Lagi-lagi kondisi jalan rusak parah di Lampung terus menjadi sorotan. Usai tiktoker Bima yang mengangkat kondisi jalan rusak di Lampung ini ke media sosial, kini seorang emak-emak berkaus merah muda nekat mandi lumpur di kubangan jalan rusak tersebut.
Video aksi emak-emak pemilik akun TikTok @miradesianalampung12 ini, belakangan menjadi viral.
Pada video yang diunggah pada Kamis (9/3/2023) lalu itu, tertulis keterangan, "Rumbia ada kolam renang waterboom baru."
Tulisan tersebut mewakili perasaan kecewa masyarakat terhadap pemerintah Kota Lampung yang lamban dalam menangani jalan rusak.
Seperti terlihat dalam video, jalan tersebut memang rusak parah. Saat hujan turun, kubangan yang cukup dalam tersebut, akan dipenuhi lumpur. Daya tampung air yang menggenang itu seperti kolam renang.
Sambil berdiri di bagian depan kubangan lumpur jalan yang rusak itu, emak-emak tersebut bercerita bahwa ia enggan pulang kampung, sebab jalannya tidak pernah diperbaiki.
"Inilah yang membuat saya malas pulang ke Rumbia. Bagaimana tidak, dari SD sampai jadi rentenir (tetap seperti ini jalannya). Mending dulu masih bisa mancing, sekarang bisa jadi waterboom," ujarnya.
Usai berkata seperti itu, emak-emak yang mengenakan sarung gelap tersebut tiba-tiba loncat ke dalam genangan lumpur. Ia pun memperagakan gaya berenang.
"Bisa berenang, nih bisa berenang," katanya sambil menceburkan diri ke kubangan lumpur.
Tak hanya tersebar di akun TikTok @miradesianalampung12 saja, tetapi jalan rusak di Rumbia Lampung ini juga viral di media sosial Twitter.
Pemilik akun Twitter @tanyakanrl pada Rabu (12/4/2023) telah memposting 6 gambar jalan rusak di daerah Lampung, yang salah satunya adalah jalan rusak yang sedang viral di TikTok itu.
Dalam postingan tersebut, si pemilik akun bertanya, "Beneran kondisi jalan besar di Lampung separah ini? Pray for Lampung."
Netizen yang membacanya langsung menjawab dengan berbagai jawaban sebagai ekspresi kekesalan.
"Iya beneran. Gua lahir di Lampung Utara, Way Kanan. Sampai sekarang jalannya kalau hujan bisa dibuat berenang. Alhamdulillah sekarang sudah nggak tinggal di sana. Tapi, keluarga masih ada di sana. Alasan malas buat mudik ya itu JALANNYA," tulis @nipple***
"Real banget. Ini jalanan depan rumah gua. Padahal rumah gua dekat Universitas Lampung alias Bandar Lampung, alias lagi gua tinggal di kotanya Lampung. Yang kota saja begini, bagaimana yang pelosok?" komentar @mieaya*** disertai dengan video yang menampilkan jalan sangat rusak.
"Benar kayak gini. Apalagi Rawajitu, berasa lagi offroad," tambah @mlana***
Baca Juga
-
Polemik Kurban 1.098 Sapi dari APBN Rp100 Miliar: Uang Presiden atau Rakyat?
-
Cari HP dengan Kamera Terbaik 2026? Ini 3 Pilihan Flagship yang Setara Kamera iPhone!
-
Review Buku Wawasan Kebangsatan: Negeri yang Dipaksa Baik-baik Saja
-
Diusir dari Tanah Sendiri: Luka Kemanusiaan dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari
-
Photo Assist Samsung Galaxy S26 Series: Solusi Praktis Menghilangkan Objek Mengganggu di Foto
Artikel Terkait
-
Cek Fakta: Ida Dayak Habis Kesabaran, Pesulap Merah Dipolisikan, Benarkah?
-
Singgung Magdalena, Nikita Mirzani: Gue Nggak Pernah Mau Dikasih Gratis
-
Video Emak-emak Tepergok Suami Sembunyikan Cowok Brondong di Kolong Kasur
-
Sembari Menangis, Bima yang Mengkritik Pemerintah Lampung Mengaku Keluarganya Kini Sedang Alami Ancaman
-
Fortuner Halangi Mobil Ambulance yang Bawa Jenazah, Ada Netizen Kasih Komentar: Emang Kalau Telat Jenazah Hidup Lagi?
News
-
Bekal Penting Sebelum ke Luar Negeri: Cara Calon Pekerja Migran Hindari Jeratan Love Scam
-
Di Balik Viral Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, Ada Psikiater yang Ikut Mengawal Cerita
-
Lewat Lensa Kamera, APC Angkat Cerita Kaum Marginal dalam Pameran Fotografi
-
Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental
-
25 Tahun Berdiri, Apa Rahasia Komunitas Indo Harry Potter Tetap Eksis di Era Gen Z?
Terkini
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Riang tapi Berani, IDID Dobrak Batasan dalam Meraih Mimpi di Lagu Fly!
-
Sisi Lain Kehidupan Bu Lira dalam Novel 'Kami (Bukan) Fakir Asmara'
-
Ulasan Drama Phantom Lawyer, Ketika Keadilan Terkuak dari Para Arwah
-
Iduladha dan Generasi Muda: Makna Lama yang Masih Relevan di Era Modern