Pierre Gasly dan Yuki Tsunoda akan terus membalap untuk AlphaTauri di Formula 1 (F1) musim depan, Selasa (7/9/2021). Hal itu dikonfirmasi oleh tim milik Red Bull tersebut.
Pembalap Prancis Gasly memenangkan Grand Prix Italia di kandang tim di Monza setahun lalu dan finis keempat di Belanda akhir pekan lalu. Dia juga mengambil posisi kedua di Brasil pada 2019 dan ketiga di Azerbaijan Juni lalu.
Pembalap Jepang yang didukung Honda, Tsunoda, mencetak poin dalam debutnya di Bahrain pada Maret lalu.
Tim yang berbasis di Faenza, Italia itu adalah satu-satunya dari 10 di grid yang telah mencetak poin di setiap balapan musim ini. Pihak tim menyebut konsistensi dan stabilitas sangat penting menuju tahun perubahan aturan besar.
"Tahun ini kami telah melihat bahwa hubungan positif antara keduanya, yang terbuat dari daya saing di lintasan dan persahabatan di luar lintasan, telah terbukti efektif bagi tim," kata bos tim Franz Tost dikutip SuperSport.com.
Pengumuman itu berarti harapan Red Bull untuk membawa pembalap Thailand Alexander Albon kembali ke F1 musim depan tergantung pada dia mengamankan kursi di luar dua tim merek minuman energi itu sendiri, dengan pembicaraan sedang berlangsung di Williams dan Alfa Romeo.
Gasly dikonfirmasi sudah pasti dengan orang Prancis itu mencetak 66 dari 84 poin tim dalam 13 balapan sejauh musim ini.
Managing Director F1 Ross Brawn mengatakan bahwa pembalap Prancis itu terlalu bagus untuk bertahan di AlphaTauri dalam jangka panjang.
“Saya sangat senang bisa melangkah maju bersama Scuderia AlphaTauri untuk satu musim lagi di F1, terutama setelah melihat kemajuan yang kami buat sebagai tim sejak pertama kali bergabung pada 2017,” kata Gasly, Senin (6/9/2021).
"Melihat performa yang kami tunjukkan sejauh musim ini, saya pikir ada hal-hal hebat yang harus dicapai untuk sisa musim ini dan untuk tahun depan. Saya sangat yakin kami bisa bekerja sama dengan baik untuk melakukan yang lebih baik lagi di 2022,” jelas dia.
Pekan lalu, Tsunoda menilai peluangnya untuk bertahan di 50. Pembalap berusia 21 tahun itu telah mencetak gol dalam lima balapan sejauh ini dan berada di urutan ke-13 dalam kejuaraan.
"Saya sangat berterima kasih kepada tim karena membiarkan saya terus mengembangkan pengalaman saya di Formula Satu bersama mereka," katanya.
Kedua tim Red Bull itu akan tetap menggunakan mesin yang dirakit Honda di Jepang tahun depan sebelum Red Bull mengambil alih produksi.
Baca Juga
-
Media Lokal Sudah Badai Selama 10 Tahun Terakhir dan Tak Ada yang Peduli
-
Sama-Sama Pekerja Gig, Kok Driver Ojol Lebih Berani daripada Freelancer?
-
Percuma Menghapus Outsourcing Kalau Banyak Perusahaan Melanggar Aturan
-
Wajib Tahu! 5 Buah yang Bisa Menurunkan Kolesterol dalam Tubuh
-
Makin Sehat! Ini 6 Manfaat Tidur Siang bagi Tubuh
Artikel Terkait
-
Mobil Bermasalah di F1 GP Belanda, Carlos Sainz Tunggu Jawaban Ferrari
-
Berpisah di Akhir Musim, Hamilton Sanjung Valtteri Bottas
-
Valtteri Bottas Tinggalkan Mercedes, Gabung Alfa Romeo Musim Depan
-
Max Verstappen Juara di Rumah Sendiri, Cermati Oli Mesin Jet Daratnya
-
Valtteri Bottas Bantah Tak Patuhi Instruksi Mercedes di F1 GP Belanda
News
-
Connect Community: Bergerak dari Kampus, Berdampak bagi Remaja Desa
-
Mengayuh Inspirasi ke Sekolah: Konsistensi Guru Matematika dalam Gaya Hidup Bike to Work
-
The Alana Yogyakarta Hadirkan "Alana Langgam Rasa", Destinasi Kuliner Authenthic Jawa di Yogyakarta
-
Petir Cup 2026 Usai, Semangat Menendang Masih Menggelegar
-
Tak Sekadar Riding, Begundal War Wer Tunjukkan Sisi Positif Komunitas Motor
Terkini
-
Dari Chat 5 Menit Menjadi FBI Kasur Lipat: Saat Cinta Menjadi Obsesi
-
Review Buku The Power of Sun Tzu: Panduan Taktis Menghadapi Tekanan Hidup Modern
-
Siapakah Lelaki Misterius yang Mendorong Brankar Jenazah Dini Hari Itu?
-
Soul Plate: Ketika Member Astro Berubah Jadi Malaikat Restoran, Efektifkah Promosinya?
-
Kisah Tragedi Berdarah di Apartemen Virgil dalam film, They Will Kill You