Video mobil bea cukai yang parkir sembarangan hingga diderek petugas viral di media sosial. Dalam video yang beredar dan diunggah akun Instagram @terangmedia, mobil dinas tersebut diamankan petugas Suku Dinas Perhubungan saat parkir di pinggir Jalan Raden Patah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (6/4/2023).
Mobil nakal ini adalah jenis Mitsubishi Xpander yang nekat memenuhi bahu jalan meski sudah ada larangan parkir lokasi tersebut.
Kendaraan roda empat berpelat merah itu akhirnya terpaksa diangkut dengan ban depannya diderek petugas.
Selain Mitsubishi Xpander ini, ada juga mobil lain yang juga diamankan petugas Suku Dinas Perhubungan.
Dilansir Suara.com, parkir sembarangan hingga memenuhi bahu jalan dan menambah kemacetan sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.
Dalam Pasal 140, disebutkan setiap orang atau badan usaha pemilik kendaran bermotor wajib memiliki atau menguasai garasi. Hal ini juga menjadi syarat saat memperpanjang STNK sesuai dengan pasal 140 tentang kepemilikan garasi.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, peraturan ini membuat masyarakat tidak boleh memarkir kendaraannya di sembarang lokasi. Termasuk di fasilitas umum (fasum) atau badan jalan, walau lokasinya berada di dekat permukimannya.
BACA JUGA: Heboh Modus Penipuan QRIS Palsu Kotak Amal Masjid di Jakarta, Bikin Netizen Geram
Ia pun menambahkan, bahwa pengawasan parkir liar ini baru digencarkan petugas Suku Dinas Perhubungan di jalan arteri. Sehingga, bila ada kendaraan yang parkir sembarangan di fasilitas umum, akan langsung diamankan.
Namun, ini akan sulit dijangkau petugas di lingkungan perumahan, sehingga masyarakat bisa melapor pada petugas Dishub dan anggota yang berpatroli akan datang ke lokasi perumahan tersebut.
“Nyimak komentar netizen,” tulis @terangmedia pada captionnya.
“Yang bayar dendanya siapa? Supir atau uang rakyat?” tulis warganet di kolom komentar.
“Enak sih dia, walaupun melanggar yang di pakai buat bayar denda yaa duit kita-kita ini,” timpal warganet lain.
“Ya, duit rakyat deh yang buat bayar dendanya, apesnya rakyat,” imbuh yang lain.
“Sangat lucu sekali. Denda 500 ribu mah kecil. Kan uang ‘haram’nya masih banyak,” komen yang lain.
Bagaimana menurutmu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Ida Dayak Viral, Dua Dukun Asal Kalimantan Ini Bongkar Rahasia Tangan Ajaibnya: Ada Sosok Ini
-
Heboh Modus Penipuan QRIS Palsu Kotak Amal Masjid di Jakarta, Bikin Netizen Geram
-
Mahalini Nyanyikan Deen Assalam di Ramadhan Jazz Festival, Warganet: Dia yang Nyanyi, Saya yang Gemeter
-
Modus Penipuan QRIS Kotak Amal Masjid, Netizen Ungkap Dugaan Identitas Pelaku
-
Viral Video Pria Ganti QRIS Kotak Amal Masjid di Jaksel, Modus Penipuan Baru
News
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
-
Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026
-
AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta
Terkini
-
Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru
-
The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup
-
Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia
-
Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban
-
Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama