Asosiasi Pengawas dan Investigator Internal resmi diluncurkan untuk merespons meningkatnya risiko fraud dan pelanggaran kepatuhan di sektor bisnis dan pemerintahan.
Peluncuran ini sekaligus memperkenalkan penerapan SNI ISO 37008:2023 tentang Investigasi Internal Organisasi sebagai standar kerja investigasi internal di Indonesia.
Standar ini diharapkan membantu perusahaan, BUMN/BUMD, kementerian, hingga pemerintah daerah dalam menangani persoalan internal secara profesional sebelum melebar menjadi kasus pidana atau sengketa hukum yang mahal dan berdampak pada reputasi.
Menteri PANRB, Rini Widyantini, dalam sambutannya menekankan pentingnya pengawasan internal sebagai fondasi reformasi birokrasi dan akuntabilitas publik.
Sementara itu, Prof. Jimly Asshiddiqie menyebut pendekatan investigasi internal perlu bergeser dari pola menghukum ke pola korektif.
“Investigasi internal berbasis SNI ISO 37008 merupakan instrumen strategis untuk pemulihan sebelum persoalan berkembang menjadi kasus pidana,” ujarnya.
Dalam diskusi panel, Muliaman D. Hadad menyoroti pentingnya standar investigasi untuk menjaga kepercayaan investor global. Dari sisi pengawasan pemerintah, Inspektur Jenderal Kemendagri Sang Made Mahendra Jaya menegaskan investigator internal yang independen menjadi kunci pencegahan korupsi melalui deteksi dini.
Ketua Umum Asosiasi, Adnan Pandu Praja, mengatakan pembentukan organisasi ini bertujuan memastikan ketersediaan profesional investigasi internal yang kompeten dan berintegritas. “Investigasi internal yang kuat bukan hanya alat pengendalian risiko, tetapi fondasi keberlanjutan organisasi,” ujarnya.
Acara ini juga dihadiri perwakilan KPK, BPKP, pimpinan BUMN/BUMD, pelaku usaha, auditor internal, hingga asosiasi bisnis seperti KADIN dan APINDO.
Dengan peluncuran ini, asosiasi diharapkan menjadi wadah lintas sektor untuk memperkuat tata kelola, mencegah kerugian lebih besar, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah dan dunia usaha.
Baca Juga
-
Sinopsis House of Grace, Drama Thailand Terbaru Kiatipoom Banluechairit
-
Naga Purba ke Jepang: Diplomasi Hijau dan Misi Penyelamatan Komodo
-
Efek Domino Plastik yang Menyentuh Semua Sektor, Pertanian Juga Kena lho!
-
Dilema Sunyi Generasi UMR: Kerja Demi Hidup atau Hidup Demi Kerja?
-
Perpustakaan Tubuh yang Diam-Diam Membusuk
Artikel Terkait
News
-
Bukan Sekadar Melindungi Rakyat, Ini Alasan Pemerintah Menahan Kenaikan BBM
-
STY Hadir! Intip Keseruan Pacuan Kuda Triple Crown 2026 di Jogja Bareng 12 Ribu Penonton
-
Yoursay Class: Tak Sekadar Curhat, Ini Cara Menulis Opini Personal yang Relatable dan Berdampak
-
Soleh Solihun Akhirnya Kasih Standing Ovation untuk 2 Peserta Indonesian Idol
-
Kaget Pas Lagi Jalan? Drama Baliho "Aku Harus Mati" yang Berujung Turun Panggung
Terkini
-
Sinopsis House of Grace, Drama Thailand Terbaru Kiatipoom Banluechairit
-
Naga Purba ke Jepang: Diplomasi Hijau dan Misi Penyelamatan Komodo
-
Efek Domino Plastik yang Menyentuh Semua Sektor, Pertanian Juga Kena lho!
-
Dilema Sunyi Generasi UMR: Kerja Demi Hidup atau Hidup Demi Kerja?
-
Perpustakaan Tubuh yang Diam-Diam Membusuk