Siapa yang tak kenal Goenawan Mohamad? Bagi kalian yang menggemari karya-karya sastra khususnya puisi tentu sudah tak asing lagi dengan nama yang satu ini. Goenawan Soesatyo Mohamad atau yang lebih dikenal dengan nama Goenawan Mohamad, adalah seorang sastrawan dan jurnalis pendiri Majalah Tempo yang lahir di Kabupaten Batang pada 29 Juli 1941. Sebagai seorang sastrawan, beliau sudah banyak melahirkan beberapa buku kumpulan puisi dan esai sastra, beberapa buku kumpulan puisinya antara lain ialah Pariksit (1971); Interlude (1973); Asmaradana (1992); dan Misalkan Kita di Sarajevo (1998). Dan kali ini, saya akan mengulas salah satu buku kumpulan puisi dari Goenawan Mohamad yang memuat keseluruhan sajak pada buku-buku kumpulan puisinya di atas, yang terdapat pada buku Goenawan Mohamad: Sajak-Sajak Lengkap (1961-2001). Simak ulasannya...
Goenawan Mohamad: Sajak-Sajak Lengkap (1961-2001) merupakan sebuah buku kumpulan sajak yang memuat keseluruhan sajak Goenawan Mohamad dari rentang tahun 1961-2001, dari masa awal kepenyairannya hingga awal abad ke-21. Buku ini merupakan semacam dokumentasi perjalanan kepenyairan Goenawan Mohamad yang selain memuat sajak-sajak yang pernah diterbitkan, juga memuat sajak-sajak yang belum pernah diterbitkan. Sebagai sebuah buku kumpulan sajak yang lengkap, buku ini memuat 130 sajak dengan disertai catatan dari penyunting dan sebuah esai pengiring dari Prof. Sapardi Djoko Damono yang berjudul Mencoba Menghayati Si Malin Kundang. Selain itu, buku ini juga memuat beberapa ilustrasi yang tak lain adalah karya dari Goenawan Mohamad sendiri.
Hal yang menarik dalam buku ini terutama karena isinya yang lengkap dan utuh. Sajak-sajak dalam buku ini juga terkesan merekam suasana seperti kesedihan, kebahagiaan, kesepian, keterasingan, dan berbagai rekam peristiwa lainnya dengan menggunakan majas-majas yang berbeda-beda. Menurut saya, buku ini amat cocok bagi kalian yang gemar membaca sajak-sajak lirik atau balada, karena dalam buku ini terdapat kedua jenis sajak tersebut; juga bagi kalian yang ingin mempelajari gaya kepenulisan sajak ala Goenawan Mohamad, karena isinya yang lengkap dan utuh.
Nah, itu tadi merupakan ulasan ringkas mengenai sebuah buku kumpulan puisi yang berjudul Goenawan Mohamad: Sajak-Sajak Lengkap (1961-2001). Adapun buku ini merupakan buku terbitan Metafor Publishing atas prakarsa dari Komunitas Utan Kayu. Itu saja yang ingin saya sampaikan, kurang dan lebihnya saya haturkan permohonan maaf. Sekian terima kasih
Video yang mungkin Anda suka
Baca Juga
-
Ulasan Film Never Back Down: Kisah Remaja yang Mendalami Mix Martial Arts
-
Ulasan Film Warrior: Kisah Kakak-beradik yang Kembali Bertemu di Atas Ring
-
Ulasan Film Unbroken: Kisah Atlet Olimpiade yang Menjadi Tawanan Perang
-
Ulasan Film The Fighter: Kisah Seorang Pria Meraih Gelar Juara Tinju Dunia
-
Ulasan Film Rocky: Kisah Petinju Lokal Meraih Kesuksesan di Dunia Tinju
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Jadilah Pribadi Optimistis, Lebih Semangat Mengarungi Kehidupan
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
Perjalanan Menemukan Kebahagiaan dalam Ulasan Novel The Burnout
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Lea Tinggalkan SECRET NUMBER, Masa Depan Grup Mulai Dipertanyakan
-
Jujutsu Kaisen: Alasan Kenapa Yuta Okkotsu Terpilih Jadi Ketua Klan Gojo
-
Alam Mayang Pekanbaru, Destinasi Liburan Keluarga yang Wajib Dikunjungi!
-
Review 12 Strong: Kisah Heroik Pasukan Khusus AS Pasca Peristiwa 11/09/2001
-
Rilis Poster Baru, Ini Peran Yook Sungjae dan Bona di The Haunted Palace