Menanti hari kelahiran nabi besar, tandas adalah momen paling ditunggu oleh masyarakat muslim di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Sebagai masyarakat Indonesia yang kaya akan tradisi dan budaya sekaligus negara dengan penduduk Islam terbesar dunia, memiliki cara tersendiri dalam mengungkap rasa terkasih terhadap junjungan besar mereka, yakni nabi Muhammad SAW.
Tiap daerah di Indonesia memiliki tradisi yang masing-masing terbilang unik dan menarik, lantas apa saja tradisi-tradisi tersebut? Simak berikutnya!
1. Bungo Lado - Sumatra barat
Bungo Lado adalah tradisi yang berasal dari Sumatera Barat, lebih tepatnya diselenggarakan di kota Pariaman. Bungo lado berasal dari bungo yang berarti bunga dan lado berarti cabe. Bungo lado merupakan tradisi menghiasai pohon dengan sejumlah uang tunai berbentuk lembaran. Tak hanya itu, pohon juga ditempelkan kertas-kertas hias warna warni untuk mempercantik tampilannya.
Sesaat setelah bungo lado berhasil dikreasikan, berikutnya diarak menuju ke masjid atau surau untuk disumbangkan sebagai tambahan dana kepada kegiatan keagamaan dan sosial.
2. Ngalungsur pusaka - Jawa Barat
Ngalungsur pusaka adalah tradisi memandikan benda-benda pusaka yang dianggap keramat oleh masyarakat Jawa barat sekaligus saksi sejarah perjuangan Syech Sunan Rachmat dalam menyebarkan agama Islam. Pada bulan maulid nabi, benda-benda pusaka peninggalan leluhur yang disimpan di rumah adat joglo dikeluarkan dan kemudian dimandikan.
3. Weh-wehan - Jawa Tengah
Masyarakat Jawa tengah, terkhususnya Kaliwungu, kabupaten Kendal memiliki cara sendiri dalam merayakan maulid nabi Muhammad dengan mengadakan tradisi yang bernama weh-wehan. Tradisi ini terbilang cukup unik dan menarik dimana masyarakat sibuk mempersiapkan berbagai makanan ringan hingga kue tradisional untuk saling dibagikan kepada para tetangga.
Tradisi ini digadang-gadang sudah ada sejak abad ke-15 saat semenjak Islam masuk ke desa Kaliwungu, tradisi ini memiliki tujuan amat mulia untuk memperkuat tali persaudaraan dengan orang sekitar dan mengajarkan kepada sesama untuk saling berbagi.
4. Kuwah beulangong - Aceh
Kuwah Beulangong adalah masakan khas masyarakat Aceh yang biasa disajikan pada hari besar seperti hari peringatan lahirnya nabi Muhammad atau maulid nabi, masakan ini sendiri berupa gulai berbahan baku daging kambing, nangka kepok, dan taburan bumbu-bumbu rempah khas lainnya.
Tradisi kuwah beulangong bertujuan untuk memupuk gotong royong dan kerja sama, pasalnya, dibutuhkan banyak orang untuk memasak masakan ini secara bersama-sama dalam kuali atau wajah yang sangat besar, usai matang, masyarakat bisa datang berbondong-bondong ke masjid untuk mengambil mengambil jatah mereka.
5. Walima - Gorontalo
Berikutnya adalah tradisi Walima yang berasal dari Gorontalo. Tradisi ini terbilang cukup mirip dengan weh-wehan dari Jawa Tengah dimana masyarakat muslim sibuk menyiapkan kolombengi dan kue-kue tradisional khas Gorontalo lainnya dalam jumlah yang banyak hingga membumbung menyerupai bangunan masjid. Usai menyiapkan, makanan-makanan tersebut diarak keliling kampung atau kota untuk dibagikan kepada warga.
Itu tadi 5 tradisi maulid nabi yang ada di Indonesia, apakah kamu sudah menantikan tradisi tersebut bersama keluarga dan orang-orang terdekatmu?
Baca Juga
-
5 Tanda Kamu Sudah Dewasa Secara Emosional Menurut Ahli
-
5 Penemu Ini Menyesali Temuannya, Dihantui Rasa Bersalah meski Tak Membunuh
-
Ada Peringatan Hari Ciuman Internasional, Ini 6 Manfaat Ciuman Intim bagi Kesehatan Tubuh
-
Jangan Anggap Remeh, Waspadai 5 Tanda Kucing Terkena Rabies!
-
Ingin Makan Daging Tapi Takut Kolesterol? Atasi dengan 7 Sayuran Ini
Artikel Terkait
-
Anies Bertemu Kelompok Habib Rizieq, Ada Sinyal 'Minta Restu' Pilpres 2024
-
Momen Pertemuan dengan Anies, HRS: Siap Bersatu, Siap Bersaudara, Siap Berjuang Kembali? Takbir!
-
Keren,Hafiz Indonesia Diundang Raja Maroko dalam Peringatan Maulid Nabi di Rabat
-
Peringatan Maulid Nabi Diharapkan Bentuk Karakter Religius Siswa di Kotamobagu
-
Postingan Jokowi Bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad Trending di Twitter, Netizen Salfok Ada Ilustrasi Anya Forger
News
-
World Cleanup Day 2026, Trash Ranger Menggerakkan Anak Muda Peduli Sampah
-
Ubah Keresahan Jadi Karya, Ayu Rianna Berbagi Tips di Yoursay Writing Class
-
Proses Kreatif Wregas Bhanuteja: Lawan Klise Mistik Horor di KHFF 2026
-
Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026
-
Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?
Terkini
-
Heboh Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby: Ketika Selisih Usia Jadi Cermin Standar Ganda Kita
-
Stigma Tubuh Perempuan dan Warisan Tabu dalam Bahasa Sehari-hari
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
-
Review Film Soulmate: Pahami Bahwa Belahan Jiwa Tak Selalu Kekasih Romantis
-
Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya