Rasa simpati dan prihatin ketika ada orang yang mengalami korban kebakaran biasanya terngiang kuat dalam diri seseorang. Namun ternyata masih ada pihak yang justru memanfaatkan kesempatan yang sebenarnya tidak dibenarkan dengan mengambil barang dari sisa korban kebakaran.
Tengah viral di media sosial video yang memperlihatkan sederet warga yang tega jarah barang di puing sisa kebakaran ruko di Sintang, Kalimantan Barat, Minggu (16/7/2023). Salah satu akun media sosial yang membagikan video viral tersebut melalui instagram @fakta.indo.
Diketahui, kebakaran tersebut menghanguskan 8 ruko. Diduga api muncul dari meteran listrik salah satu ruko. Dalam tayangan video tersebut, tampak bangunan yang hangus terbakar dan dikerumuni oleh masyarakat.
BACA JUGA: Diduga 337 Juta Data Privasi Bocor, Kominfo: Padahal Penduduk Cuma 227 Juta
Namun yang terjadi, warga yang berada di lokasi kebakaran itu tidak membantu korban untuk menyelamatkan barang-barangnya. Justru yang terjadi mereka mengambil barang-barang dari sisa kebakaran tersebut.
Dalam video tersebut, tampak warga sangat bersemangat mengambil barang yang tersisa dari lalapan si jago merah. Perekam yang diduga pemilik toko pun meminta mereka untuk berhenti mengambil barang-barangnya.
Tidak peduli imbauan dari pemilik toko itu, orang-orang yang mengambil barang sisa tersebut bukannya berhenti justri lebih mempercepat langkahnya dan mencari barang yang masih bisa diambil.
BACA JUGA: Maling Bergaya ke CCTV Sambil Gasak 2 Motor, Netizen: Malah Nyindir Polisi
Terdengar dari rekaman video tersebut pemilik toko berteriak mengusir warga yang mengambil sisa barangnya yang terbakar.
“Pergilah, tolonglah, nggak punya hati ya kalian semua, jangan diambil, tinggalkan barang kalian semua, tinggalkan,” kata pemilik toko dalam rekaman video itu.
Aksi tersebut tentunya tak lepas dari komentar warganet hingga membuatnya menjadi viral di media sosial. Tak sedikit netizen memberi komentar bahwa mereka yang mengambil barang sisa dari korban kebakaran tersebut, mereka tidak berakhlak.
“Kalau miskin harta minimal nggak miskin adab, akal dan etika,” tulis akun @_man******.
“Suka nyalahin pemerintah, tapi rakyatnya modelnya begini wkwkwk,” timpal yang lain.
“Ini rasa kemanusiannya di mana coba, orang lagi kena musibah malah dijarah (emot emosi),” tulis akun @kam*****.
“Astagfirullah, hati nurani dam empatinya sudah mati, yang dipikirkan hanya keuntungan sendiri,” ujar lainnya.
BACA JUGA: Penyelenggara Pernikahan Anjing Pakai Adat Jawa Akhirnya Minta Maaf, Tuai Pro Kontra
Meski demikian, diketahui kalau ternyata pemilik toko telah mengikhlaskan kejadian itu dan juga sisa barangnya diambil. Diketahui kalau pemilik toko tidak mau melanjutkan ke proses hukum.
Hingga detik ini, Jumat (21/7/2023), pukul 11.34 WITA, video tersebut telah mendapatkan 573 ribu tayangan, 24,5 ribu suka, 2.126 komentar, dan 1.267 kali dibagikan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
-
Video Pelaku Begal Tak Hapal Pancasila, Endingnya Disuruh Ikut Nyanyi Bareng Polisi
-
Maling Bergaya ke CCTV Sambil Gasak 2 Motor, Netizen: Malah Nyindir Polisi
-
Owner Neynis Food Pamer Dagangan Laris Setelah Menjelekkan Produk Pesaing, Kok Malah Enggak Minta Maaf?
-
Ditinggal Pemilik Kerja, 1 Rumah di Condet Ludes Terbakar
-
8 Terduga Pelaku Penjarahan Ruko yang Terbakar di Pasar Sintang Diamankan Polisi
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam