Indonesia memiliki banyak gunung berapi yang tersebar luas di daerah Sumatera, Jawa, Sulawesi, hingga lombok. Hal itu disebabkan karena letak geografis negara kita yang berada diatas tiga lempeng tektonik, meliputi Erurasia, Indo-Australia, dan Pasifik.
Banyaknya gunung berapi di Indonesia ikut mempengaruhi kesuburan tanah terutama setelah gunung api tersebut meletus. Kandungan magnesium dan kalium yang dihasilkan dari semburan letusan tersebut mampu meningkatkan kesuburan tanah, seperti yang dikutip pada laman WorldAtlas.com.
Disisi lain, letusan gunung api tersebut juga dapat membahayakan keselamatan manusia dan dikategorikan sebagai salah satu bencana alam. Nah, diartikel kali ini kita akan membahas tentang beberapa gunung berapi yang masih aktif di Indonesia, berikut empat diantaranya.
1. Gunung Semeru
Gunung Semeru merupakan salah satu gunung tertinggi di pulau Jawa. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru atau (TNBTS) yang berlokasi diantara Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.
Baca juga: Piala Dunia 2022: Spanyol Kontra Maroko, Rivalitas Sepakbola yang Dibumbui Sejarah
Ketinggian gunung Semeru mencapai 3676 mdpl. Baru-baru ini gunung Semeru kembali mengalami erupsi, tepatnya pada hari Minggu kemarin. Melansir dari kompas.com, Awan panas guguran (APG) hasil erupsi gunung semeru meluncur dari puncak kawah jonggring saloko sejauh tujuh kilometer ke arah tenggara dan selatan. Selain itu, erupsi juga meluncurkan kolom abu berwarna kelabu dari puncak kawah dengan intensitas sedang hingga tebal setinggi 1,5 kilometer.
Bahkan letusan gunung semeru juga diikuti dengan terjadinya gempa sebanyak delapan kali dengan amplitudo 18-22 mm dengan durasi 65-120 detik. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau kepada warga untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak. Jika dilihat dari sejarahnya, gunung semeru telah mengalami banyak letusan sejak tahun 1818.
2. Gunung Merapi
Gunung Merapi terletak di dua Provinsi, yaitu Jawa Tengah dan Yogyakarta. Gunung ini memiliki ketinggian yang mencapai 2930 mdpl. Dalam sejarahnya, Gunung Merapi telah mengalami letusan sebanyak 68 kali sejak tahun 1548.
Melansir dari Rukita.com, pada tahun 1872 gunung merapi meletus tanpa henti selama 120 jam, bahkan di tahun 1930 letusan gunung merapi memakan korban jiwa hingga 1367 orang.
Baca juga: Update 16 Besar Piala Dunia Qatar 2022, Prancis Bertemu Inggris di 8 Besar
3. Gunung Sinabung
Gunung berapi Sinabung berlokasi di dataran tinggi Karo, Sumatera Utara dengan ketinggian mencapai 2460 mdpl. Sebenarnya, gunung ini tidak pernah mengalami letusan sejak tahun 1600.
Namun sejak tahun 2010 lalu, gunung ini kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Letusan terkahir gunung Sinabung terjadi pada tahun 2021 silam dengan tinggi kolom abu lebih dari 5.000 meter, dan membawa awan panas yang mencapai Sungai Lau Borus di sektor tenggara timur.
4. Gunung Anak Krakatau
Awalnya gunung ini bernama Krakatau sebelum terjadinya letusan hebat pada tahun 1883. Letusan gunung krakatau terdengar hingga 4600 km dari pusat letusan. Letusan itu menghancurkan Gunung Danan, Gunung Perbuwatan serta sebagian Gunung Rakata di mana setengah kerucutnya hilang, membuat cekungan selebar 7 km dan sedalam 250 meter.
Baca juga: Ungkap Hubungannya dengan Ardie Bakrie di Masa Lalu, Manohara Posting Foto Anak Perempuan, Anaknya?
Letusan ini memicu terjadinya Tsunami setinggi 40 meter. Pada tahun 1927 atau kurang lebih 44 tahun setelah meletusnya Gunung Krakatau, muncul gunung api yang dikenal sebagai Anak Krakatau dari kawasan kaldera purba tersebut dan masih aktif serta bertambah tinggi setiap bulan. Kecepatan pertumbuhan tingginya sekitar 0.5 meter (20 inci) per bulan.
Itulah tadi empat gunung berapi yang masih aktif di Indonesia, semoga bermanfaat!
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
6 Penyebab Mata Kaki Bengkak, Mulai dari Cedera hingga Penyakit Ginjal
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
Artikel Terkait
-
IHSG Dibuka Lari Kencang ke Level 7.346
-
Inovasi Unik dari Lombok Timur: Budidaya Madu Trigona di Atas Pohon Mangrove Tengah Laut
-
Mampukah 5 Pembalap Indonesia Kuasai Seri Perdana ARRC 2026 di Sepang? Cek Jadwal Lengkapnya
-
KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim
-
Adaro Indonesia Terima Penghargaan PROPER Emas Kedelapan
News
-
Bukan Sekadar Melindungi Rakyat, Ini Alasan Pemerintah Menahan Kenaikan BBM
-
STY Hadir! Intip Keseruan Pacuan Kuda Triple Crown 2026 di Jogja Bareng 12 Ribu Penonton
-
Yoursay Class: Tak Sekadar Curhat, Ini Cara Menulis Opini Personal yang Relatable dan Berdampak
-
Soleh Solihun Akhirnya Kasih Standing Ovation untuk 2 Peserta Indonesian Idol
-
Kaget Pas Lagi Jalan? Drama Baliho "Aku Harus Mati" yang Berujung Turun Panggung
Terkini
-
Novel Pasta Kacang Merah: Menebus Luka Masa Lalu
-
Ada Kim Seon Ho dan Lee Ki Taek, Variety Show Bonjour Bakery Siap Tayang 8 Mei
-
Memahami Ulang Makna 'Pulang' dan 'Rumah' dalam Project Hail Mary
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Rekomendasi HP Vivo 1 Jutaan 2026, Ada RAM 8 GB dan Fitur IP65