Saat akan membeli ponsel bekas, sebagian besar dari kamu mungkin sudah mahir menentukan apa saja yang harus di perhatikan sebelum setuju membeli ponsel bekas tersebut.
Bagaimana jika yang akan kamu beli adalah motor bekas? Tentu tidak sesederhana memilih ponsel bekaskan?
Nah, berikut 5 hal yang bisa kamu lakukan sebelum memutuskan untuk membeli salah satu motor bekas agar kamu tidak menyesal nantinya.
1.Cek kelengkapan surat menyurat kendaraan
Sebagai bukti kepemilikan atas kendaraan yang sah, tentu sebuah motor harus lengkap surat-suratnya. Seperti STNK dan BPKB. Karena tanpa adanya surat-surat tersebut, kendaraan tersebut tidak sah kepemilikannya. Risiko besar untuk dibeli. Kalau-kalau ternyata kendaraan yang akan kamu beli itu merupakan barang curian atau kendaraan 'bermasalah' kan?
2.Cek nomor rangka dan nomor mesin kendaraan
Sama halnya dengan nomor imei pada ponsel bekas. Tentu nomor imei harus sama persis antara yang di fisik ponsel dan yang tertera di dus. Begitu pula dengan nomor rangka dan nomor mesin pada kendaraan haruslah sama dengan yang tertera di STNK dan BPKB. Karena jika ada satu digit saja yang tidak sesuai, disarankan kamu cari motor bekas lain aja deh. Risikonya, surat-surat yang ditunjukan penjual bukan milik kendaraan tersebut. Artinya, kendaraan tersebut tidak ada surat-suratnya. Jangan ambil risiko ya!
3.Cek sistem kelistrikan
Tes semua kelistrikan motor bekas yang akan kamu beli. Pastikan semua bisa dioperasikan dengan aman. Mengingat sistem kelistrikan yang termasuk adalah hal-hal penting saat berkendara seperti lampu sein, lampu panel, lampu depan-belakang, klakson, dan starter elektrik.
4.Hidupkan mesin kendaraan
Kamu perlu tes menghidupkan mesin motor. Apakah motor bisa mulus dinyalakan tanpa tarik gas? Apakah suara motor lembut atau kasar? Apakah starter otomatis berfungsi?
Ini perlu dan harus dilakukan supaya kamu tahu apakah kondisi motor masih dalam keadaan baik.
5.Cek panel indikator
Sepele memang dan hampir terlupakan, namun ini hal penting untuk kamu cek sebelum memutuskan membeli. Kenapa? Karena panel indikator sangat penting sebagai penunjuk sisa bahan bakar, speedometer, penghitung jarak, dan indikator lampu yang masih berfungsi normal.
Setidaknya, lakukan 5 hal di atas saat kamu menemui penjual motor bekas yang kamu minati. Agar kamu tidak menyesal di kemudian hari. Jangan sampai kamu niat membeli kendaraan bekas supaya hemat, malah rugi karena salah pilih motor bekas yang ternyata bermasalah.
Baca Juga
-
6 Pahlawan Indonesia yang Namanya Diabadikan Menjadi Nama Jalan
-
3 Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan Saat Mengalami Luka Bakar
-
Para Ayah Wajib Tahu! Hindari Lakukan 5 Hal Ini Jika Nggak Mau Dijauhi Anak
-
Rutin Minum Perasan Jeruk Nipis Bikin Cepat Hamil, Mitos atau Fakta?
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini 5 Alasan Anak Tak Terbuka dengan Orang Tua
Artikel Terkait
News
-
Viral Video Balita Ditinggal di Tenda Gunung Prau, Mengapa Kita Tak Boleh Asal Menghakimi?
-
Lewat Tembang Pangkur, Warga Pracimantoro Merawat Perjuangan Lawan Tambang
-
Diskusi Film Karst: Petani Pracimantoro Soroti Ancaman Tambang Semen
-
New Normal Jurnalistik: Saat Mesin Pencari dan Media Sosial Rebut Audiens Portal Berita
-
Inovasi Media MUWAKIB: Cara Guru NU Pekalongan Bikin Belajar Bahasa Arab Jadi Seru
Terkini
-
Bahasa Daerah Vs Slang Internet: Apakah Identitas Lokal Gen Z Mulai Punah?
-
Dampak Bahaya Tone Deaf, saat Ucapan Merusak Empati dan Pertemanan
-
The Blue Road Rilis Teaser, Son Suk Ku dan Eita Nagayama Siap Buru Pembunuh
-
Muka Glowing tapi Rekening Kering: Saatnya Sadar Pentingnya Dana Darurat
-
Hak Guru Terlambat Dibayar, Sampai Kapan Pendidikan Harus Menunggu?