegara.
"Dengan kepedulian ini mudah-mudahan akan dapat meringankan beban petani, Mudah-mudahan harga sayur dapat pulih kembali" katanya.
Bazar kali ini ditujukan untuk para ASN, sebagai wujud kepedulian terhadap petani Banjarnegara, dengan harapan dapat menjadi contoh untuk masyarakat umum. Sekda Indarto berharap masyarakat Banjarnegara bersedia membeli sayuran ke petani untuk dikonsumsi setiap hari.
"Kita memberikan ruang kepada para petani untuk menjual hasil pertaniannya di event yang ada, seperti car free day" katanya
Adapun paket sayuran yang dijual dalam bazar kali ini terjual semua, mengingat tingginya antusiasme para ASN untuk membantu petani sayur di Banjarnegara.
Baca Juga
Artikel Terkait
News
-
Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran
-
Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Teringat Rekan Kerja Cantik yang Selalu Menunduk: Pahitnya Menjadi Target Catcalling
-
Pemuda Trash Ranger Indonesia sebagai Delegasi Puncak IGYLS 2026
Terkini
-
Lebih Kejam dari Ghosting: Kenali Breadcrumbing, Jebakan Cinta yang Menguras Mental
-
Park Ji Hyun dan Lee Jong Suk Berpotensi Bintangi Drama Misteri 'Paradise'
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?