Para penggemar bulu tangkis atau yang sering disebut dengan badminton lovers (bl) kompak mengunggah surat terbuka untuk PBSI lewat media sosial.
Surat tersebut berisikan ketidaksetujuan para BL atas kurangnya kontrol serta lengahnya aturan yang ketat kepada para atlet di Pelatnas. Pasalnya, belakang ini para atlet terlihat mudah untuk masuk maupun keluar Pelatnas tanpa ada acara yang jelas.
Tidak sedikit, mereka pun sering membagikan cerita melalui Instagram Story-nya saat sedang keluar Pelatnas. Bahkan beberapa kali, atlet sering tertangkap kamera tidak memakai masker.
Tidak hanya itu, mengingat beberapa pertandingan besar akan segera dimulai, PBSI baru saja mengambil langkah yang salah menurut para BL. Pasalnya, ajang Sudirman Cup sudah di depan mata, namun Marcus Gideon, Greysia Polii, Hendra Setiawan, dan Melati Daeva mengikuti ajang fun match bersama detik.
Hal tersebut membuat para bl resah, sebab negara lain membuat fun match untuk persiapan Piala Sudirman dan Thomas Uber Cup. Sementara ebulutangkis Indonesia malah dibiarkan untuk mengikutin fun match bersama orang-orang di luar pelatnas.
Atas dasar itulah para bl mengkritik kebijakan PBSI dan mengirim surat terbuka. Berikut isi surat terbuka yang dilayangkan untuk PBSI:
Yang kami hormati Pengurus PBSI,
Perkenalkan kami merupakan penggemar buku tangkis Indonesia, melalui surat ini kami berharap Pengurus PBSI dapat melakukan kontrol yang lebih ketat dalam menjaga kesehatan para atlet nasional sebagai upaya keseriusan dalam persiapan menjelang turnamen berikut:- Sudirman Cup- Thomas Uber Cup- Tur Eropa- Tur Asia (Bali)
Kami memperharikan belakang ini para atlet terlalu banyak mengikuti acara yang tidak esensial dan dilakukan di luar pelatnas. Hal tersebut sangat riskan untuk dilakukan di masa pandemi COVID-19. Hanya karena kasus menurun, bukan berarti para atlet dibebaskan untuk sering-sering berkegiatan di luar, lebih-lebih kegiatan yang tidak berkaitan dengan turnamen.
Besar harapan kami, Pengurus PBSI berkenan mendengarkan masukan ini. Kami hanya ingin para atlet tetap sehat sehingga bisa terus membela bangsa dalam waktu yang lama.
Hormat kami,Badminton Lovers Indonesia
Hal yang perlu digaris bawahi pada surat tersebut adalah kekhawatiran BL atas COVID-19 yang akan menyerang para atlet. Perlu diketahui, beberapa atlet sudah menjadi penyintas COVID-19 jelang beberapa turnamen bulu tangkis besar.
Tag
Baca Juga
-
Turnamen di Bali, 5 Pemain Bulu Tangkis Luar Negeri Banjir Hadiah dari Fans Asal Indonesia
-
Jelang Turnamen, 5 Pemain Bulu Tangkis Ini Memboyong Keluarga ke Bali
-
3 Durasi Permainan Terlama di Thomas Uber Cup 2020, Ada Jonatan Christie
-
Tajir Melintir, 4 Bisnis Arief Muhammad dari Makanan hingga Properti
-
Profil Fajar Alfian dan Rian Ardianto, Pebulu Tangkis Berprestasi yang Tak Dikenal Menpora
Artikel Terkait
News
-
Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
-
Siap-Siap! Perunggu hingga Kelompok Penerbang Roket Bakal Guncang Depok di The Popstival Vol. 2
-
Klub Main Bareng: Tempat Nongkrong Anti-Kaku bagi Para Pencinta Kreativitas di Bangka
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
Terkini
-
4 Rekomendasi Double Sleeve Tee 100 Ribuan, Cocok untuk Hangout dan Konser!
-
Di Bawah Bendera Merah: Tentang Harga Diri dan Pahit Getir Kehidupan
-
Karina aespa Bawa Gaun Prada di Met Gala 2026, Intip Fakta Menariknya!
-
Level Baru Kuliner Jambi, Kopitiam Tetangga Hadirkan Rasa di Atas Rata-Rata
-
Jungkook BTS Ukir Sejarah jadi Penyanyi Korea Pertama Masuk Buku Edukasi AS