Bulan suci Ramadhan telah tiba. Selain memperbanyak ibadah pada sang pencipta, tentunya kamu membutuhkan hiburan tatkala berpuasa.
Isilah waktu luang anda dengan hal-hal positif. Hindari hal-hal yang akan membatalkan puasa. Batasi segala aktivitas fisik yang meguras energimu dengan melakukan 4 tips berikut :
1. Membaca
Membaca adalah jendela dunia. Ungkapan tersebut tidak asing terdengar di telinga kamu, dengan membaca wawasan pun akan bertambah luas. Bacalah buku yang ringan dan mengasyikkan. Bacaan tidak hanya bersumber pada buku. Banyak sekali artikel-artikel di internet yang tidak kalah menariknya untuk dibaca.
2. Berolahraga
Berolahraga merupakan opsi yang tepat dilakukan saat berpuasa. Untuk menjaga daya tahan tubuh tetap optimal, setelah makan sahur jangan langsung tidur. Luangkan sedikit waktu untuk berolahraga, cukup berlari selama 10-20 menit untuk mencerna apa yang kamu makan. Hindari sesuatu yang berlebihan agar puasa anda tetap lancar.
3. Belanja online
Siapa sih yang nggak suka belanja? Semua pasti suka. Tidak terkecuali penulis, hehehe....
Selama pandemi berlangsung, minat masyarakat terhadap belanja online meningkat pesat. Dengan segala kemudahan yang diberikan oleh e-commerce, seperti fitur potongan harga dan gratis ongkir. Membuat masyarakat tergiur untuk berbelanja.
Barang yang dijual sudah lengkap dan berkualitas. Kegiatan satu ini tengah diminati semua kalangan. Dengan slogan "sekali klik segala kebutuhan terpenuhi".
4. Bermain game, menonton
Kata siapa nggak boleh nge-game saat berpuasa? Boleh kok. Dengan catatan tidak mengganggu waktu beribadah. Pilih genre game yang ringan dan mudah dimainkan, tidak menguras pikiran dan emosimu.
Hiburan alternatif dan paling efektif disaat bosan ialah menonton. Sambil ngabuburit di rumah aja menonton youtube adalah opsi terbaik. Pilihlah tontonan yang menuntun, menghibur, dan menambah wawasan.
Itulah beberapa tips untuk mengisi waktu luang kamu selama bulan Ramadhan, jaga nafsu, pikiran dan tindakanmu selama berpuasa. Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan.
Baca Juga
Artikel Terkait
News
-
Viral Video Balita Ditinggal di Tenda Gunung Prau, Mengapa Kita Tak Boleh Asal Menghakimi?
-
Lewat Tembang Pangkur, Warga Pracimantoro Merawat Perjuangan Lawan Tambang
-
Diskusi Film Karst: Petani Pracimantoro Soroti Ancaman Tambang Semen
-
New Normal Jurnalistik: Saat Mesin Pencari dan Media Sosial Rebut Audiens Portal Berita
-
Inovasi Media MUWAKIB: Cara Guru NU Pekalongan Bikin Belajar Bahasa Arab Jadi Seru
Terkini
-
Ulasan Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Tembang Mistis Pemanggil Arwah!
-
Tidak Ada New York Hari Ini: Saat Tempat Jauh Mengukir Nama yang Tertinggal
-
Matinya Tukang Dongeng: Tiga Belas Cerita tentang Kematian dan Rahasia di Baliknya
-
Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan
-
Bahasa Daerah Vs Slang Internet: Apakah Identitas Lokal Gen Z Mulai Punah?