Pelatih Paris Saint Germain (PSG) Mauricio Pochettino memperingatkan bahwa perlu beberapa waktu lagi bagi trio MNM, penyerangnya yang tangguh, untuk bersinar setelah mereka kecewa dengan hasil imbang 1-1 di Club Brugge dalam pertandingan pembuka Liga Champions, Rabu (15/9/2021).
Les Parisiens tidak serta merta mengurung pertahanan Brugge, namun keberadaan trio MMN memberi dampak krusial. Pergerakan Kylian Mbappe di sayap kiri yang dilanjutkan sebuah umpan ke depan gawang diakhiri Ander Herrera dengan penyelesaian yang membawa PSG unggul 1-0.
Memasuki menit ke-27, Brugge menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Eduard Sobol yang beroperasi di sayap kiri memberi umpan kepada Hans Vakanen. Sepakan Vakanen yang deras membuat bola tak bisa dihalau Keylor Navas.
Tendangan Lionel Messi membentur mistar gawang pada awal pertamanya dengan PSG, tetapi ia gagal menambah 120 golnya di kompetisi. Sementara Neymar sangat mengecewakan dan Kylian Mbappe tertatih-tatih di luar lapangan karena cedera, setelah memberi assist kepada Ander Herrera untuk gol pembuka.
Ini adalah pertama kalinya tiga pemain menyerang bersama-sama di lapangan. Mereka berjuang untuk menemukan chemistry satu sama lain dan menciptakan ruang melawan tim asal Belgia yang kompak.
“Butuh waktu bagi mereka untuk bersinar bersama. Ini membutuhkan kerja. Saya telah menjelaskan bahwa kami belum menjadi tim, kami harus bekerja untuk ini,” kata Pochettino dikutip SuperSport, Kamis (16/9/2021).
Messi dan Neymar, mulai dari sayap, membiarkan fullback terbuka. Sementara Brugge memanfaatkan ruang dengan kinerja kolektif yang kuat, karena lini tengah PSG hampir kosong tanpa kehadiran Marco Verratti akibat cedera.
Itu mendorong Pochettino untuk mengganti Leandro Paredes dengan Danilo dan Georginio Wijnaldum dengan Julian Draxler, tetapi tidak berpengaruh.
“Kami membutuhkan lebih banyak konsistensi dan lebih banyak fluiditas. Kami membuat terlalu banyak kesalahan,” jelas Pochettino.
"Namun terlepas dari semua ini saya puas dengan para pemain. Kami harus tetap tenang dan terus bekerja,” imbuh dia.
PSG berada dua poin di belakang Manchester City yang menghancurkan RB Leipzig 6-3, dua minggu sebelum tim Ligue 1 itu menghadapi juara Liga Inggris di Parc des Princes.
Tag
Baca Juga
-
Media Lokal Sudah Badai Selama 10 Tahun Terakhir dan Tak Ada yang Peduli
-
Sama-Sama Pekerja Gig, Kok Driver Ojol Lebih Berani daripada Freelancer?
-
Percuma Menghapus Outsourcing Kalau Banyak Perusahaan Melanggar Aturan
-
Wajib Tahu! 5 Buah yang Bisa Menurunkan Kolesterol dalam Tubuh
-
Makin Sehat! Ini 6 Manfaat Tidur Siang bagi Tubuh
Artikel Terkait
News
-
Viral Video Balita Ditinggal di Tenda Gunung Prau, Mengapa Kita Tak Boleh Asal Menghakimi?
-
Lewat Tembang Pangkur, Warga Pracimantoro Merawat Perjuangan Lawan Tambang
-
Diskusi Film Karst: Petani Pracimantoro Soroti Ancaman Tambang Semen
-
New Normal Jurnalistik: Saat Mesin Pencari dan Media Sosial Rebut Audiens Portal Berita
-
Inovasi Media MUWAKIB: Cara Guru NU Pekalongan Bikin Belajar Bahasa Arab Jadi Seru
Terkini
-
Pola Pikir Baru Marc Marquez: Tak Ada Lagi Beban Juara, Siap Pensiun Kapan Saja
-
ELECEED Umumkan Tayang April 2027, Kisah Bocah SMA dan Kucing Superkuat
-
Anak Perempuan yang Tak Boleh Tersesat
-
Review 12.12: The Day, Ketika Ambisi Satu Orang Jadi Bencana Banyak Orang
-
Menyelami Dunia Filateli, Saat Sejarah dan Kisah Dunia Tersimpan dalam Prangko