Apakah kalian sudah membuka Google hari ini? Jika sudah pasti kalian bisa menemukan doodle mangkuk ayam yang sedang bertengger di halaman mesin pencarian tersebut. Siapa yang tidak mengenal mangkuk ayam yang sangat legend tersebut. Tukang bakso atau mie ayam jarang ada yang melewatkan untuk menggunakan mangkuk ayam jago tersebut.
Tidak hanya pada mangkuk, gambar ayam jago tersebut kini merambah di beberapa objek seperti baju, topi, tas, ataupun benda lain yang bisa kalian dapatkan di toko-toko online. Lantas apa sih sejarah yang melatarbelakangi mangkuk ayam jago tersebut? Mari kita simak sejarahnya yang di lansir dari situs nationalgeographic.grid.id berikut ini
Awal Mula Kisah Mangkuk Ayam Jago
Pada masa Dinasti Ming periode pemerintahan Kaisar Chenghua (1465-1487). Sang Kaisar memesan cawan keramik bergambar ayam jago, ayam betina, dan anak ayam sebagai simbol kemakmuran banyak anak banyak rezeki. Ia memesan cawan pada pengrajin keramik terkenal. Sang Kaisar memberikan cawan tersebut sebagai tanda cinta untuk istrinya.
Terdapat makna simbolis yang bisa ditemukan dalam gambar tersebut. Kata Ji, berarti ‘ayam’, mirip bunyinya dengan kata 'Jia' yang berarti ‘rumah’. Sedangkan gambar tanaman peoni adalah simbol kekayaan. Sementara pohon pisang dengan daun lebar memiliki makna keberuntungan untuk keluarga.
Dalam perkembangan berikutnya bagi petani di Tiongkok, mangkuk ayam jago menjadi lambang kerja keras agar mendapat kemakmuran. Karena mengingatkan peran ayam jago dengan bunyinya yang selalu bisa membangunkan mereka pada pagi hari untuk bekerja di ladang.
Awal Masuk ke Asia
Sekitar awal abad 20, mangkuk ayam jago mulai menjangkau dunia luar tidak hanya di Tiongkok. Pada mulanya dibawa oleh para perantau, lalu tersebar ke beberapa negara di Asia Tenggara. Lalu hal itu membuat mangkuk ayam jago semakin banyak diproduksi. Mulai dari awalnya hanya menggunakan teknik gambar tangan hingga berkembang menjadi mesin. Hingga sekarang kita bisa menemukannya dengan mudah di toko alat makan.
Demikianlah sejarah singkat mangkuk ayam jago yang sangat melegenda tersebut. Dari yang mulanya hanya dipesan 4 buah cawan saja kini sudah mendunia dan berhasil membuat semua orang memakainya di segala kesempatan sebagai benda yang sangat bermanfaat. Ternyata menarik sekali sejarah dibalik pembuatan mangkuk ayam legend tersebut ya!
Baca Juga
-
7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween
-
Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien
-
Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20
Artikel Terkait
-
Mangkuk Ayam Jago Muncul di Google Doodle, Terungkap Bukan Asli Indonesia
-
Google Doodle Tampilkan Mangkok Ayam Jago Tukang Bakso, Rooster Bowl Ternyata Bukan Asli Indonesia
-
Mangkuk Ayam Jago Jadi Doodle Google Hari Ini, Berikut Sejarah dan Keunikannya
-
Google Tampilkan Doodle Pacu Jalur Kuansing di Momen Kemerdekaan RI ke-77
-
Meriahkan HUT RI Ke-77, Google Doodle Pasang Ikon Pacu Jalur
News
-
Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026
-
AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta
-
Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah
-
Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan
Terkini
-
7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis
-
Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA
-
Sisi Gelap Adulthood: Pergulatan Mental Gen Z Hadapi Ketidakpastian Hidup
-
4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif
-
Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro