Menjelang Lebaran, hiruk-pikuk persiapan hari raya bukan lagi soal baju baru atau kue kering semata. Di media sosial, kini muncul tren unik yang memicu perdebatan hangat, yaitu jasa sewa iPhone. Fenomena ini mencuat setelah sebuah thread dari @wisnuajikurniawan yang melempar pertanyaan retoris, "Serius buat apa sih sewa iPhone?"
Pertanyaan sederhana ini membuka kotak pandora masyarakat Indonesia mengenai gaya hidup, ekonomi digital, dan tekanan sosial di masa mudik. Istilah “gengsi” kemudian muncul di tengah riuhnya upaya memoles citra diri agar terlihat sukses di depan keluarga.
Di tengah momen kumpul keluarga, iPhone sewaan sering kali menjadi jalan pintas bagi mereka yang ingin diakui status sosialnya tanpa harus membeli baru dengan harga puluhan juta. Fenomena ini menunjukkan bahwa mudik bukan hanya soal silaturahmi, tapi juga adu gaya yang ternyata mulai disiasati lewat jasa rental harian.
Sebenarnya, jika dilihat dari hal positif, menyewa iPhone merupakan langkah praktis demi fungsi (utility). Bagi mereka yang mengutamakan dokumentasi, iPhone juga bisa digunakan sebagai alat kerja, terutama kameranya yang jernih mampu menangkap momen bersama keluarga di tengah hari raya.
Seperti yang diungkapkan oleh @nurpiihanifiant, sewa iPhone sering kali ditujukan untuk kebutuhan positif: "Biasanya buat keperluan kerja, dokumentasi, event, atau live report yang seharian pakai kamera & sosmed terutama IG sama TikTok."
Senada dengan hal tersebut, @tuan_kautsarazad menilai langkah ini mirip dengan menyewa kamera profesional.
"Iya, mungkin pengin videonya bagus nanti pas momen Lebaran ya, soalnya kan emang stabil dia soal video... Hampir mirip kayak sewa camera sih," tulisnya.
Dalam konteks ini, menyewa iPhone seharga 300–500 ribu rupiah per hari menjadi lebih logis secara finansial daripada memaksakan diri membeli baru seharga 20 juta rupiah. Namun, garis antara kebutuhan fungsional dan pemuasan gengsi sangatlah tipis. Lebaran di Indonesia sering kali menjadi panggung pembuktian diri saat mudik atau reuni. Di sinilah sisi gelap dari tren ini muncul.
@lovelykstyle.thrift berkomentar pedas bahwa fenomena ini sering kali hanya untuk gaya-gayaan dan ajang pamer. Argumen mengenai eksklusivitas pun turut membuat suasana menjadi panas.
Akun @kenyulian menyoroti bahwa banyak orang terjebak dalam persepsi harga diri melalui perangkat. Ia menyebutkan bahwa istilah exclusive ecosystem milik Apple sering disalahartikan sebagai "exclusive in terms of pride for selected people." Padahal secara teknis, keunggulan iPhone terletak pada sistemnya yang tertutup dan aman, bukan pada status sosial yang melekat padanya.
Pada akhirnya, fenomena sewa iPhone menjelang Lebaran adalah cermin dari pergeseran nilai di masyarakat kita. Apakah ini salah satu cara yang cerdas? Jika tujuannya adalah menyimpan memori dengan kualitas kamera yang bagus tanpa menguras tabungan, itu baik. Namun, jika motivasinya hanya agar terlihat mapan di depan sepupu atau teman lama, maka sewa iPhone hanyalah beban finansial untuk validasi semu yang akan hilang seiring berakhirnya masa sewa.
Jadi, sebelum kamu menghubungi jasa rental iPhone, tanyakan motivasi pada dirimu sendiri!
Baca Juga
-
Ibadah Alam GKJ Baturetno ke-9: Memaknai Api, Kematian, dan Daya Hidup dari Balik Area Makam
-
Metode Baca Bareng di Taman: Cara Ibu-Ibu Jagakarsa Mengajarkan Anak Mencintai Buku Tanpa Paksaan
-
Satu Tante yang Teredukasi Bisa Berdayakan Satu Keluarga, Gimana Caranya?
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
-
Dear Tante: Saat Sosok "Aunty" Hadir Menjadi Support System Hangat bagi Ibu Baru
Artikel Terkait
-
Terjebak Utang Demi Story Estetik? Pelajaran Hidup dari Buku Yang Mahal Gengsi Kita
-
Misi Glow Up Lebaran: Antara Kejar Tayang Kulit Bening dan Dompet yang Kering
-
Harga Sewa iPhone Jelang Lebaran 2026, Modal Rp300 Ribu Bisa Bawa 15 Pro Max saat Mudik
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Film Uang Passolo: Ketika Pernikahan Jadi Ajang Gengsi
News
-
SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026
-
Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
-
Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026
Terkini
-
Review Film All of You: Ketika Sains Ikut Campur dalam Urusan Cinta
-
Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik
-
Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
-
Sukses Besar, Serial Carrie Resmi Lanjut Musim 2 Gandeng Mike Flanagan