Pemuda bernama Fajar Sadboy belakangan ini menjadi viral di media sosial. Bahkan lewat keviralannya, ia bisa meraih popularitas dalam sekejap.
Fajar Sadboy jadi artis dadakan yang bersliweran di televisi serta diundang dalam sejumlah podcast YouTube milik selebritis tanah air. Ia dapat menarik perhatian publik karena dianggap menghibur dengan tingkah candaannya yang khas.
BACA JUGA: Bahas Malam Pertama, Kiky Saputri Syok Dengar Jawaban Suami: Ajib Banget
Kendati sekarang Fajar Sadboy sedang berada di puncak popularitas tetapi keluarganya kurang memberikan dukungan. Sang ayah tidak mengizinkan Fajar Sadboy untuk kembali ke Jakarta.
Momen ayah Fajar Sadboy melarang anaknya ke Jakarta untuk bekerja di dunia hiburan dibagikan dalam unggahan video oleh akun Instagram @rumpi_gosip, Rabu (01/02/2023). Video tersebut hanya menampilkan cuplikan singkat ketika ayah Fajar Sadboy berbicara dengan seorang pria yang ada di depannya.
Pria ini tampaknya adalah orang yang akan membawa Fajar Sadboy kembali ke Jakarta. Ayah Fajar Sadboy melarang putranya ke Jakarta lagi karena ingin menjaga nama baiknya.
Selain itu, ayah Fajar Sadboy juga mengaku malu.
"Nama baiknya saya jaga, bapaknya Fajar. Yang malu saya, nama baik," kata ayah Fajar Sadboy dikutip Yoursay.id.
BACA JUGA: Rizky Billar Ungkit Insiden Lempar Bola Billiard, Bikin Netizen Murka: Lesti Aja Anteng
Netizen yang menonton cuplikan video ayah Fajar Sadboy melarang putranya ke Jakarta demi nama baik keluarga memberikan dukungan. Menurut netizen, sikap yang diambil ayah Fajar Sadboy cukup bijaksana.
"Good pak, salut sama bapaknya. Ngapain terkenal, viral sesaat bukan karena prestasi, dan masuk TV pun cuma jadi bahan becandaan doang," komentar netizen.
"Ortu hebat enggak gila materi, Fajar mending lanjut sekolah fokus ke pendidikan. Nurut aja sama papanya karena ortu tau yang terbaik untuk anaknya," pendapat yang lain.
"Sulawesi memang begitu, harga diri nomor 1 karena uang bisa didapatkan dimana saja. Kerja bangunan juga dapat duit yang penting gaak dihina-hina sama orang," tanggapan lainnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jurnalisme di Era Sosial Media Apakah Masih Relevan?
-
Mengumpulkan Kembali Puing-puing Sisa Kehancuran, Pasca Banjir Aceh
-
Banjir Bandang Sumatra: Dari Langkah Cepat Hingga Refleksi Jangka Panjang
-
Meski Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Sudah Surut, Tugas Kita Belum Usai
-
3 Film Korea Tayang Januari 2026, Comeback Han So Hee hingga Choi Ji Woo
Artikel Terkait
News
-
Jurnalisme di Era Sosial Media Apakah Masih Relevan?
-
Mengumpulkan Kembali Puing-puing Sisa Kehancuran, Pasca Banjir Aceh
-
Banjir Bandang Sumatra: Dari Langkah Cepat Hingga Refleksi Jangka Panjang
-
Meski Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Sudah Surut, Tugas Kita Belum Usai
-
Bukti Tanggap Darurat: Jembatan Bailey Terpasang dalam Waktu 15 Hari
Terkini
-
3 Film Korea Tayang Januari 2026, Comeback Han So Hee hingga Choi Ji Woo
-
Tren Childfree dan Anti-Nikah: Apa yang Sebenarnya Dicari Gen Z?
-
Tablet Makin Gahar! Ini 6 Pilihan Terbaik untuk Multitasking 2026
-
Franchise Nanoha Rayakan 2 Dekade dengan Pengumuman Anime Baru, Tayang Juli
-
Grok Jadi Wajah Baru Kekerasan Digital, Alasan Manipulasi Foto AI Harus Dihentikan