Beredar video pendek yang mengklaim militer Indonesia ditakuti dunia, dan China siap membantu Indonesia jika dibutuhkan. Video itu dibagikan akun YouTube Share Cerita.
Video yang diunggah itu berisikan beberapa potongan video pertempuran dan latihan perang dengan narasi “Kata Presiden XI Jin Ping Indonesia negara kuat hanya saja pemimpinnya kurang percaya diri akan kekuatan Indonesia. Masyarakatnya punya jiwa nasionalisme yang sangat tinggi. Dalam konflik perebutan pulau pasir dengan Australia, kami siap membantu Indonesia jika dibutuhkan.”
Video tersebut diunggah di Shorts Youtube pada tanggal 30 Oktober 2022
Berikut narasi yang ditulis:
“Kata Presdien XI Jin Ping, Indonesia negara kuat hanya saja pemimpinnya kurang percaya diri akan kekuatan Indonesia. Masyarakatnya punya jiwa nasionalisme yang sangat tinggi. Dalam konflik perebutan pulau pasir dengan Australia, kami siap membantu Indonesia jika dibutuhkan.”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id -- Jaringan Suara.com, klaim militer Indonesia ditakuti dunia, dan China siap membantu Indonesia jika dibutuhkan itu salah.
Setelah ditelusuri, video berasal dari berbagai sumber yang diedit menjadi video yang disertai dengan narasi, tapi isinya tidak sesuai.
Video awal berasal dari video Prajurit Angkatan Darat Amerika Serikat (U.S. Army) dan Indonesia (TNI AD) yang mengikuti latihan bersama Garuda Shield 2021 pada tanggal 6 Agustus 2021, di Pusat Latihan Tempur Baturaja.
Video berikutnya merupakan video dari latihan khusus yang dilaksanakan oleh Komando Pasukan Katak (KOPASKA) Koarmada I TNI Angkatan Laut di Pulau Damar, Kepulauan Seribu pada tahun 2020.
Video lain yang ditampilkan berasal dari cuplikan film dengan judul “Merah Putih Memanggil” yang tayang di bioskop pada 5 Oktober 2017.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa setiap potongan video yang ditampilkan tidak ada kaitannya dengan dukungan China untuk membantu Indonesia dalam persoalan Pulau Pasir. Video merupakan hasil editan dari kumpulan video latihan perang dan film.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim tersebut adalah hoaks. Konten itu masuk kategori konten yang dimanipulasi.
Baca Juga
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu
Artikel Terkait
-
Tim dayung Indonesia patut waspadai China di Asian Games 2023
-
Timnya Tak Lolos, China Tetap Gelontorkan Rp21,86 Triliun untuk Piala Dunia Qatar
-
CEK FAKTA: Perempuan Pencegat Iring-iringan Mobil Jokowi Mengaku Dibayar Rp 300 Ribu, Benarkah?
-
Pandemi Covid-19 di China Kembali Menggila, Tes CPNS Ditunda
News
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif
-
Kisah di Balik Angka 8%: Saat Suara Driver Ojol Akhirnya Didengar Istana
-
Nonton Pee Nak 5: Siap-siap Ketawa di Antara Jump Scare yang Bikin Jantungan!
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu