Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu berhasil mengamankan skor laga perempat final Indonesia vs Malaysia pada Sabtu (2/10/2021) dini hari sebelum akhirnya menerima pil pahit kekalahan.
Greysia/Apriyani sumbangkan poin kemenangan kedua usai menaklukkan pasangan ganda putri Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan melalui rubber game dengan skor 22-20, 17-21, 21-18. Kemenangan Greysia/Apriyani sekaligus membuat posisi imbang 2-2 antara Indonesia-Malaysia dan partai penentuan jatuh pada ganda campuran.
Pada awal set gim pertama, Greysia/Apriyani berhasil memimpin skor. Namun, hal tersebut tidak dibiarkan lama oleh Tan/Thinaah di mana mereka berhasil menyusul, bahkan menyalip skor Greysia/Apriyani. Berusaha kembalikan keadaan, Greysia/Apriyani berhasil memimpin 11-9 pada pertengahan gim pertama.
Seusai interval, Greysia/Apriyani semakin optimis melaju dengan selisih skor yang cukup jauh atas Tan/Thinaah. Namun, di menit-menit krusial, Tan/Thinaah berhasil mengejar poin bahkan menyamakan kedudukan 20-20 dengan Greysia/Apriyani.\
Sempat panas, Greysia/Apriyani berhasil memenangkan gim pertama dengan skor 22-20 setelah pukulan pasangan Malaysia melebar keluar arena pertandingan. Sempat mengajukan challenge di poin krusial tersebut, Tan/Thinaah ditolak wasit akibat kesempatan untuk challenge sudah habis untuk gim pertama.
Lanjut ke gim kedua, Indonesia masih bisa memimpin di awal set. Namun, Malaysia berhasil mengejar dan sukses menyamakan kedudukan 9-9 usai melalui rally panjang sejumlah 79 pukulan. Meskipun telah menyamakan kedudukan, pada interval gim kedua, Indonesia sukses unggul dengan skor 11-10.
Seusai interval gim kedua, Malaysia membabat habis pasangan Indonesia dengan perolehan poin beruntun. Momen tersebut berhasil dipotong oleh Greysia/Apriyani, tetapi masih menciptakan selisih skor yang cukup jauh. Berusaha mempertipis jarak, Greysia/Apriyani harus menerima keunggulan Tan/Thinaah di gim kedua dengan skor pertandingan 17-21, kemenangan untuk Malaysia.
Rubber game, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu sukses memimpin permainan dan menciptakan jarak epik hingga pertengahan gim. Mereka berhasil menyabet skor 11-5 pada interval gim. Seusai interval, rally-rally panjang terus berlangsung sepanjang paruh set ketiga. Unggul dengan skor 20-12 dan telah mencapai match point, Greysia/Apriyani kesulitan meraih poin terakhir untuk memastikan kemenangan.
Tan/Thinaah terus melaju, mengejar poin demi poin dan berhasil mendekati skor Indonesia menjadi 20-18. Usai permainan yang sengit, Greysia/Apriyani berhasil mengakhiri gim ketiga dengan skor 21-18.
Pertandingan di partai keempat ini menjadi laga panjang yang sukses diselesaikan dalam durasi total 91 menit. Durasi ini tentunya fantastis, mengingat Tan/Thaniaah merupakan pemain junior Malaysia, tetapi sudah dengan luar biasa bertahan pada rally-rally panjang yang terjadi di sepanjang pertandingan berlangsung.
Kemenangan ini tentunya berhasil mengamankan skor laga Indonesia-Malaysia dari 1-2 menjadi imbang 2-2. Kesempatan terakhir jatuh pada partai penentu yaitu ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti akan melawan Hoo Pang Ron/Cheah Yee See.
Baca Juga
-
Rekap Kejuaraan Kelas Atas BWF, Indonesia Nol Gelar Juara!
-
Indonesia Open 2025: Semifinal, Fajar/Rian Bersiap Lawan Juara All England!
-
Indonesia Open 2025: Match Sengit, Jafar/Felisha Terhenti di Babak Kedua
-
Indonesia Open 2025: Laga Pembuka, Adnan/Indah Amankan Tiket Perempat Final
-
Indonesia Open 2025: Jadi Andalan, Dejan/Fadia Terhenti di Babak Awal
Artikel Terkait
News
-
Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Garam Palungan Desa Les: Menjaga Warisan Leluhur di Bawah Matahari Bali Utara
Terkini
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi
-
Dan Bandung: Romansa Mahasiswa yang Hangat dengan Bumbu Persahabatan yang Kental
-
Indonesia Butuh Industri Alat Kesehatan, Bukan Sekadar Pasar Impor
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Saat Kemiskinan Merampas Kebebasan Cinta