Pasti kalian sudah tidak asing dengan bandara, tapi taukah kalian bahwa bandara adalah kependekan dari bandar udara? Melansir dari laman Direktorat Jendral Perhubungan Udara, Senin (18/12/2022) bandar udara adalah kawasan di daratan dan/atau perairan dengan batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pewat udara untuk lepas dan landas.
Namun lebih dari itu, bandara juga digunakan untuk naik dan turunnya penumpang, bongkar muat barang, dan tempat perpindahan moda transportasi. Tentu saja untuk berlangsungnya operasional bandara juga ditunjang dengan fasilitas lengkap serta standar keamanan terbang yang sesuai.
Bandara berfungsi sebagai gerbang dari segala kegiatan perekonomian dan transportasi udara. Maka dari itu tiap negara membangun bandara untuk menunjang kebutuhan penduduknya. Baik kebutuhan secara transportasi ataupun ekonomi. Namun taukah kalian bahwa Indonesia termasuk dalam 10 negara di Asia dengan jumlah bandara terbanyak. Melansir dari akun Instagram Good News From Indonesia @gnfi, Senin (18/12/2022) bahwa saat ini Indonesia memiliki bandara dengan jumlah terbanyak di Asia. Berikut adalah 10 Negara di Asia dengan jumlah bandara terbanyak.
1. Indonesia memiliki 673 bandara
2. China memiliki 507 bandara
3. India memiliki 346 bandara
4. Iran memiliki 319 bandara
5. Filipina memiliki 247 bandara
6. Arab Saudi memiliki 214 bandara
7. Jepang memiliki 175 bandara
8. Pakistan memiliki 151 bandara
9. Oman memiliki 132 bandara
10. Malaysia memiliki 114 bandara
BACA JUGA: Pola Asuh Al Nahyan Dikritik Netizen, Begini Jawaban Santuy Bobby Nasution
Memang tiap-tiap negara memiliki kebutuhan berbeda dalam urusan transportasi. Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang besar, tentu saja tidak heran jika membutuhkan lebih banyak transportasi udara untuk memudahkan dan mempersingkat waktu mobilitas masyarakatnya.
Namun meskipun demikian tidak bisa asal dalam membangun bandara, karena selain membutuhkan dana besar juga terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan. Seperti jarak antarbandara. Ternyata tiap wilayah juga memiliki kebijakan yang berbeda terkait dengan jarak antarbandara. Seperti wilayah Jawa dan Sumatra dengan jarak 200 km, sedangkan wilayah Maluku dan Papua hanya berjarak 60 km antarbandara. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 69 Tahun 2013.
Selain itu faktor lain seperti pertimbangan daerah yang terisolasi dan daerah rawan bencana juga diprioritaskan dalam pembangunan bandara. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dan mengembangkan mobilitas penumpang. Meskipun mendapatkan predikat dengan negara yang memiliki jumlah bandara terbanyak di Asia, Indonesia saat ini juga masih terus mengembangkan pembangunan bandara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih baik lagi.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Baca Juga
-
Rilis Teaser Perdana, Drama Korea 'Crushology 101' Siap Tayang April 2025
-
Jadi Comeback Seo Kang Joon, Drama Undercover High School Raih Popularitas
-
Rating Merosost, Gong Hyo Jin Ungkap Pemikiran Ending When the Stars Gossip
-
Tayang April, Kim Hye Ja dapat Hadiah dari Surga di Drama Korea 'Heavenly Ever After'
-
Sidang Usai, Yoo Ah In Comeback Lewat Film 'The Match' dengan Lee Byung Hun
Artikel Terkait
-
Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September
-
Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib
-
DSI Akan Gunakan 8 Use Case Analitik untuk Pantau Underinvoicing dan Transfer Pricing
-
81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping
-
Jay Idzes Absen, Siapa Bek Pilihan John Herdman di FIFA ASEAN Cup? Kevin Diks atau Elkan Baggott
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam