Meraup pahala sebanyak-banyaknya di bulan suci Ramadan menjadi incaran setiap kaum muslimin. Selepas menjalani ibadah puasa di siang hari, mereka melanjutkan beribadah sunah di malam hari dengan menunaikan salat Tarawih dan membaca Alquran di masjid atau yang lebih dikenal dengan istilah tadarus.
Masih tertanam dalam pikiran mereka bahwa ibadah yang dilakukan pada bulan suci Ramadan akan mendapat pahala yang berlipat ganda. Maka dari itu, tidak heran jika untuk meraih pahala tersebut mereka perlu berjuang melawan nafsu dan mulai berbondong-bondong menunaikan ibadah tersebut.
Seperti halnya dalam video viral yang diunggah oleh gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Instagram miliknya @khofifah.ip, pada tanggal 07/04/2022 ini.
Dalam tayangan video tersebut, tiga jamaah yang ikut salat Tarawih melaksanakannya di atas pagar masjid. Kapasitas masjid yang tidak mencukupi itu, tidak menjadi rintangan bagi tiga jamaah yang sejak berangkat dari rumahnya bertekad bulat untuk menunaikan salat Tarawih. Saat mendapati ruang masjid sudah penuh, dan teras samping masjid juga sudah sesak, ketiganya kemudian berinisiatif tetap melaksanakan salat Tarawih di pagar masjid.
Di tempat sesempit itu, ketiganya butuh perjuangan dan semangat totalitas. Terlihat di video tersebut, ketika sedang sujud, kedua tangannya memegang tepi pagar. Bukan sebab khawatir jatuh, namun karena ruang gerak yang sangat sempit.
3 Jamaah Salat tarawih di Pagar Masjid
Pada video itu, pengunggah (khofifah.ip) menulis caption, "Salut semangat ibadahnya, tetap tarawih meski tidak kebagian tempat. Tapi, tidak untuk ditiru ya, karena berbahaya bisa jatuh, apalagi jika sedang mengantuk. Ada yang tahu bagaimana saat tahiyat akhir?"
Video viral yang mendapat 21.194 like tersebut menuai sebanyak 369 komentar. Salah satu netizen, lelia.nura***, berkomentar, "Astagaaaah. Tahiyat akhirnya kemungkinan nyengklak, Bu. Sing penting lungguh miring ra bonus tibo." Diakhiri dengan emoticon tertawa sambil keluar air mata.
Pemilik akun @bamhas** juga berkomentar dengan memberi nasihat yang sebenarnya lebih pas jika ditujukan kepada pengurus takmir masjid, "Bangunan masjidnya ditambah lebih besar lagi, Bu."
Ada pula netizen bernama @wildanil_ab*** yang ikut berkomentar penuh curiga, "Saya curiga ini traweh 300K. Soalnya di Sumenep juga ada traweh 300K. Jangankan di atas teras, keset musholla bisa jadi sejadah."
Baca Juga
-
Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko
-
Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian
-
Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik
-
Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis: TWS Unik dengan Desain Jepit Telinga dan Baterai Awet
-
Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua
Artikel Terkait
News
-
Buruh Perempuan Sawit Menanggung Beban Berlapis di Balik Asap Karhutla
-
SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026
-
Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
Terkini
-
EXO Luncurkan Unit Terbaru, Kai dan Sehun Siap Debut Desember Mendatang
-
Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat
-
Gaji Pas-pasan, Pajak Macam-macam: Menghitung Sisa Napas Finansial Pekerja
-
Gema Stop the Wedding: Seni Berhenti Sebelum Terjebak Hubungan Salah
-
Review Buku Little Women: Perjalanan Empat Saudari Menemukan Arti Kedewasaan